<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Rincian, RAPBN 2025 Masih Bisa Diotak-atik Prabowo</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap Rancangan Anggaran  Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tidak dirinci di setiap program.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050323/tak-ada-rincian-rapbn-2025-masih-bisa-diotak-atik-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050323/tak-ada-rincian-rapbn-2025-masih-bisa-diotak-atik-prabowo"/><item><title>Tak Ada Rincian, RAPBN 2025 Masih Bisa Diotak-atik Prabowo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050323/tak-ada-rincian-rapbn-2025-masih-bisa-diotak-atik-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/16/320/3050323/tak-ada-rincian-rapbn-2025-masih-bisa-diotak-atik-prabowo</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2024 20:01 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050323/tak-ada-rincian-rapbn-2025-masih-bisa-diotak-atik-prabowo-ZpvLcX0D5J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RAPBN 2025 masih bisa diubah Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050323/tak-ada-rincian-rapbn-2025-masih-bisa-diotak-atik-prabowo-ZpvLcX0D5J.jpg</image><title>RAPBN 2025 masih bisa diubah Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tidak dirinci di setiap program. Dengan begitu, RAPBN 2025 masih bisa diotak-atik oleh presiden terpilih Prabowo Subianto.
Menurutnya, mengingat sekarang ini merupakan masa transisi Pemerintahan, maka bukan tidak mungkin rancangan anggaran yang sudah diajukan untuk digunakan tahun depan bisa dirombak kembali oleh presiden terpilih dan juga kabinetnya.

BACA JUGA:
Kompaknya Sri Mulyani Pakai Kebaya Sama Bestie Retno Marsudi di DPR


&quot;Ini adalah APBN transisi. Sebagian ada yang sudah spesifik dari segi angka tadi ada juga yang belum spesifik. Secara garis besar sudah ada amplop besarnya, tapi secara spesifik belum bisa ditentukan karena ini juga akan diberikan kepada Pemerintah baru,&quot; katanya.
Menkeu menjelaskan, pembahasan yang akan dilakukan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sampai akhir September lah yang akan menentukan berapa porsi anggaran di tahun 2025. Namun begitu ia mengaku akan tetap memberi dukungan apapun hasilnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Beri Sinyal Tarif PPN Tetap Naik Jadi 12% di 2025


&quot;Presiden baru dan kabinet baru akan melihat itu nanti akan ada yang dipindahkan atau tidak. Itu ciri dari APBN transisi. Tapi kami terus berkoordinasi sehingga jika nanti ada kebijakan politik kita bisa mendukungnya melalui anggaran,&quot; pungkasnya.
Untuk diketahui, RAPBN 2025 telah dibacakan oleh Presiden Jokowi  siang tadi. Belanja negara direncanakan sebesar Rp3.613,1 triliun yang  terdiri dari belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp2.693,2 triliun, serta  Transfer ke Daerah sebesar Rp919,9 triliun.
Penyusunan RAPBN 2025 didasarkan pada asumsi dasar yakni inflasi  dijaga pada kisaran 2,5%, pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5,2%,  nilai tukar rupiah diperkirakan di sekitar Rp16.100/USD, suku bunga SBN  10 tahun di 7,1%, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan pada USD  82/barel, lifting minyak diperkirakan 600 ribu barel per hari dan gas  bumi mencapai 1,005 juta barel setara minyak per hari.</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tidak dirinci di setiap program. Dengan begitu, RAPBN 2025 masih bisa diotak-atik oleh presiden terpilih Prabowo Subianto.
Menurutnya, mengingat sekarang ini merupakan masa transisi Pemerintahan, maka bukan tidak mungkin rancangan anggaran yang sudah diajukan untuk digunakan tahun depan bisa dirombak kembali oleh presiden terpilih dan juga kabinetnya.

BACA JUGA:
Kompaknya Sri Mulyani Pakai Kebaya Sama Bestie Retno Marsudi di DPR


&quot;Ini adalah APBN transisi. Sebagian ada yang sudah spesifik dari segi angka tadi ada juga yang belum spesifik. Secara garis besar sudah ada amplop besarnya, tapi secara spesifik belum bisa ditentukan karena ini juga akan diberikan kepada Pemerintah baru,&quot; katanya.
Menkeu menjelaskan, pembahasan yang akan dilakukan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sampai akhir September lah yang akan menentukan berapa porsi anggaran di tahun 2025. Namun begitu ia mengaku akan tetap memberi dukungan apapun hasilnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Beri Sinyal Tarif PPN Tetap Naik Jadi 12% di 2025


&quot;Presiden baru dan kabinet baru akan melihat itu nanti akan ada yang dipindahkan atau tidak. Itu ciri dari APBN transisi. Tapi kami terus berkoordinasi sehingga jika nanti ada kebijakan politik kita bisa mendukungnya melalui anggaran,&quot; pungkasnya.
Untuk diketahui, RAPBN 2025 telah dibacakan oleh Presiden Jokowi  siang tadi. Belanja negara direncanakan sebesar Rp3.613,1 triliun yang  terdiri dari belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp2.693,2 triliun, serta  Transfer ke Daerah sebesar Rp919,9 triliun.
Penyusunan RAPBN 2025 didasarkan pada asumsi dasar yakni inflasi  dijaga pada kisaran 2,5%, pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5,2%,  nilai tukar rupiah diperkirakan di sekitar Rp16.100/USD, suku bunga SBN  10 tahun di 7,1%, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan pada USD  82/barel, lifting minyak diperkirakan 600 ribu barel per hari dan gas  bumi mencapai 1,005 juta barel setara minyak per hari.</content:encoded></item></channel></rss>
