<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Luhut Habiskan Rp38 Triliun untuk Pengobatan ISPA Imbas Kualitas Udara Buruk</title><description>Pemerintah bakal mendorong perbanyakan kendaraan listrik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049690/cerita-luhut-habiskan-rp38-triliun-untuk-pengobatan-ispa-imbas-kualitas-udara-buruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049690/cerita-luhut-habiskan-rp38-triliun-untuk-pengobatan-ispa-imbas-kualitas-udara-buruk"/><item><title>Cerita Luhut Habiskan Rp38 Triliun untuk Pengobatan ISPA Imbas Kualitas Udara Buruk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049690/cerita-luhut-habiskan-rp38-triliun-untuk-pengobatan-ispa-imbas-kualitas-udara-buruk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/15/320/3049690/cerita-luhut-habiskan-rp38-triliun-untuk-pengobatan-ispa-imbas-kualitas-udara-buruk</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2024 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/15/320/3049690/cerita-luhut-habiskan-rp38-triliun-untuk-pengobatan-ispa-imbas-kualitas-udara-buruk-Dq2ebAWP8s.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/15/320/3049690/cerita-luhut-habiskan-rp38-triliun-untuk-pengobatan-ispa-imbas-kualitas-udara-buruk-Dq2ebAWP8s.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pemerintah bakal mendorong perbanyakan kendaraan listrik. Langkah tersebut guna menangani masalah polusi udara.
Menko Luhut mengatakan, polusi udara telah menimbulkan dampak kesehatan yang serius, yang membuat pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar Rp38 triliun untuk biaya pengobatan masyarakat.

BACA JUGA:
Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik, Asosiasi Dukung Penerapan Pelebaran Golongan Tarif Listrik PLN

Sebab itu pemerintah juga mendorong percepatan implementasi penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur.
Luhut menjelaskan bahwa penggunaan transportasi massal dengan kendaraan listrik itu sangat penting untuk diterapkan, mengingat indeks kualitas udara di Jakarta berkisar antara 170 hingga 200.

BACA JUGA:
Kendaraan Listrik Diminta Diperbanyak, Luhut: Rp38 Triliun Habis untuk Biaya Pengobatan

&quot;Nanti bus transportasi kita ada 5.000 bus yang segera kita mulai bertahap kita masukkan EV (electric vehicle),&quot; kata Luhut dikutip Antara, Kamis (15/8/2024).Sehingga tidak ada lagi mengenai bus yang pakai solar, dan juga mobil-mobil.
Semoga polusi udara di Jakarta menjadi lebih membaik untuk kedepannya, sehingga Jakarta mengurangi polusi yang kotor ini.
Baca Selengkapnya: Kendaraan Listrik Diminta diperbanyak, Luhut: Rp38 Triliun Habis untuk Biaya Pengobatan
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah bakal mendorong perbanyakan kendaraan listrik. Langkah tersebut guna menangani masalah polusi udara.
Menko Luhut mengatakan, polusi udara telah menimbulkan dampak kesehatan yang serius, yang membuat pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar Rp38 triliun untuk biaya pengobatan masyarakat.

BACA JUGA:
Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik, Asosiasi Dukung Penerapan Pelebaran Golongan Tarif Listrik PLN

Sebab itu pemerintah juga mendorong percepatan implementasi penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur.
Luhut menjelaskan bahwa penggunaan transportasi massal dengan kendaraan listrik itu sangat penting untuk diterapkan, mengingat indeks kualitas udara di Jakarta berkisar antara 170 hingga 200.

BACA JUGA:
Kendaraan Listrik Diminta Diperbanyak, Luhut: Rp38 Triliun Habis untuk Biaya Pengobatan

&quot;Nanti bus transportasi kita ada 5.000 bus yang segera kita mulai bertahap kita masukkan EV (electric vehicle),&quot; kata Luhut dikutip Antara, Kamis (15/8/2024).Sehingga tidak ada lagi mengenai bus yang pakai solar, dan juga mobil-mobil.
Semoga polusi udara di Jakarta menjadi lebih membaik untuk kedepannya, sehingga Jakarta mengurangi polusi yang kotor ini.
Baca Selengkapnya: Kendaraan Listrik Diminta diperbanyak, Luhut: Rp38 Triliun Habis untuk Biaya Pengobatan
</content:encoded></item></channel></rss>
