<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>30 Juta UMKM Belum Terhubung dengan Bank, Ini Penyebabnya</title><description>Lebih dari 30 juta UMKM yang ada di Indonesia belum terhubung dengan bank.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/08/320/3046093/30-juta-umkm-belum-terhubung-dengan-bank-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/08/320/3046093/30-juta-umkm-belum-terhubung-dengan-bank-ini-penyebabnya"/><item><title>30 Juta UMKM Belum Terhubung dengan Bank, Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/08/320/3046093/30-juta-umkm-belum-terhubung-dengan-bank-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/08/320/3046093/30-juta-umkm-belum-terhubung-dengan-bank-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Kamis 08 Agustus 2024 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/08/320/3046093/30-juta-umkm-belum-terhubung-dengan-bank-ini-penyebabnya-ZeShLAeguc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">30 juta UMKM di Indonesia belum terhubung dengan bank (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/08/320/3046093/30-juta-umkm-belum-terhubung-dengan-bank-ini-penyebabnya-ZeShLAeguc.jpg</image><title>30 juta UMKM di Indonesia belum terhubung dengan bank (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Lebih dari 30 juta UMKM yang ada di Indonesia belum terhubung dengan bank. Mayoritas UMKM di Indonesia adalah pengusaha kecil bergantung pada modal mandiri.

BACA JUGA:
BRI Dorong Pemberdayaan UMKM di Indonesia


&amp;ldquo;Lebih dari 30 juta UMKM yang berada di wilayah di Indonesia belum terhubung dengan bank,&amp;rdquo; ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara BCA UMKM Fest 2024, dikutip Kamis (8/8/2024).
Kendala utama dari masalah ini yaitu belum meratanya informasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Banyak UMKM yang tidak menyadari bahwa mereka layak untuk mendapatkan pinjaman pada bank.

BACA JUGA:
Intip Produk Unggulan UMKM Desa Angseri Bali


Untuk menyasar sektor UMKM, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengadakan UMKM Fest 2024 sebagai adanya wujud terhadap pertumbuhan UMKM di Indonesia.
&amp;ldquo;Peran penting UMKM bagi perekonomian Indonesia semakin menguat. Karena itu, kolaborasi antara UMKM dengan berbagai pihak harus semakin intensif dilakukan, disertai pemberian akses lebih baik terhadap pasar, sumber daya, dan jaringan demi meningkatkan daya saing pelaku usaha,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.
BCA berusaha untuk membantu UMKM dalam berbagai aspek, termasuk akses  modal, promosi produk, dan peningkatan kualitas produk. Semangat  masyarakat dalam usaha dan membuktikan bahwa peran UMKM cukup sangat  signifikan bagi kondisi perekonomian nasional.
&amp;ldquo;Sektor UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia  selama ini. Per 2023, kontribusi UMKM mencapai 61% dari Pendapatan  Domestik Bruto (PDB) Indonesia serta menyerap sekitar 117 juta pekerja  (97%) dari total tenaga kerja,&amp;rdquo; ujar Teten Masduki.
Salah satu peran dari bank BCA ini adalah senantiasa mendampingi  perkembangan UMKM yang berada di wilayah Indonesia dan berusaha  menyediakan akses keuangan yang menjangkau untuk pelaku usaha yang di  berbagai daerah-daerah.
Peran penting UMKM bagi perekonomian Indonesia semakin menguat. Oleh  karena itu, kolaborasi antara UMKM dengan berbagai pihak harus semakin  intensif dilakukan, disertai pemberian akses lebih baik terhadap pasar  dan sumber daya untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha,&amp;rdquo; ujar Jahja  Setiaatmadja.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Lebih dari 30 juta UMKM yang ada di Indonesia belum terhubung dengan bank. Mayoritas UMKM di Indonesia adalah pengusaha kecil bergantung pada modal mandiri.

BACA JUGA:
BRI Dorong Pemberdayaan UMKM di Indonesia


&amp;ldquo;Lebih dari 30 juta UMKM yang berada di wilayah di Indonesia belum terhubung dengan bank,&amp;rdquo; ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara BCA UMKM Fest 2024, dikutip Kamis (8/8/2024).
Kendala utama dari masalah ini yaitu belum meratanya informasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Banyak UMKM yang tidak menyadari bahwa mereka layak untuk mendapatkan pinjaman pada bank.

BACA JUGA:
Intip Produk Unggulan UMKM Desa Angseri Bali


Untuk menyasar sektor UMKM, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengadakan UMKM Fest 2024 sebagai adanya wujud terhadap pertumbuhan UMKM di Indonesia.
&amp;ldquo;Peran penting UMKM bagi perekonomian Indonesia semakin menguat. Karena itu, kolaborasi antara UMKM dengan berbagai pihak harus semakin intensif dilakukan, disertai pemberian akses lebih baik terhadap pasar, sumber daya, dan jaringan demi meningkatkan daya saing pelaku usaha,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.
BCA berusaha untuk membantu UMKM dalam berbagai aspek, termasuk akses  modal, promosi produk, dan peningkatan kualitas produk. Semangat  masyarakat dalam usaha dan membuktikan bahwa peran UMKM cukup sangat  signifikan bagi kondisi perekonomian nasional.
&amp;ldquo;Sektor UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia  selama ini. Per 2023, kontribusi UMKM mencapai 61% dari Pendapatan  Domestik Bruto (PDB) Indonesia serta menyerap sekitar 117 juta pekerja  (97%) dari total tenaga kerja,&amp;rdquo; ujar Teten Masduki.
Salah satu peran dari bank BCA ini adalah senantiasa mendampingi  perkembangan UMKM yang berada di wilayah Indonesia dan berusaha  menyediakan akses keuangan yang menjangkau untuk pelaku usaha yang di  berbagai daerah-daerah.
Peran penting UMKM bagi perekonomian Indonesia semakin menguat. Oleh  karena itu, kolaborasi antara UMKM dengan berbagai pihak harus semakin  intensif dilakukan, disertai pemberian akses lebih baik terhadap pasar  dan sumber daya untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha,&amp;rdquo; ujar Jahja  Setiaatmadja.</content:encoded></item></channel></rss>
