<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Digitalisasi, Jokowi Ingin Lahirkan Entrepreneur Muda Berkualitas</title><description>Jokowi menyatakan bahwa untuk pertama kalinya, Indonesia memiliki INA Digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050017/digitalisasi-jokowi-ingin-lahirkan-entrepreneur-muda-berkualitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050017/digitalisasi-jokowi-ingin-lahirkan-entrepreneur-muda-berkualitas"/><item><title>Digitalisasi, Jokowi Ingin Lahirkan Entrepreneur Muda Berkualitas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050017/digitalisasi-jokowi-ingin-lahirkan-entrepreneur-muda-berkualitas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050017/digitalisasi-jokowi-ingin-lahirkan-entrepreneur-muda-berkualitas</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2024 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050017/digitalisasi-jokowi-ingin-lahirkan-entrepreneur-muda-berkualitas-6TJOtDe7Rr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi pada Sidang Tahunan 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050017/digitalisasi-jokowi-ingin-lahirkan-entrepreneur-muda-berkualitas-6TJOtDe7Rr.jpg</image><title>Presiden Jokowi pada Sidang Tahunan 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa untuk pertama kalinya, Indonesia memiliki INA Digital.
INA Digital sebuah digitalisasi layanan pemerintah yang terintegrasi untuk mempercepat dan mempermudah layanan bagi masyarakat.

BACA JUGA:
Indonesia di Era Jokowi Belum 100% Terang Benderang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Cakupan elektrifikasi terus kita perluas hingga mencapai 99% di tahun 2024. Demikian juga dengan cakupan internet yang terus ditingkatkan hingga mencapai 79% di tahun 2024,&amp;rdquo; ujarnya pada pada dalam sambutan awal pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Gedung Kura-Kura Komplek Parlemen Senayan Jakarta Pusat pada Jumat (16/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xNi8xLzE4NDAyNi8zL2Fra1JQZnhWS1h3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menjelaskan bahwa cakupan ini akan menjadi ekosistem yang baik untuk mendorong digitalisasi UMKM dan pengembangan start up Indonesia.

BACA JUGA:
Anggaran KIS Rp361 Triliun Biayai 92 Juta Peserta JKN, Bansos PKH Rp225 Triliun Selama 10 Tahun

&amp;ldquo;Sehingga akan melahirkan semakin banyak entrepreneur muda berkualitas di negeri ini,&amp;rdquo; tuturnya.Dia menambahkan dukungan produk dalam negeri juga kita berikan perhatian khusus dengan memprioritaskan belanja APBN, APBD, dan BUMN untuk produk-produk dalam negeri.
&amp;ldquo;Dukungan tersebut karena kita ingin apa yang berasal dari rakyat dapat kembali ke rakyat, dan bermanfaat maksimal untuk rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa untuk pertama kalinya, Indonesia memiliki INA Digital.
INA Digital sebuah digitalisasi layanan pemerintah yang terintegrasi untuk mempercepat dan mempermudah layanan bagi masyarakat.

BACA JUGA:
Indonesia di Era Jokowi Belum 100% Terang Benderang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Cakupan elektrifikasi terus kita perluas hingga mencapai 99% di tahun 2024. Demikian juga dengan cakupan internet yang terus ditingkatkan hingga mencapai 79% di tahun 2024,&amp;rdquo; ujarnya pada pada dalam sambutan awal pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Gedung Kura-Kura Komplek Parlemen Senayan Jakarta Pusat pada Jumat (16/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xNi8xLzE4NDAyNi8zL2Fra1JQZnhWS1h3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menjelaskan bahwa cakupan ini akan menjadi ekosistem yang baik untuk mendorong digitalisasi UMKM dan pengembangan start up Indonesia.

BACA JUGA:
Anggaran KIS Rp361 Triliun Biayai 92 Juta Peserta JKN, Bansos PKH Rp225 Triliun Selama 10 Tahun

&amp;ldquo;Sehingga akan melahirkan semakin banyak entrepreneur muda berkualitas di negeri ini,&amp;rdquo; tuturnya.Dia menambahkan dukungan produk dalam negeri juga kita berikan perhatian khusus dengan memprioritaskan belanja APBN, APBD, dan BUMN untuk produk-produk dalam negeri.
&amp;ldquo;Dukungan tersebut karena kita ingin apa yang berasal dari rakyat dapat kembali ke rakyat, dan bermanfaat maksimal untuk rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
