<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gantikan Beras, Ini Jawawut yang Diperkenalkan Orang China</title><description>Selama bertahun-tahun, padi dikenal sebagai sumber karbohidrat utama bagi masyarakat Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/11/320/3047475/gantikan-beras-ini-jawawut-yang-diperkenalkan-orang-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/11/320/3047475/gantikan-beras-ini-jawawut-yang-diperkenalkan-orang-china"/><item><title>Gantikan Beras, Ini Jawawut yang Diperkenalkan Orang China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/11/320/3047475/gantikan-beras-ini-jawawut-yang-diperkenalkan-orang-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/11/320/3047475/gantikan-beras-ini-jawawut-yang-diperkenalkan-orang-china</guid><pubDate>Minggu 11 Agustus 2024 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Faradilla Indah Siti Aysha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/11/320/3047475/gantikan-beras-ini-jawawut-yang-diperkenalkan-orang-china-2ZI62xMqaH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangan pengganti padi yang kaya nutrisi (Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/11/320/3047475/gantikan-beras-ini-jawawut-yang-diperkenalkan-orang-china-2ZI62xMqaH.jpg</image><title>Pangan pengganti padi yang kaya nutrisi (Foto: Kementan)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Selama bertahun-tahun, padi dikenal sebagai sumber karbohidrat utama bagi masyarakat Indonesia. Namun, ternyata ada alternatif lain yang sama bergizinya, yaitu Jawawut.
Jawawut merupakan tanaman pangan sejenis serealia berbiji kecil dengan diameter sekitar 1mm. Jawawut diperkenalkan ke Indonesia oleh orang Tiongkok yang bermigrasi ke Indonesia sekitar 3000-an tahun lalu.

BACA JUGA:
1.600 Kontainer Berisi Beras Ilegal Skandal Demurrage Tertahan di Dua Pelabuhan, Bagaimana Nasibnya?


Melansir dari Instagram di Kementerian Pertanian, Jawawut ternyata dapat menjadi alternatif pengganti beras karena memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi.
&amp;ldquo;Jawawut merupakan salah satu tanaman pangan alternatif yang kaya akan nutrisi. Meskipun kurang populer dibandingkan dengan beras, ternyata kandungan gizi jawawut bisa tiga sampai lima kali lebih tinggi dibandingkan beras,&amp;rdquo; tulis Kementerian Pertanian di Instagram, Minggu (11/8/2024).

BACA JUGA:
BPK hingga BPKP Diminta Audit Skandal Denda Beras Impor 


Jawawut memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna mendukung program diversifikasi pangan. Tanaman ini termasuk ke dalam kategori tanam C4 yang dapat beradaptasi dengan baik di daerah kering dan semi kering. Tanaman ini juga dapat tumbuh diberbagai jenis tanah, mulai dari tanah yang berpasir hingga tanah liat.
Nutrisi yang terkandung dalam tanaman Jawawut juga tidak kalah banyak dibandingkan dengan padi. Dalam 1 Jawawut dapat mengandung 84,2% karbohidrat, 10,7% protein, 3,3% lemak, dan 1,4%.
Cara mengolah tanaman ini pun cukup mudah, bisa diolah menjadi beras  layaknya tanaman padi atau bisa juga dihaluskan menjadi tepung untuk  pakan ternak atau burung.
Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh tanaman ini adalah:
1.	Dapat tumbuh pada hampir semua jenis tanah, termasuk tanah kering atau tanah kurang subur
2.	Mudah dibudidayakan
3.	Umur panen pendek
4.	Mengandung senyawa tanin yang dapat dijadikan sebagai anti hipertensi</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Selama bertahun-tahun, padi dikenal sebagai sumber karbohidrat utama bagi masyarakat Indonesia. Namun, ternyata ada alternatif lain yang sama bergizinya, yaitu Jawawut.
Jawawut merupakan tanaman pangan sejenis serealia berbiji kecil dengan diameter sekitar 1mm. Jawawut diperkenalkan ke Indonesia oleh orang Tiongkok yang bermigrasi ke Indonesia sekitar 3000-an tahun lalu.

BACA JUGA:
1.600 Kontainer Berisi Beras Ilegal Skandal Demurrage Tertahan di Dua Pelabuhan, Bagaimana Nasibnya?


Melansir dari Instagram di Kementerian Pertanian, Jawawut ternyata dapat menjadi alternatif pengganti beras karena memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi.
&amp;ldquo;Jawawut merupakan salah satu tanaman pangan alternatif yang kaya akan nutrisi. Meskipun kurang populer dibandingkan dengan beras, ternyata kandungan gizi jawawut bisa tiga sampai lima kali lebih tinggi dibandingkan beras,&amp;rdquo; tulis Kementerian Pertanian di Instagram, Minggu (11/8/2024).

BACA JUGA:
BPK hingga BPKP Diminta Audit Skandal Denda Beras Impor 


Jawawut memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna mendukung program diversifikasi pangan. Tanaman ini termasuk ke dalam kategori tanam C4 yang dapat beradaptasi dengan baik di daerah kering dan semi kering. Tanaman ini juga dapat tumbuh diberbagai jenis tanah, mulai dari tanah yang berpasir hingga tanah liat.
Nutrisi yang terkandung dalam tanaman Jawawut juga tidak kalah banyak dibandingkan dengan padi. Dalam 1 Jawawut dapat mengandung 84,2% karbohidrat, 10,7% protein, 3,3% lemak, dan 1,4%.
Cara mengolah tanaman ini pun cukup mudah, bisa diolah menjadi beras  layaknya tanaman padi atau bisa juga dihaluskan menjadi tepung untuk  pakan ternak atau burung.
Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh tanaman ini adalah:
1.	Dapat tumbuh pada hampir semua jenis tanah, termasuk tanah kering atau tanah kurang subur
2.	Mudah dibudidayakan
3.	Umur panen pendek
4.	Mengandung senyawa tanin yang dapat dijadikan sebagai anti hipertensi</content:encoded></item></channel></rss>
