<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daya Beli Masyarakat Dijaga Ketat, Jokowi Siapkan Bansos hingga Subsidi</title><description>Pemerintah bakal menjaga ketat daya beli masyarakat demi mencapai pertumbuhan ekonomi di level 5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050123/daya-beli-masyarakat-dijaga-ketat-jokowi-siapkan-bansos-hingga-subsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050123/daya-beli-masyarakat-dijaga-ketat-jokowi-siapkan-bansos-hingga-subsidi"/><item><title>Daya Beli Masyarakat Dijaga Ketat, Jokowi Siapkan Bansos hingga Subsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050123/daya-beli-masyarakat-dijaga-ketat-jokowi-siapkan-bansos-hingga-subsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050123/daya-beli-masyarakat-dijaga-ketat-jokowi-siapkan-bansos-hingga-subsidi</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2024 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050123/daya-beli-masyarakat-dijaga-ketat-jokowi-siapkan-bansos-hingga-subsidi-m0G1GxAGRO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi jaga ketat daya beli masyarakat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050123/daya-beli-masyarakat-dijaga-ketat-jokowi-siapkan-bansos-hingga-subsidi-m0G1GxAGRO.jpg</image><title>Presiden Jokowi jaga ketat daya beli masyarakat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah bakal menjaga ketat daya beli masyarakat demi mencapai pertumbuhan ekonomi di level 5%. Selain pertumbuhan ekonomi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa inflasi akan terjaga di kisaran 2,5%.
Hal tersebut Jokowi katakan didasarkan pada penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 dalam asumsi dasar makro.

BACA JUGA:
Naskah Lengkap Pidato Kenegaraan Terakhir Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2024


&quot;Penyusunan RAPBN 2025 didasarkan pada asumsi dasar sebagai berikut. Inflasi akan dijaga pada kisaran 2,5%. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5,2%,&quot; kata Jokowi dalam Pidato Presiden RI dalam rangka pengantar RAPBN 2025, Jumat (16/8/2024).
Karena kondisi ekonomi global yang masih relatif stagnan, pertumbuhan ekonomi kita akan lebih bertumpu pada permintaan domestik.

BACA JUGA:
Transfer Daerah Dialokasikan Rp919,9 Triliun pada RAPBN 2025


&quot;Daya beli masyarakat akan dijaga ketat, dengan pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta dukungan program bansos dan subsidi,&quot; ungkap Jokowi.
Ke depan, kata Jokowi, peran APBN harus dimanfaatkan untuk memperkokoh lompatan kemajuan sehingga Indonesia bisa keluar dari middle-income trap, yaitu dengan memanfaatkan bonus demografi, melanjutkan transformasi ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Berikut Rincian Asumsi Dasar Makro 2025:
Pertumbuhan ekonomi: 5,1 - 5,5%
Laju inflasi: 1,5 - 3,5%
Nilai tukar rupiah: Rp15.300 - Rp15.900 per dolar AS
Tingkat Suku Bunga SBN 10 tahun: 6,9 - 7,2%
Harga Minyak Mentah Indonesia: USD75 - USD85 per barel
Lifting minyak bumi: 580 - 605 ribu barel per hari
Lifting gas bumi: 1.003 ribu - 1.047 ribu barel setara minyak per hari
Untuk RKP 2025:
Pertumbuhan ekonomi: 5,3 - 5,6%
Tingkat pengangguran terbuka: 4,5 - 5,0%
Tingkat kemiskinan: 7 - 8%
Nilai tukar petani: 113-115
Rasio Gini: 0,379-0,382
Nilai tukar nelayan: 104-105
Indeks modal manusia: 0,56
Emisi gas rumah kaca: 38,6</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah bakal menjaga ketat daya beli masyarakat demi mencapai pertumbuhan ekonomi di level 5%. Selain pertumbuhan ekonomi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa inflasi akan terjaga di kisaran 2,5%.
Hal tersebut Jokowi katakan didasarkan pada penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 dalam asumsi dasar makro.

BACA JUGA:
Naskah Lengkap Pidato Kenegaraan Terakhir Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2024


&quot;Penyusunan RAPBN 2025 didasarkan pada asumsi dasar sebagai berikut. Inflasi akan dijaga pada kisaran 2,5%. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5,2%,&quot; kata Jokowi dalam Pidato Presiden RI dalam rangka pengantar RAPBN 2025, Jumat (16/8/2024).
Karena kondisi ekonomi global yang masih relatif stagnan, pertumbuhan ekonomi kita akan lebih bertumpu pada permintaan domestik.

BACA JUGA:
Transfer Daerah Dialokasikan Rp919,9 Triliun pada RAPBN 2025


&quot;Daya beli masyarakat akan dijaga ketat, dengan pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta dukungan program bansos dan subsidi,&quot; ungkap Jokowi.
Ke depan, kata Jokowi, peran APBN harus dimanfaatkan untuk memperkokoh lompatan kemajuan sehingga Indonesia bisa keluar dari middle-income trap, yaitu dengan memanfaatkan bonus demografi, melanjutkan transformasi ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Berikut Rincian Asumsi Dasar Makro 2025:
Pertumbuhan ekonomi: 5,1 - 5,5%
Laju inflasi: 1,5 - 3,5%
Nilai tukar rupiah: Rp15.300 - Rp15.900 per dolar AS
Tingkat Suku Bunga SBN 10 tahun: 6,9 - 7,2%
Harga Minyak Mentah Indonesia: USD75 - USD85 per barel
Lifting minyak bumi: 580 - 605 ribu barel per hari
Lifting gas bumi: 1.003 ribu - 1.047 ribu barel setara minyak per hari
Untuk RKP 2025:
Pertumbuhan ekonomi: 5,3 - 5,6%
Tingkat pengangguran terbuka: 4,5 - 5,0%
Tingkat kemiskinan: 7 - 8%
Nilai tukar petani: 113-115
Rasio Gini: 0,379-0,382
Nilai tukar nelayan: 104-105
Indeks modal manusia: 0,56
Emisi gas rumah kaca: 38,6</content:encoded></item></channel></rss>
