<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Pilihan Awal Pekan saat IHSG Menguat</title><description>Beberapa saham pilihan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/12/278/3047649/saham-pilihan-awal-pekan-saat-ihsg-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/12/278/3047649/saham-pilihan-awal-pekan-saat-ihsg-menguat"/><item><title>Saham Pilihan Awal Pekan saat IHSG Menguat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/12/278/3047649/saham-pilihan-awal-pekan-saat-ihsg-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/12/278/3047649/saham-pilihan-awal-pekan-saat-ihsg-menguat</guid><pubDate>Senin 12 Agustus 2024 08:48 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/12/278/3047649/saham-pilihan-awal-pekan-saat-ihsg-menguat-m3iYUZ77ji.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/12/278/3047649/saham-pilihan-awal-pekan-saat-ihsg-menguat-m3iYUZ77ji.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Beberapa saham pilihan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. IHSG awal pekan diprediksi menguat dengan rentang perdagangan di level 7.213 hingga 7.286.

BACA JUGA:
IHSG Berpotensi Menguat, Intip Rekomendasi Saham Pagi Ini


&quot;IHSG kembali bergairah seiring membaiknya sentimen pasar global setelah data pengajuan tunjangan pengangguran AS menunjukkan penurunan signifikan, dengan klaim pengangguran mingguan turun menjadi 233.000, lebih baik dari ekspektasi 240.000 dan pekan sebelumnya 250.000,&quot; tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya pada Senin (12/8/2024).

BACA JUGA:
IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di sisi lain, pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah tajam. Indeks Dow Jones menguat 51,05 poin atau 0,13%, S&amp;amp;P 500 menguat sebesar 24,85 poin atau 0,47% dan Nasdaq mengalami penguatan juga sebesar 85,28 poin atau 0,51%.
Sementara, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga pada  pertemuan 17-18 September, dengan kemungkinan 51% untuk pemotongan 50  basis poin dan 49% untuk 25 basis poin. Investor menantikan data ekonomi  AS bulan Juli. Meski aksi jual terjadi, indeks utama tetap solid  sepanjang 2024 berkat pendapatan teknologi dan optimisme AI.
Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan trading buy pada saham PT  Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Timah Tbk (TINS) dan PT Delta Dunia  Makmur Tbk (DOID).
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat ke level 7.257 atau naik 0,86%.  Semua sektor tercatat menguat dengan sektor barang baku dan sektor  perindustrian naik sebesar 1,62% dan 1,11%. Kemudian, investor asing  tercatat melakukan net buy sebesar Rp450,6 miliar dengan saham net buy  terbesar di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Amman Mineral  Internasional Tbk (AMMN) dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Beberapa saham pilihan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. IHSG awal pekan diprediksi menguat dengan rentang perdagangan di level 7.213 hingga 7.286.

BACA JUGA:
IHSG Berpotensi Menguat, Intip Rekomendasi Saham Pagi Ini


&quot;IHSG kembali bergairah seiring membaiknya sentimen pasar global setelah data pengajuan tunjangan pengangguran AS menunjukkan penurunan signifikan, dengan klaim pengangguran mingguan turun menjadi 233.000, lebih baik dari ekspektasi 240.000 dan pekan sebelumnya 250.000,&quot; tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya pada Senin (12/8/2024).

BACA JUGA:
IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di sisi lain, pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah tajam. Indeks Dow Jones menguat 51,05 poin atau 0,13%, S&amp;amp;P 500 menguat sebesar 24,85 poin atau 0,47% dan Nasdaq mengalami penguatan juga sebesar 85,28 poin atau 0,51%.
Sementara, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga pada  pertemuan 17-18 September, dengan kemungkinan 51% untuk pemotongan 50  basis poin dan 49% untuk 25 basis poin. Investor menantikan data ekonomi  AS bulan Juli. Meski aksi jual terjadi, indeks utama tetap solid  sepanjang 2024 berkat pendapatan teknologi dan optimisme AI.
Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan trading buy pada saham PT  Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Timah Tbk (TINS) dan PT Delta Dunia  Makmur Tbk (DOID).
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat ke level 7.257 atau naik 0,86%.  Semua sektor tercatat menguat dengan sektor barang baku dan sektor  perindustrian naik sebesar 1,62% dan 1,11%. Kemudian, investor asing  tercatat melakukan net buy sebesar Rp450,6 miliar dengan saham net buy  terbesar di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Amman Mineral  Internasional Tbk (AMMN) dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).</content:encoded></item></channel></rss>
