<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Pecat Operator SPBU yang Pungli Biaya Admin Rp5.000</title><description>PT Pertamina Patra Niaga pecat operator SPBU yang viral karena melakukan pungli di Denpasar, Bali.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048458/pertamina-pecat-operator-spbu-yang-pungli-biaya-admin-rp5-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048458/pertamina-pecat-operator-spbu-yang-pungli-biaya-admin-rp5-000"/><item><title>Pertamina Pecat Operator SPBU yang Pungli Biaya Admin Rp5.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048458/pertamina-pecat-operator-spbu-yang-pungli-biaya-admin-rp5-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048458/pertamina-pecat-operator-spbu-yang-pungli-biaya-admin-rp5-000</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/320/3048458/pertamina-pecat-operator-spbu-yang-pungli-biaya-admin-rp5-000-JdqfYX9S0x.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina pecat operator SPBU yang kenakan biaya admin (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/320/3048458/pertamina-pecat-operator-spbu-yang-pungli-biaya-admin-rp5-000-JdqfYX9S0x.jpeg</image><title>Pertamina pecat operator SPBU yang kenakan biaya admin (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga pecat operator SPBU yang viral karena melakukan pungli di Denpasar, Bali. Surat pemecatan telah dilayangkan Pertamina hari ini, Selasa (13/8/2024).

BACA JUGA:
Viral Beli Pertamax Kena Biaya Admin Rp5.000, Pertamina Peringati Semua Operator SPBU 


&amp;ldquo;Atas kejadian ini, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli sudah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada kesempatan pertama,&amp;rdquo; kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangan resminya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wMS80LzE4MzQ2OS81L3g5M2IwbHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Heppy mengimbau agar pengelola SPBU untuk meningkatkan pengawasan, sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Menurutnya, Pertamina Patra Niaga senantiasa berkomitmen mengedepankan kenyamanan konsumen dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA:
Viral Konsumen Protes Isi Pertamax di SPBU Kena Biaya Admin Rp5 Ribu


&amp;ldquo;Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh SPBU agar meningkatkan pengawasan di lapangan, agar tidak ada lagi oknum-oknum operator yang melakukan pungli atau pun memberikan pelayanan tidak sesuai ketentuan,&amp;rdquo; tambahnya.
Lebih lanjut Pertamina Patra Niaga memohon maaf atas kejadian tidak mengenakkan ini. Ia pun meminta kepada masyarakat yang menemukan pelayanan SPBU yang tidak semestinya, agar melaporkan melalui call center 135.
&amp;ldquo;Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika konsumen menemukan kendala  saat pengisian BBM di SPBU Pertamina atau mendapatkan pelayanan yang  tidak semestinya, dapat melaporkan ke call centre Pertamina 135,&amp;rdquo;  pungkas Heppy.
Sebelumnya beredar video diunggah akun Instagram @romansasopirtruck.  Dalam video itu, tampak terjadi perdebatan antara pengemudi dan petugas  SPBU. Pengemudi meminta penjelasan mengenai biaya administrasi sebesar  Rp5.000 yang baru ditemukannya di SPBU tersebut.
&quot;Apakah ini pungli??? Tiap hari beli Pertamax Rp100 ribu, kena biaya  admin Rp5.000 per transaksi,&quot; tulis keterangan dalam video tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga pecat operator SPBU yang viral karena melakukan pungli di Denpasar, Bali. Surat pemecatan telah dilayangkan Pertamina hari ini, Selasa (13/8/2024).

BACA JUGA:
Viral Beli Pertamax Kena Biaya Admin Rp5.000, Pertamina Peringati Semua Operator SPBU 


&amp;ldquo;Atas kejadian ini, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli sudah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada kesempatan pertama,&amp;rdquo; kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangan resminya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wMS80LzE4MzQ2OS81L3g5M2IwbHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Heppy mengimbau agar pengelola SPBU untuk meningkatkan pengawasan, sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Menurutnya, Pertamina Patra Niaga senantiasa berkomitmen mengedepankan kenyamanan konsumen dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA:
Viral Konsumen Protes Isi Pertamax di SPBU Kena Biaya Admin Rp5 Ribu


&amp;ldquo;Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh SPBU agar meningkatkan pengawasan di lapangan, agar tidak ada lagi oknum-oknum operator yang melakukan pungli atau pun memberikan pelayanan tidak sesuai ketentuan,&amp;rdquo; tambahnya.
Lebih lanjut Pertamina Patra Niaga memohon maaf atas kejadian tidak mengenakkan ini. Ia pun meminta kepada masyarakat yang menemukan pelayanan SPBU yang tidak semestinya, agar melaporkan melalui call center 135.
&amp;ldquo;Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika konsumen menemukan kendala  saat pengisian BBM di SPBU Pertamina atau mendapatkan pelayanan yang  tidak semestinya, dapat melaporkan ke call centre Pertamina 135,&amp;rdquo;  pungkas Heppy.
Sebelumnya beredar video diunggah akun Instagram @romansasopirtruck.  Dalam video itu, tampak terjadi perdebatan antara pengemudi dan petugas  SPBU. Pengemudi meminta penjelasan mengenai biaya administrasi sebesar  Rp5.000 yang baru ditemukannya di SPBU tersebut.
&quot;Apakah ini pungli??? Tiap hari beli Pertamax Rp100 ribu, kena biaya  admin Rp5.000 per transaksi,&quot; tulis keterangan dalam video tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
