<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Manfaatkan Pemilahan Sampah untuk Dapat Cuan</title><description>Masyarakat diminta melakukan pemilahan sampah untuk dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/14/622/3048952/cara-manfaatkan-pemilahan-sampah-untuk-dapat-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/14/622/3048952/cara-manfaatkan-pemilahan-sampah-untuk-dapat-cuan"/><item><title>Cara Manfaatkan Pemilahan Sampah untuk Dapat Cuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/14/622/3048952/cara-manfaatkan-pemilahan-sampah-untuk-dapat-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/14/622/3048952/cara-manfaatkan-pemilahan-sampah-untuk-dapat-cuan</guid><pubDate>Rabu 14 Agustus 2024 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/14/622/3048952/cara-manfaatkan-pemilahan-sampah-untuk-dapat-cuan-CegcSbG5q3.png" expression="full" type="image/jpeg">Cara Memanfaatkan Pemilihan Sampat dapat Uang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/14/622/3048952/cara-manfaatkan-pemilahan-sampah-untuk-dapat-cuan-CegcSbG5q3.png</image><title>Cara Memanfaatkan Pemilihan Sampat dapat Uang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Masyarakat diminta melakukan pemilahan sampah untuk dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomi.
Dalam program pengelolaan bank sampah ini, ibu rumah tangga memainkan peran penting sebagai agen perubahan. Mereka terlibat aktif dalam kegiatan memilah sampah rumah tangga, yang kemudian dikumpulkan dan diolah menjadi kerajinan tangan.

BACA JUGA:
Investasi Migas Seret Selama 30 Tahun, Luhut Salahkan Sri Mulyani

Produk-produk kreatif ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga digunakan untuk mendukung operasional posyandu setempat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xMi8xLzE4Mzg0OS81L3g5M3dkNHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wakil Direktur Utama Perumnas, Tambok Setyawati mengatakan, kelompok ini berfokus pada pemberdayaan wanita dalam pengelolaan bank sampah warga.

BACA JUGA:
Industri Lokal Diserang Produk Impor, Begini Strategi Sri Mulyani

&amp;ldquo;Jadi kelompok ini berfokus pada pemberdayaan wanita dalam pengelolaan bank sampah warga, yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dari hasil penjualan pilah sampah, tapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat setempat untuk menekan angka stunting anak-anak,&amp;rdquo; ujarnya pada keterangan tertulisnya, Rabu (14/8/2024).Dia menjelaskan pihaknya menyambut baik atas setiap program yang tidak hanya memberdayakan wanita, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Dengan program ini, kita melihat bagaimana sesuatu yang sederhana seperti pengelolaan sampah dapat membawa perubahan yang signifikan, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan. Ini adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari hal kecil namun memiliki dampak yang besar,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Masyarakat diminta melakukan pemilahan sampah untuk dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomi.
Dalam program pengelolaan bank sampah ini, ibu rumah tangga memainkan peran penting sebagai agen perubahan. Mereka terlibat aktif dalam kegiatan memilah sampah rumah tangga, yang kemudian dikumpulkan dan diolah menjadi kerajinan tangan.

BACA JUGA:
Investasi Migas Seret Selama 30 Tahun, Luhut Salahkan Sri Mulyani

Produk-produk kreatif ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga digunakan untuk mendukung operasional posyandu setempat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xMi8xLzE4Mzg0OS81L3g5M3dkNHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wakil Direktur Utama Perumnas, Tambok Setyawati mengatakan, kelompok ini berfokus pada pemberdayaan wanita dalam pengelolaan bank sampah warga.

BACA JUGA:
Industri Lokal Diserang Produk Impor, Begini Strategi Sri Mulyani

&amp;ldquo;Jadi kelompok ini berfokus pada pemberdayaan wanita dalam pengelolaan bank sampah warga, yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dari hasil penjualan pilah sampah, tapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat setempat untuk menekan angka stunting anak-anak,&amp;rdquo; ujarnya pada keterangan tertulisnya, Rabu (14/8/2024).Dia menjelaskan pihaknya menyambut baik atas setiap program yang tidak hanya memberdayakan wanita, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Dengan program ini, kita melihat bagaimana sesuatu yang sederhana seperti pengelolaan sampah dapat membawa perubahan yang signifikan, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan. Ini adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari hal kecil namun memiliki dampak yang besar,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
