<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah di Negara Lain Juga Ada Bansos seperti di Indonesia?</title><description>Apakah di negara lain juga ada bansos seperti di Indonesia?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048563/apakah-di-negara-lain-juga-ada-bansos-seperti-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048563/apakah-di-negara-lain-juga-ada-bansos-seperti-di-indonesia"/><item><title>Apakah di Negara Lain Juga Ada Bansos seperti di Indonesia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048563/apakah-di-negara-lain-juga-ada-bansos-seperti-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/13/320/3048563/apakah-di-negara-lain-juga-ada-bansos-seperti-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Raihan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/320/3048563/apakah-di-negara-lain-juga-ada-bansos-seperti-di-indonesia-nmXhG9JTcJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Apakah negara lain ada bansos seperti Indonesia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/320/3048563/apakah-di-negara-lain-juga-ada-bansos-seperti-di-indonesia-nmXhG9JTcJ.jpeg</image><title>Apakah negara lain ada bansos seperti Indonesia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Apakah di negara lain juga ada bansos seperti di Indonesia? Program bansos Indonesia sendiri serupa dengan banyak negara lain di seluruh dunia.
Program biasanya ditujukan untuk membantu kelompok yang rentan di masyarakat, seperti orang miskin, orang lanjut usia, penyandang disabilitas, atau keluarga yang memiliki anak. Di bawah ini adalah beberapa contoh program bantuan sosial yang ada di negara lain:

BACA JUGA:
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Rp1.170,8 Triliun, Terbanyak untuk Pemilu hingga Bansos


1. Amerika Serikat (AS)
Di Amerika Serikat, Program Bantuan Nutrisi Tambahan (SNAP), yang memberikan kupon makanan kepada individu dan keluarga berpenghasilan rendah, adalah program bantuan sosial utama. Ada juga Temporary Assistance for Needy Families (TANF), yang memberikan bantuan keuangan jangka pendek kepada keluarga yang membutuhkan.
Menteri koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto menyatakan, &quot;AS memberi bantuan food stem 21,6 juta rumah tangga dengan paket bantuan inflasi yang setara dengan Rp17 juta dan juga perlindungan dampak perubahan iklim ekstrem Rp835 triliun.&quot;

BACA JUGA:
Daftar Penerima Bansos Pangan Bakal Dicek Ulang


2. India
Keluarga berpenghasilan rendah akan menerima subsidi untuk bahan makanan pokok seperti beras, gandum, dan gula melalui Sistem Distribusi Publik (PDS). Selain itu, ada program Mahatma Gandhi National Rural Employment Guarantee Act (MGNREGA), yang dimana pekerjaan di bawah MGNREGA akan menerima gaji harian yang bervariasi dari negara bagian ke negara bagian, tetapi biasanya berkisar antara INR 200 hingga INR 350 per hari, atau sekitar USD 2,5 hingga USD 4,5 per hari.
Setiap rumah tangga berhak mendapatkan hingga 100 hari kerja setiap tahun. Ini berarti bahwa total bantuan tahunan dapat mencapai sekitar INR 20,000 hingga 35,000, atau sekitar USD 250 hingga 450.
3. Filipina
Pantawid Pamilyang Pilipino Program (4Ps), yang mirip dengan Bolsa  Fam&amp;iacute;lia di Brasil, memberikan bantuan tunai bersyarat kepada keluarga  miskin untuk membantu mereka dalam pendidikan dan kesehatan anak-anak  mereka.
Selain itu, Filipina juga memberikan bantuan tunai kepada petani senilai Rp3,4 triliun pada September 2023.
4. Malaysia
Di Malaysia, bantuan sosial (bansos) terdiri dari berbagai program  tunai dan nontunai yang bertujuan untuk membantu kelompok berpenghasilan  rendah, orang lanjut usia, penyandang disabilitas, keluarga dengan  anak-anak, dan kelompok berpenghasilan rendah lainnya.
Program utama yang sudah dilakukan adalah Bantuan Prihatin Rakyat  (BPR) untuk keluarga miskin, Bantuan Khas COVID-19 (BKC) yang diberikan  selama pandemi, dan bantuan dari Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM)  untuk orang tua, anak-anak, Selain itu, pemerintah juga memberikan  bantuan pendidikan dan subsidi bahan bakar melalui berbagai program.  Malaysia juga memberikan anggaran sebesar Rp25 triliun, untuk 8,7 juta  keluarga, atau sekitar 25,4% dari populasi.
5. Singapura
Bantuan sosial (bansos) di Singapura ditujukan untuk membantu  orang-orang yang membutuhkan, terutama orang tua, keluarga  berpenghasilan rendah, dan anak-anak. Program utama termasuk ComCare,  yang menawarkan bantuan keuangan dan sosial bagi keluarga berpenghasilan  rendah, lalu ada Skema Bantuan Perak, yang memberikan tunjangan tunai  kepada orang tua berpenghasilan rendah, serta Workfare Income Supplement  (WIS), yang memberikan insentif dan kontribusi pensiun kepada pekerja  berpenghasilan rendah.
Selain itu, untuk membantu 2,5 juta orang mengatasi kenaikan biaya  hidup, Singapura juga memberikan bantuan sosial sebesar 800 USD per  orang, atau sekitar Rp13 triliun.
6. Brazil
Bantuan sosial (bansos) di Brazil sendiri mencakup berbagai program  yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan,  dan membantu kelompok masyarakat yang rentan.
Salah satu program nya adalah Bolsa Fam&amp;iacute;lia, salah satu program  bantuan tunai terbesar di dunia. Program ini memberikan uang tunai  kepada keluarga berpenghasilan rendah dengan syarat bahwa anak-anak  mereka bersekolah dan menerima perawatan kesehatan dasar.
Secara keseluruhan, bansos adalah alat penting dalam kebijakan  sosial-ekonomi dan memiliki peran penting dalam mengubah masyarakat  menjadi lebih adil dan sejahtera. Meskipun pendekatan masing-masing  negara berbeda, tujuan umum dari program-program ini adalah untuk  meningkatkan kesejahteraan sosial, mendorong pertumbuhan ekonomi yang  inklusif, dan membantu mereka yang paling membutuhkan.</description><content:encoded>JAKARTA - Apakah di negara lain juga ada bansos seperti di Indonesia? Program bansos Indonesia sendiri serupa dengan banyak negara lain di seluruh dunia.
Program biasanya ditujukan untuk membantu kelompok yang rentan di masyarakat, seperti orang miskin, orang lanjut usia, penyandang disabilitas, atau keluarga yang memiliki anak. Di bawah ini adalah beberapa contoh program bantuan sosial yang ada di negara lain:

