<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: Izin Tambang PBNU Rampung, Muhammadiyah Masih Proses</title><description>Bahlil Lahadalia memberi kabar terbaru soal izin tambang bagi organisasi masyarakat (ormas) keagamaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051418/bahlil-izin-tambang-pbnu-rampung-muhammadiyah-masih-proses</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051418/bahlil-izin-tambang-pbnu-rampung-muhammadiyah-masih-proses"/><item><title>Bahlil: Izin Tambang PBNU Rampung, Muhammadiyah Masih Proses</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051418/bahlil-izin-tambang-pbnu-rampung-muhammadiyah-masih-proses</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051418/bahlil-izin-tambang-pbnu-rampung-muhammadiyah-masih-proses</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2024 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/19/320/3051418/bahlil-izin-tambang-pbnu-rampung-muhammadiyah-masih-proses-D19bqGj1h0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil soal Izin Tambang Ormas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/19/320/3051418/bahlil-izin-tambang-pbnu-rampung-muhammadiyah-masih-proses-D19bqGj1h0.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil soal Izin Tambang Ormas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi kabar terbaru soal izin tambang bagi organisasi masyarakat (ormas) keagamaan, salah satunya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
&quot;Izin untuk ormas tambang, untuk PBNU sudah selesai kalau tidak salah 3 sampai 4 hari lalu,&quot; jelasnya dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Gedung Sarulla Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/8/2024).

BACA JUGA:
Bahlil Sentil Freeport: Lambat Siapkan Syarat Perpanjangan Kontrak

Bahlil menyebut, PBNU nantinya tinggal menyetorkan Kompensasi Data Informasi (KDI) yang di transer kepada negara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xOS8xLzE4NDEwNC8zL0huMnVjZFlnVHRr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau sudah selesai ya selesai. Kemudian Muhammadiyah sekarang dalam proses yang juga sudah hampir selesai tentang lokasi,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Reshuffle Jadi Menteri ESDM, Janji Manis Bahlil Tak Ada Konflik Bisnis Tambang

Dalam kesempatan ini, Bahlil juga menegaskan bahwa meski dirinya memiliki latar belakang sebagai pengusaha tambang, namun dirinya berjanji, tidak akan memiliki konflik kepentingan dengan jabatan barunya tersebut.Bahlil menyatakan bahwa sejak dirinya dilantik menjadi bagian dari pemerintah, dirinya sudah tidak lagi menjadi pengurus di perusahaannya. Meski diakuinya, bisnis-bisnisnya itu tetap berjalan dan dilakukan oleh orang-orang profesional.
&quot;Saya sudah mengundurkan diri dari semua jabatan dari perusahaan saya. Jadi posisi saya adalah bukan lagi sebagai pengusaha, tapi sebagai pejabat pemerintah,&quot; terangnya dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Gedung Sarulla Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/8/2024).
Adapun saat ini, Bahlil tercatat memiliki perusahaan bernama PT Rifa Capital Holding Company dan 10 perusahaan lainnya yang sebagian besar aktif di sektor transportasi dan properti.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi kabar terbaru soal izin tambang bagi organisasi masyarakat (ormas) keagamaan, salah satunya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
&quot;Izin untuk ormas tambang, untuk PBNU sudah selesai kalau tidak salah 3 sampai 4 hari lalu,&quot; jelasnya dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Gedung Sarulla Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/8/2024).

BACA JUGA:
Bahlil Sentil Freeport: Lambat Siapkan Syarat Perpanjangan Kontrak

Bahlil menyebut, PBNU nantinya tinggal menyetorkan Kompensasi Data Informasi (KDI) yang di transer kepada negara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xOS8xLzE4NDEwNC8zL0huMnVjZFlnVHRr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau sudah selesai ya selesai. Kemudian Muhammadiyah sekarang dalam proses yang juga sudah hampir selesai tentang lokasi,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Reshuffle Jadi Menteri ESDM, Janji Manis Bahlil Tak Ada Konflik Bisnis Tambang

Dalam kesempatan ini, Bahlil juga menegaskan bahwa meski dirinya memiliki latar belakang sebagai pengusaha tambang, namun dirinya berjanji, tidak akan memiliki konflik kepentingan dengan jabatan barunya tersebut.Bahlil menyatakan bahwa sejak dirinya dilantik menjadi bagian dari pemerintah, dirinya sudah tidak lagi menjadi pengurus di perusahaannya. Meski diakuinya, bisnis-bisnisnya itu tetap berjalan dan dilakukan oleh orang-orang profesional.
&quot;Saya sudah mengundurkan diri dari semua jabatan dari perusahaan saya. Jadi posisi saya adalah bukan lagi sebagai pengusaha, tapi sebagai pejabat pemerintah,&quot; terangnya dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Gedung Sarulla Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/8/2024).
Adapun saat ini, Bahlil tercatat memiliki perusahaan bernama PT Rifa Capital Holding Company dan 10 perusahaan lainnya yang sebagian besar aktif di sektor transportasi dan properti.</content:encoded></item></channel></rss>
