<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Wanita Diajak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Potensinya Rp1.226 Triliun</title><description>Pasalnya, potensi sangat besar dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi dengan total Rp1.226,2 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051794/pengusaha-wanita-diajak-pengadaan-barang-dan-jasa-pemerintah-potensinya-rp1-226-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051794/pengusaha-wanita-diajak-pengadaan-barang-dan-jasa-pemerintah-potensinya-rp1-226-triliun"/><item><title>Pengusaha Wanita Diajak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Potensinya Rp1.226 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051794/pengusaha-wanita-diajak-pengadaan-barang-dan-jasa-pemerintah-potensinya-rp1-226-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/20/320/3051794/pengusaha-wanita-diajak-pengadaan-barang-dan-jasa-pemerintah-potensinya-rp1-226-triliun</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2024 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Yaser Rafi Pramudya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/20/320/3051794/pengusaha-wanita-diajak-pengadaan-barang-dan-jasa-pemerintah-potensinya-rp1-226-triliun-tsXKgnd3yR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LKPP Ajak Pengusaha Terlibat di Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. (Foto: Okezone.com/LKPP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/20/320/3051794/pengusaha-wanita-diajak-pengadaan-barang-dan-jasa-pemerintah-potensinya-rp1-226-triliun-tsXKgnd3yR.jpg</image><title>LKPP Ajak Pengusaha Terlibat di Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. (Foto: Okezone.com/LKPP)</title></images><description>JAKARTA - Kepala LKPP Hendrar Prihadi mengajak para pengusaha wanita Indonesia untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pasalnya, potensi sangat besar dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi dengan total Rp1.226,2 triliun. Dari jumlah tersebut ada Instruksi Presiden yang mengamanatkan 40% di antaranya dialokasikan untuk belanja produk dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi.
Oleh karena itu, Hendi sapaan akrabnya berharap anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) bisa turut berpartisipasi dalam aktivitas pengadaan barang / jasa pemerintah.

BACA JUGA:
Rekomendasi BPK Perbaiki Proses Pengadaan Barang dan Jasa

&quot;Kami hari ini dari LKPP fokusnya adalah memberikan sebuah informasi tentang pasar yang besar sekali di proses pengadaan barang / jasa,&quot; tutur Hendi, Selasa (20/8/2024).
Hendi meyakinkan jika pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi bisa terlibat dalam aktivitas pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan mudah.

BACA JUGA:
KPK Dalami Pengadaan Lahan terkait Kasus Jalan Tol Trans-Sumatera

&quot;Kalau syarat-syarat dasar kan pasti harus dimiliki, seperti misalnya NIB dan NPWP. Tapi kalau untuk pelaku usaha mikro,kecil semisal produknya belum punya TKDN kan bisa self declare (pernyataan mandiri). Contohnya jualan klepon masak produk impor kan nggak mungkin,&quot; pungkasnya.Menurutnya, pentingnya partisipasi wanita dalam menggerakkan aktivitas ekonomi di Indonesia.
&quot;Saya kira anak muda, warganet, dan wanita memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan positif di Indonesia. Termasuk dalam menyukseskan gerakan Bangga Buatan Indonesia, wanita memiliki peran penting dalam meningkatkan kecintaan masyarakat pada produk Indonesia. Maka saya ucapkan terima kasih kepada IWAPI Jawa Tengah yang telah berkontribusi aktif,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala LKPP Hendrar Prihadi mengajak para pengusaha wanita Indonesia untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pasalnya, potensi sangat besar dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi dengan total Rp1.226,2 triliun. Dari jumlah tersebut ada Instruksi Presiden yang mengamanatkan 40% di antaranya dialokasikan untuk belanja produk dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi.
Oleh karena itu, Hendi sapaan akrabnya berharap anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) bisa turut berpartisipasi dalam aktivitas pengadaan barang / jasa pemerintah.

BACA JUGA:
Rekomendasi BPK Perbaiki Proses Pengadaan Barang dan Jasa

&quot;Kami hari ini dari LKPP fokusnya adalah memberikan sebuah informasi tentang pasar yang besar sekali di proses pengadaan barang / jasa,&quot; tutur Hendi, Selasa (20/8/2024).
Hendi meyakinkan jika pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Koperasi bisa terlibat dalam aktivitas pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan mudah.

BACA JUGA:
KPK Dalami Pengadaan Lahan terkait Kasus Jalan Tol Trans-Sumatera

&quot;Kalau syarat-syarat dasar kan pasti harus dimiliki, seperti misalnya NIB dan NPWP. Tapi kalau untuk pelaku usaha mikro,kecil semisal produknya belum punya TKDN kan bisa self declare (pernyataan mandiri). Contohnya jualan klepon masak produk impor kan nggak mungkin,&quot; pungkasnya.Menurutnya, pentingnya partisipasi wanita dalam menggerakkan aktivitas ekonomi di Indonesia.
&quot;Saya kira anak muda, warganet, dan wanita memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan positif di Indonesia. Termasuk dalam menyukseskan gerakan Bangga Buatan Indonesia, wanita memiliki peran penting dalam meningkatkan kecintaan masyarakat pada produk Indonesia. Maka saya ucapkan terima kasih kepada IWAPI Jawa Tengah yang telah berkontribusi aktif,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