BACA JUGA:
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Rp1.170,8 Triliun, Terbanyak untuk Pemilu hingga Bansos


1. Amerika Serikat (AS)
Di Amerika Serikat, Program Bantuan Nutrisi Tambahan (SNAP), yang memberikan kupon makanan kepada individu dan keluarga berpenghasilan rendah, adalah program bantuan sosial utama. Ada juga Temporary Assistance for Needy Families (TANF), yang memberikan bantuan keuangan jangka pendek kepada keluarga yang membutuhkan.
Menteri koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto menyatakan, &quot;AS memberi bantuan food stem 21,6 juta rumah tangga dengan paket bantuan inflasi yang setara dengan Rp17 juta dan juga perlindungan dampak perubahan iklim ekstrem Rp835 triliun.&quot;

BACA JUGA:
Daftar Penerima Bansos Pangan Bakal Dicek Ulang


2. India
Keluarga berpenghasilan rendah akan menerima subsidi untuk bahan makanan pokok seperti beras, gandum, dan gula melalui Sistem Distribusi Publik (PDS). Selain itu, ada program Mahatma Gandhi National Rural Employment Guarantee Act (MGNREGA), yang dimana pekerjaan di bawah MGNREGA akan menerima gaji harian yang bervariasi dari negara bagian ke negara bagian, tetapi biasanya berkisar antara INR 200 hingga INR 350 per hari, atau sekitar USD 2,5 hingga USD 4,5 per hari.
Setiap rumah tangga berhak mendapatkan hingga 100 hari kerja setiap tahun. Ini berarti bahwa total bantuan tahunan dapat mencapai sekitar INR 20,000 hingga 35,000, atau sekitar USD 250 hingga 450.
3. Filipina
Pantawid Pamilyang Pilipino Program (4Ps), yang mirip dengan Bolsa  Fam&amp;iacute;lia di Brasil, memberikan bantuan tunai bersyarat kepada keluarga  miskin untuk membantu mereka dalam pendidikan dan kesehatan anak-anak  mereka.
Selain itu, Filipina juga memberikan bantuan tunai kepada petani senilai Rp3,4 triliun pada September 2023.
4. Malaysia
Di Malaysia, bantuan sosial (bansos) terdiri dari berbagai program  tunai dan nontunai yang bertujuan untuk membantu kelompok berpenghasilan  rendah, orang lanjut usia, penyandang disabilitas, keluarga dengan  anak-anak, dan kelompok berpenghasilan rendah lainnya.
Program utama yang sudah dilakukan adalah Bantuan Prihatin Rakyat  (BPR) untuk keluarga miskin, Bantuan Khas COVID-19 (BKC) yang diberikan  selama pandemi, dan bantuan dari Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM)  untuk orang tua, anak-anak, Selain itu, pemerintah juga memberikan  bantuan pendidikan dan subsidi bahan bakar melalui berbagai program.  Malaysia juga memberikan anggaran sebesar Rp25 triliun, untuk 8,7 juta  keluarga, atau sekitar 25,4% dari populasi.
5. Singapura
Bantuan sosial (bansos) di Singapura ditujukan untuk membantu  orang-orang yang membutuhkan, terutama orang tua, keluarga  berpenghasilan rendah, dan anak-anak. Program utama termasuk ComCare,  yang menawarkan bantuan keuangan dan sosial bagi keluarga berpenghasilan  rendah, lalu ada Skema Bantuan Perak, yang memberikan tunjangan tunai  kepada orang tua berpenghasilan rendah, serta Workfare Income Supplement  (WIS), yang memberikan insentif dan kontribusi pensiun kepada pekerja  berpenghasilan rendah.
Selain itu, untuk membantu 2,5 juta orang mengatasi kenaikan biaya  hidup, Singapura juga memberikan bantuan sosial sebesar 800 USD per  orang, atau sekitar Rp13 triliun.
6. Brazil
Bantuan sosial (bansos) di Brazil sendiri mencakup berbagai program  yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan,  dan membantu kelompok masyarakat yang rentan.
Salah satu program nya adalah Bolsa Fam&amp;iacute;lia, salah satu program  bantuan tunai terbesar di dunia. Program ini memberikan uang tunai  kepada keluarga berpenghasilan rendah dengan syarat bahwa anak-anak  mereka bersekolah dan menerima perawatan kesehatan dasar.
Secara keseluruhan, bansos adalah alat penting dalam kebijakan  sosial-ekonomi dan memiliki peran penting dalam mengubah masyarakat  menjadi lebih adil dan sejahtera. Meskipun pendekatan masing-masing  negara berbeda, tujuan umum dari program-program ini adalah untuk  meningkatkan kesejahteraan sosial, mendorong pertumbuhan ekonomi yang  inklusif, dan membantu mereka yang paling membutuhkan.</content:encoded></item></channel></rss>
