<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: Investasi Mangkrak Rp140 Triliun di Era Presiden Jokowi Bakal Diputihkan   </title><description>Bahlil Lahadalia menyatakan investasi mangkrak senilai Rp140 triliun hingga akhir Oktober 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051452/bahlil-investasi-mangkrak-rp140-triliun-di-era-presiden-jokowi-bakal-diputihkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051452/bahlil-investasi-mangkrak-rp140-triliun-di-era-presiden-jokowi-bakal-diputihkan"/><item><title>Bahlil: Investasi Mangkrak Rp140 Triliun di Era Presiden Jokowi Bakal Diputihkan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051452/bahlil-investasi-mangkrak-rp140-triliun-di-era-presiden-jokowi-bakal-diputihkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/19/320/3051452/bahlil-investasi-mangkrak-rp140-triliun-di-era-presiden-jokowi-bakal-diputihkan</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2024 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/19/320/3051452/bahlil-investasi-mangkrak-rp140-triliun-di-era-presiden-jokowi-bakal-diputihkan-LX3KRduAmD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil soal Investasi Mangkrak (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/19/320/3051452/bahlil-investasi-mangkrak-rp140-triliun-di-era-presiden-jokowi-bakal-diputihkan-LX3KRduAmD.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil soal Investasi Mangkrak (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan investasi mangkrak senilai Rp140 triliun hingga akhir Oktober 2024 akan diputihkan, alias tidak lagi dikerjakan.
Menurutnya hal ini dikarenakan beberapa perusahaan yang sebelumnya menyampaikan komitmen investasi diantaranya sudah ada yang bangkrut atau kolaps, sehingga proses investasi tidak dapat dilanjutkan.

BACA JUGA:
Turunkan Harga LPG, Bahlil Langsung Colek Dirut Pertamina

Bahlil menjelaskan setidaknya terdapat investasi mangkrak dengan total nilai sekitar Rp700 triliun. Namun yang kemungkinan mampu diselesaikan hingga bulan Oktober mendatang atau sebelum Presiden Jokowi lengser hanya Rp560 triliun, sedangkan sisanya sekitar Rp140 triliun akan diputihkan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xOS8xLzE4NDExNy8zL1dMUWJveHBKWlk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Investasi mangkrak ada Rp708 triliun, yang sudah dieksekusi hanya sampai hampir Rp600 triliun, selebihnya itu kita sudah putihkan, kenapa, karena perusahaan itu sebagian sudah kolaps karena covid kan,&quot; kata Bahlil usai Sertijab di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Senin (19/8/2024).

BACA JUGA:
Berlatar Belakang Pengusaha, PR Bahlil Bereskan Migas dan Rosan soal Investasi

Sebelumnya, Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM, Yuliot menyebutkan setidaknya sepanjang periode Presiden Joko Widodo yang berakhir Oktober mendatang, investasi mangkrak Rp700 triliun targetnya dapat diselesaikan setidaknya 80%.Sehingga jika dijumlahkan, paling tidak Kementerian Investasi/BKPM pada periode Presiden Jokowi ini mampu membereskan sekitar Rp560 triliun investasi mangkrak hingga bulan Oktober mendatang. Awalnya, investasi mangkrak sekitar Rp140 triliun akan diwariskan ke Pemerintahan Prabowo - Gibran.
Pada kesempatan tersebut, Yuliot menjelaskan beberapa penyebab yang membuat investasi mangkrak karena mungkin ada permasalah di internal perusahaan, kondisi bisnis perusahaan, hingga pertimbangan kesehatan iklim usaha sebelum merealisasikan investasi.
&quot;Kan ada yang bisa diselesaikan sekitar 80 persen dari Rp700 triliun (investasi mangkrak) itu,&quot; ujar Yuliot usai konferensi pers paparan realisasi investasi Kuartal II 2024 di Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan investasi mangkrak senilai Rp140 triliun hingga akhir Oktober 2024 akan diputihkan, alias tidak lagi dikerjakan.
Menurutnya hal ini dikarenakan beberapa perusahaan yang sebelumnya menyampaikan komitmen investasi diantaranya sudah ada yang bangkrut atau kolaps, sehingga proses investasi tidak dapat dilanjutkan.

BACA JUGA:
Turunkan Harga LPG, Bahlil Langsung Colek Dirut Pertamina

Bahlil menjelaskan setidaknya terdapat investasi mangkrak dengan total nilai sekitar Rp700 triliun. Namun yang kemungkinan mampu diselesaikan hingga bulan Oktober mendatang atau sebelum Presiden Jokowi lengser hanya Rp560 triliun, sedangkan sisanya sekitar Rp140 triliun akan diputihkan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xOS8xLzE4NDExNy8zL1dMUWJveHBKWlk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Investasi mangkrak ada Rp708 triliun, yang sudah dieksekusi hanya sampai hampir Rp600 triliun, selebihnya itu kita sudah putihkan, kenapa, karena perusahaan itu sebagian sudah kolaps karena covid kan,&quot; kata Bahlil usai Sertijab di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Senin (19/8/2024).

BACA JUGA:
Berlatar Belakang Pengusaha, PR Bahlil Bereskan Migas dan Rosan soal Investasi

Sebelumnya, Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM, Yuliot menyebutkan setidaknya sepanjang periode Presiden Joko Widodo yang berakhir Oktober mendatang, investasi mangkrak Rp700 triliun targetnya dapat diselesaikan setidaknya 80%.Sehingga jika dijumlahkan, paling tidak Kementerian Investasi/BKPM pada periode Presiden Jokowi ini mampu membereskan sekitar Rp560 triliun investasi mangkrak hingga bulan Oktober mendatang. Awalnya, investasi mangkrak sekitar Rp140 triliun akan diwariskan ke Pemerintahan Prabowo - Gibran.
Pada kesempatan tersebut, Yuliot menjelaskan beberapa penyebab yang membuat investasi mangkrak karena mungkin ada permasalah di internal perusahaan, kondisi bisnis perusahaan, hingga pertimbangan kesehatan iklim usaha sebelum merealisasikan investasi.
&quot;Kan ada yang bisa diselesaikan sekitar 80 persen dari Rp700 triliun (investasi mangkrak) itu,&quot; ujar Yuliot usai konferensi pers paparan realisasi investasi Kuartal II 2024 di Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
