<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Air 22 Stasiun Ini Bisa Diminum Langsung, Berikut Kualitasnya   </title><description>PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan drinking water station bisa diminum</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/10/320/3047071/air-22-stasiun-ini-bisa-diminum-langsung-berikut-kualitasnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/10/320/3047071/air-22-stasiun-ini-bisa-diminum-langsung-berikut-kualitasnya"/><item><title>Air 22 Stasiun Ini Bisa Diminum Langsung, Berikut Kualitasnya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/10/320/3047071/air-22-stasiun-ini-bisa-diminum-langsung-berikut-kualitasnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/10/320/3047071/air-22-stasiun-ini-bisa-diminum-langsung-berikut-kualitasnya</guid><pubDate>Sabtu 10 Agustus 2024 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/10/320/3047071/air-22-stasiun-ini-bisa-diminum-langsung-berikut-kualitasnya-yHCdqwzRk3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAI Soal Air Minum di Stasiun. (Foto: okezone.com/KAI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/10/320/3047071/air-22-stasiun-ini-bisa-diminum-langsung-berikut-kualitasnya-yHCdqwzRk3.jpg</image><title>KAI Soal Air Minum di Stasiun. (Foto: okezone.com/KAI)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan drinking water station atau pengolahan air minum di 22 stasiun dapat dikonsumsi penumpang.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, layanan drinking water station telah melalui berbagai uji, termasuk kualitas air. Sebelumnya, KAI menggandeng Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menyediakan layanan drinking water station.

BACA JUGA:
Peristiwa 10 Agustus: Peresmian Jalur Kereta Api Pertama di Indonesia

Dia memastikan, air yang disediakan sudah bisa dikonsumsi penumpang kereta api di stasiun. Kualitas air minum pada fasilitas drinking water station telah memenuhi 20 dari 20 parameter standar baku mutu yang diuji berdasarkan pengujian oleh Coway Water Quality Laboratory.
Selain itu, fasilitas air minum tersebut juga telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

BACA JUGA:
Kereta Api Tabrak Bus Sekolah Tewaskan 5 Orang Anak di Afrika Selatan

&amp;ldquo;Air minum tentunya sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. KAI berkomitmen tidak hanya sekedar menyediakan air minum, namun juga air minum yang berkualitas dan sehat dikonsumsi oleh pelanggan kereta api,&amp;rdquo; ujar Anne, Sabtu (10/8/2024).

Dia menjelaskan, parameter-parameter uji kualitas air pada drinking water station antara lain mikrobiologi yang terdiri dari (E. Coli dan total bakteri coliform), parameter fisik (suhu, total dissolved solid, kekeruhan, warna, dan bau).
Kemudian, parameter kimia (nitrat, nitrit, besi, mangan, arsen, kadmium, timbal, fluorida, dan aluminium), serta parameter kimia tambahan (total kromium, tembaga, seng, dan nikel).
&amp;ldquo;KAI akan terus mendukung kampanye ataupun gerakan konservasi dan teknologi yang ramah lingkungan sebagai salah satu upaya peningkatan layanan terhadap pengguna jasa kereta api. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah menghadirkan ekosistem transportasi kereta api terbaik bagi masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; ucap Anne.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan drinking water station atau pengolahan air minum di 22 stasiun dapat dikonsumsi penumpang.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, layanan drinking water station telah melalui berbagai uji, termasuk kualitas air. Sebelumnya, KAI menggandeng Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menyediakan layanan drinking water station.

BACA JUGA:
Peristiwa 10 Agustus: Peresmian Jalur Kereta Api Pertama di Indonesia

Dia memastikan, air yang disediakan sudah bisa dikonsumsi penumpang kereta api di stasiun. Kualitas air minum pada fasilitas drinking water station telah memenuhi 20 dari 20 parameter standar baku mutu yang diuji berdasarkan pengujian oleh Coway Water Quality Laboratory.
Selain itu, fasilitas air minum tersebut juga telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

BACA JUGA:
Kereta Api Tabrak Bus Sekolah Tewaskan 5 Orang Anak di Afrika Selatan

&amp;ldquo;Air minum tentunya sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. KAI berkomitmen tidak hanya sekedar menyediakan air minum, namun juga air minum yang berkualitas dan sehat dikonsumsi oleh pelanggan kereta api,&amp;rdquo; ujar Anne, Sabtu (10/8/2024).

Dia menjelaskan, parameter-parameter uji kualitas air pada drinking water station antara lain mikrobiologi yang terdiri dari (E. Coli dan total bakteri coliform), parameter fisik (suhu, total dissolved solid, kekeruhan, warna, dan bau).
Kemudian, parameter kimia (nitrat, nitrit, besi, mangan, arsen, kadmium, timbal, fluorida, dan aluminium), serta parameter kimia tambahan (total kromium, tembaga, seng, dan nikel).
&amp;ldquo;KAI akan terus mendukung kampanye ataupun gerakan konservasi dan teknologi yang ramah lingkungan sebagai salah satu upaya peningkatan layanan terhadap pengguna jasa kereta api. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah menghadirkan ekosistem transportasi kereta api terbaik bagi masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; ucap Anne.</content:encoded></item></channel></rss>
