<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Isi BBM Pertamax Rp100.000 Kena Biaya Admin Rp5.000, Ini Penjelasan Pertamina</title><description>Viral video di media sosial (medsos) pengemudi mobil protes kepada petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048376/viral-isi-bbm-pertamax-rp100-000-kena-biaya-admin-rp5-000-ini-penjelasan-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048376/viral-isi-bbm-pertamax-rp100-000-kena-biaya-admin-rp5-000-ini-penjelasan-pertamina"/><item><title>Viral Isi BBM Pertamax Rp100.000 Kena Biaya Admin Rp5.000, Ini Penjelasan Pertamina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048376/viral-isi-bbm-pertamax-rp100-000-kena-biaya-admin-rp5-000-ini-penjelasan-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048376/viral-isi-bbm-pertamax-rp100-000-kena-biaya-admin-rp5-000-ini-penjelasan-pertamina</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/320/3048376/viral-isi-bbm-pertamax-rp100-000-kena-biaya-admin-rp5-000-ini-penjelasan-pertamina-98RQIdXWjd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Isi BBM Pertamax Kena Biaya Admin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/320/3048376/viral-isi-bbm-pertamax-rp100-000-kena-biaya-admin-rp5-000-ini-penjelasan-pertamina-98RQIdXWjd.jpg</image><title>Isi BBM Pertamax Kena Biaya Admin (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Viral  video di media sosial (medsos) pengemudi mobil protes kepada petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina. Hal tersebut karena dikenakan biaya administrasi Rp5 ribu saat mengisi BBM jenis Pertamax.
Terkait hal itu, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli sudah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada kesempatan pertama.

BACA JUGA:
Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax, Ini Daftar Terbarunya

&amp;ldquo;Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh SPBU agar meningkatkan pengawasan di lapangan, agar tidak ada lagi oknum-oknum operator yang melakukan pungli ataupun memberikan pelayanan tidak sesuai ketentuan,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (13/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wMS80LzE4MzQ2OS81L3g5M2IwbHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika konsumen menemukan kendala saat pengisian BBM di SPBU Pertamina atau mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya, dapat melaporkan ke call centre Pertamina 135,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax, Ini Daftar Terbarunya

Sebelumnya video diunggah akun Instagram @romansasopirtruck. Dalam video itu, tampak terjadi perdebatan antara pengemudi dan petugas SPBU.Pengemudi meminta penjelasan mengenai biaya administrasi sebesar Rp5.000 yang baru ditemukannya di SPBU tersebut.
&quot;Apakah ini pungli??? Tiap hari beli Pertamax Rp100 ribu, kena biaya admin Rp5.000 per transaksi,&quot; tulis keterangan dalam video tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Viral  video di media sosial (medsos) pengemudi mobil protes kepada petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina. Hal tersebut karena dikenakan biaya administrasi Rp5 ribu saat mengisi BBM jenis Pertamax.
Terkait hal itu, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli sudah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada kesempatan pertama.

BACA JUGA:
Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax, Ini Daftar Terbarunya

&amp;ldquo;Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh SPBU agar meningkatkan pengawasan di lapangan, agar tidak ada lagi oknum-oknum operator yang melakukan pungli ataupun memberikan pelayanan tidak sesuai ketentuan,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (13/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wMS80LzE4MzQ2OS81L3g5M2IwbHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika konsumen menemukan kendala saat pengisian BBM di SPBU Pertamina atau mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya, dapat melaporkan ke call centre Pertamina 135,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax, Ini Daftar Terbarunya

Sebelumnya video diunggah akun Instagram @romansasopirtruck. Dalam video itu, tampak terjadi perdebatan antara pengemudi dan petugas SPBU.Pengemudi meminta penjelasan mengenai biaya administrasi sebesar Rp5.000 yang baru ditemukannya di SPBU tersebut.
&quot;Apakah ini pungli??? Tiap hari beli Pertamax Rp100 ribu, kena biaya admin Rp5.000 per transaksi,&quot; tulis keterangan dalam video tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
