<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bangga Hilirisasi Sukses Besar: RI Digugat, Kita Tak Goyah!</title><description>Presiden Jokowi menyampaikan langkah tersebut telah dimulai dari bauksit, nikel dan tembaga</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/17/320/3050234/jokowi-bangga-hilirisasi-sukses-besar-ri-digugat-kita-tak-goyah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/17/320/3050234/jokowi-bangga-hilirisasi-sukses-besar-ri-digugat-kita-tak-goyah"/><item><title>Jokowi Bangga Hilirisasi Sukses Besar: RI Digugat, Kita Tak Goyah!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/17/320/3050234/jokowi-bangga-hilirisasi-sukses-besar-ri-digugat-kita-tak-goyah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/17/320/3050234/jokowi-bangga-hilirisasi-sukses-besar-ri-digugat-kita-tak-goyah</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2024 04:17 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Akbar Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050234/jokowi-bangga-hilirisasi-sukses-besar-ri-digugat-kita-tak-goyah-gkICaCB52C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Soal Hilirisasi Digugat Banyak Negara. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/16/320/3050234/jokowi-bangga-hilirisasi-sukses-besar-ri-digugat-kita-tak-goyah-gkICaCB52C.jpg</image><title>Presiden Jokowi Soal Hilirisasi Digugat Banyak Negara. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak lagi mengekspor bahan mentah sebelum diolah terlebih dahulu di dalam negeri.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat pembukaan sambutan pidato kenegaraan di dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD tepatnya di Gedung Kura-Kura Komplek Parlemen Senayan Jakarta Pusat.

BACA JUGA:
IHSG Ditutup Menguat ke 7.432 Usai Jokowi Pidato Terakhir di DPR

&amp;ldquo;Walau banyak negara lain menggugat, menentang, bahkan berusaha menggagalkan, tapi kita sebagai bangsa yang berdaulat, sebagai bangsa yang besar, kita tidak goyah,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Gizi Anak hingga Bantu UMKM

Presiden Jokowi menyampaikan langkah tersebut telah dimulai dari bauksit, nikel dan tembaga dan selanjutnya dengan timah serta sektor berpotensi lain, seperti perkebunan, kelautan dan pertanian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xNi8xLzE4NDAyNy8zL0pjdHZSNXNYcE9V&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Alhamdulillah, sampai saat ini telah terbangun smelter dan industri pengolahan untuk nikel, bauksit, dan tembaga yang membuka lebih dari 200 ribu lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara Rp158 triliun selama 8 tahun ini,&amp;rdquo; jelas Jokowi.
Baca Selengkapnya: Ekspor Bahan Mentah Dilarang Digugat Banyak Negara, Jokowi Tak Gentar!</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak lagi mengekspor bahan mentah sebelum diolah terlebih dahulu di dalam negeri.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat pembukaan sambutan pidato kenegaraan di dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD tepatnya di Gedung Kura-Kura Komplek Parlemen Senayan Jakarta Pusat.

BACA JUGA:
IHSG Ditutup Menguat ke 7.432 Usai Jokowi Pidato Terakhir di DPR

&amp;ldquo;Walau banyak negara lain menggugat, menentang, bahkan berusaha menggagalkan, tapi kita sebagai bangsa yang berdaulat, sebagai bangsa yang besar, kita tidak goyah,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Gizi Anak hingga Bantu UMKM

Presiden Jokowi menyampaikan langkah tersebut telah dimulai dari bauksit, nikel dan tembaga dan selanjutnya dengan timah serta sektor berpotensi lain, seperti perkebunan, kelautan dan pertanian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xNi8xLzE4NDAyNy8zL0pjdHZSNXNYcE9V&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Alhamdulillah, sampai saat ini telah terbangun smelter dan industri pengolahan untuk nikel, bauksit, dan tembaga yang membuka lebih dari 200 ribu lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara Rp158 triliun selama 8 tahun ini,&amp;rdquo; jelas Jokowi.
Baca Selengkapnya: Ekspor Bahan Mentah Dilarang Digugat Banyak Negara, Jokowi Tak Gentar!</content:encoded></item></channel></rss>
