<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Tambah Utang Baru Rp775,9 Triliun Tahun Depan</title><description>Pemerintah akan menarik utang yang baru sebesar nominal Rp775,9 Triliun pada tahun depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051472/ri-tambah-utang-baru-rp775-9-triliun-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051472/ri-tambah-utang-baru-rp775-9-triliun-tahun-depan"/><item><title>RI Tambah Utang Baru Rp775,9 Triliun Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051472/ri-tambah-utang-baru-rp775-9-triliun-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051472/ri-tambah-utang-baru-rp775-9-triliun-tahun-depan</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2024 03:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/19/320/3051472/ri-tambah-utang-baru-rp775-9-triliun-tahun-depan-68VLoKX3a9.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah tambah utang baru tahun depan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/19/320/3051472/ri-tambah-utang-baru-rp775-9-triliun-tahun-depan-68VLoKX3a9.jpeg</image><title>Pemerintah tambah utang baru tahun depan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Pemerintah akan menarik utang yang baru sebesar nominal Rp775,9 Triliun pada tahun depan. Penarikan utang baru ini untuk membiayai sejumlah program di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA:
Singgung RAPBN 2025, Ini Momen Sri Mulyani Diapit Jokowi dan Prabowo di IKN


Hal ini tercantum pada Buku II Nota Keuangan RAPBN 2025.
&amp;ldquo;Defisit anggaran tahun 2025 direncanakan sebesar 2,53% terhadap PDB atau Rp616,2 triliun yang akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman dan dikelola secara hati-hati,&amp;rdquo; kata Jokowi dalam Pidato Kenegaraannya, Jumat 16 Agustus 2024.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Diapit Jokowi dan Prabowo di IKN, Singgung RAPBN 2025


Di dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan merencanakan pembiayaan utang dengan nominal Rp775,9 Triliun pada tahun mendatang.
Dalam buku tersebut, pembiayaan utang akan dipenuhi melalui penarikan  pinjaman senilai Rp133,3 triliun dan penerbitan SBN senilai Rp642,6  triliun.
Pemerintah Republik Indonesia (RI) sudah menetapkan defisit RAPBN 2025 direncanakan sebesar Rp616,2 triliun atau 2,53%.
Sementara pada pembiayaan utang yang berasal dari SBN akan dipenuhi  melalui penerbitan Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah  Negara (SBSN)/Sukuk Negara.
Baca Selengkapnya: Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775,9 Triliun pada 2025</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Pemerintah akan menarik utang yang baru sebesar nominal Rp775,9 Triliun pada tahun depan. Penarikan utang baru ini untuk membiayai sejumlah program di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA:
Singgung RAPBN 2025, Ini Momen Sri Mulyani Diapit Jokowi dan Prabowo di IKN


Hal ini tercantum pada Buku II Nota Keuangan RAPBN 2025.
&amp;ldquo;Defisit anggaran tahun 2025 direncanakan sebesar 2,53% terhadap PDB atau Rp616,2 triliun yang akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman dan dikelola secara hati-hati,&amp;rdquo; kata Jokowi dalam Pidato Kenegaraannya, Jumat 16 Agustus 2024.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Diapit Jokowi dan Prabowo di IKN, Singgung RAPBN 2025


Di dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan merencanakan pembiayaan utang dengan nominal Rp775,9 Triliun pada tahun mendatang.
Dalam buku tersebut, pembiayaan utang akan dipenuhi melalui penarikan  pinjaman senilai Rp133,3 triliun dan penerbitan SBN senilai Rp642,6  triliun.
Pemerintah Republik Indonesia (RI) sudah menetapkan defisit RAPBN 2025 direncanakan sebesar Rp616,2 triliun atau 2,53%.
Sementara pada pembiayaan utang yang berasal dari SBN akan dipenuhi  melalui penerbitan Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah  Negara (SBSN)/Sukuk Negara.
Baca Selengkapnya: Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775,9 Triliun pada 2025</content:encoded></item></channel></rss>
