<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kendaraan Listrik Diminta Diperbanyak, Luhut: Rp38 Triliun Habis untuk Biaya Pengobatan</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pentingnya kendaraan listrik diperbanyak sebagai langkah strategis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049345/kendaraan-listrik-diminta-diperbanyak-luhut-rp38-triliun-habis-untuk-biaya-pengobatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049345/kendaraan-listrik-diminta-diperbanyak-luhut-rp38-triliun-habis-untuk-biaya-pengobatan"/><item><title>Kendaraan Listrik Diminta Diperbanyak, Luhut: Rp38 Triliun Habis untuk Biaya Pengobatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049345/kendaraan-listrik-diminta-diperbanyak-luhut-rp38-triliun-habis-untuk-biaya-pengobatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049345/kendaraan-listrik-diminta-diperbanyak-luhut-rp38-triliun-habis-untuk-biaya-pengobatan</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2024 08:31 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/15/320/3049345/kendaraan-listrik-diminta-diperbanyak-luhut-rp38-triliun-habis-untuk-biaya-pengobatan-3241lnTi8v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut Binsar Pandjaitan soal Kendaraan Listrik. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/15/320/3049345/kendaraan-listrik-diminta-diperbanyak-luhut-rp38-triliun-habis-untuk-biaya-pengobatan-3241lnTi8v.jpg</image><title>Menko Luhut Binsar Pandjaitan soal Kendaraan Listrik. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pentingnya kendaraan listrik diperbanyak sebagai langkah strategis untuk menekan polusi udara dan meningkatkan kualitas lingkungan khususnya di wilayah Jakarta.
&quot;Nanti bus transportasi kita ada 5.000 bus yang segera kita mulai bertahap kita masukkan EV (electric vehicle),&quot; kata Luhut dikutip Antara, Kamis (15/8/2024).

BACA JUGA:
Pengusaha Ragu Bangun Hotel di IKN, Ini Reaksi Anak Buah Luhut

Luhut menekankan bahwa penggunaan transportasi massal dengan kendaraan listrik sangat penting untuk diterapkan, mengingat indeks kualitas udara di Jakarta berkisar antara 170 hingga 200.



Oleh karena itu, pemerintah juga mendorong percepatan implementasi penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur.

BACA JUGA:
Disinggung Luhut, PGN Amankan Gas dari Blok Cepu dan Muriah

Luhut menambahkan, polusi udara telah menimbulkan dampak kesehatan yang serius, yang membuat pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar Rp38 triliun untuk biaya pengobatan masyarakat.&quot;Sehingga tidak ada lagi bus yang pakai solar, dan juga mobil-mobil. Karena transportasi ini memiliki dampak besar terhadap polusi udara,&quot; jelas Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pentingnya kendaraan listrik diperbanyak sebagai langkah strategis untuk menekan polusi udara dan meningkatkan kualitas lingkungan khususnya di wilayah Jakarta.
&quot;Nanti bus transportasi kita ada 5.000 bus yang segera kita mulai bertahap kita masukkan EV (electric vehicle),&quot; kata Luhut dikutip Antara, Kamis (15/8/2024).

BACA JUGA:
Pengusaha Ragu Bangun Hotel di IKN, Ini Reaksi Anak Buah Luhut

Luhut menekankan bahwa penggunaan transportasi massal dengan kendaraan listrik sangat penting untuk diterapkan, mengingat indeks kualitas udara di Jakarta berkisar antara 170 hingga 200.



Oleh karena itu, pemerintah juga mendorong percepatan implementasi penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur.

BACA JUGA:
Disinggung Luhut, PGN Amankan Gas dari Blok Cepu dan Muriah

Luhut menambahkan, polusi udara telah menimbulkan dampak kesehatan yang serius, yang membuat pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar Rp38 triliun untuk biaya pengobatan masyarakat.&quot;Sehingga tidak ada lagi bus yang pakai solar, dan juga mobil-mobil. Karena transportasi ini memiliki dampak besar terhadap polusi udara,&quot; jelas Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
