<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Lahan Luas, Kalimantan Tengah Bisa Jadi Lumbung Pangan Baru</title><description>Kalimantan tengah bisa menjadi lumbung pangan baru didukung dengan luasnya lahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/21/320/3052294/punya-lahan-luas-kalimantan-tengah-bisa-jadi-lumbung-pangan-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/21/320/3052294/punya-lahan-luas-kalimantan-tengah-bisa-jadi-lumbung-pangan-baru"/><item><title>Punya Lahan Luas, Kalimantan Tengah Bisa Jadi Lumbung Pangan Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/21/320/3052294/punya-lahan-luas-kalimantan-tengah-bisa-jadi-lumbung-pangan-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/21/320/3052294/punya-lahan-luas-kalimantan-tengah-bisa-jadi-lumbung-pangan-baru</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2024 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/21/320/3052294/punya-lahan-luas-kalimantan-tengah-bisa-jadi-lumbung-pangan-baru-wqS3GTdTk8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kalteng bisa jadi lumbung pangan baru (Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/21/320/3052294/punya-lahan-luas-kalimantan-tengah-bisa-jadi-lumbung-pangan-baru-wqS3GTdTk8.jpg</image><title>Kalteng bisa jadi lumbung pangan baru (Foto: Kementan)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kalimantan tengah bisa menjadi lumbung pangan baru didukung dengan luasnya lahan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut Provinsi Kalimantan Tengah bisa menjadi solusi masa depan terhadap berbagai persoalan pangan di Indonesia.
Menurut Menteri Amran, Kalimantan Tengahm memiliki potensi besar dengan program oplah dan cetak sawah 500 ribu hektare. Ia pun optimis bahwa potensi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia sudah ada di depan mata.

BACA JUGA:
Ratusan Eskavator asal China Siap Garap Lumbung Pangan Nasional di Merauke


&quot;Saya katakan solusi Indonesia untuk pangan itu bisa diberesin dari Kalimantan Tengah sehingga kami selalu datang ke sini karena melihat potensi besar. Kami melihat ada lahan untuk pertanian itu 2,7 juta hektare. Dari 2,7 juta hektare itu kita butuh 500 ribu hektare untuk padi,&quot; ujarnya, Selasa (21/8/2024).
Mentan yakin dalam waktu dekat, Indonesia bisa mewujudkan swasembada dan menutup kekurangan pangan yang ada saat ini, yaitu sebesar 4 juta ton. Menurutnya, jika ini dipersiapkan dengan baik, maka dalam beberapa tahun ke depan masalah pangan bisa diselesaikan.

BACA JUGA:
Masyarakat Adat Dukung Program Pemerintah Wujudkan Lumbung Pangan Nasional di Merauke


&quot;Kalau ini kita kerjakan baik-baik, 3 tahun ke depan masalah pangan bisa kita selesaikan. Artinya apa? shortage pemerintah 4 juta ton itu bisa kita diselesaikan di Kalimantan bahkan kita bisa capai swasembada,&quot; kata Mentan Amran.
Mentan menyatakan, kolaborasi pemrograman dan pihak terkait di  Kalimantan Tengah sudah sangat luar bisa, di mana semua program  Kementerian Pertanian berjalan dengan sangat baik. Meski demikian, dia  ingin ada lompatan besar menuju Indonesia lumbung pangan dunia.
&quot;Saya bangga ke Kalimantan Tengah karena terus menjaga kekompakannya.  Pak Kapolda, Pak Danrem luar biasa, Ibu Asisten juga luar biasa dan  sangat kompak,&quot; katanya.
Sebagai informasi, saat ini pemerintah tengah menyiapkan program  Upsus Optimasi Lahan Rawa di Kalimantan Tengah sebesar 500.000 hektare  yang tersebar di 14 Kabupaten Kota se-Kalimantan Tengah.
Mengenai hal ini, Mentan mengajak Masyarakat Kalimantan Tengah untuk  bersama-sama mengawal jalannya rencana tersebut. Menurut Mentan,  keterlibatan masyarakat akan menghasilkan kekuatan ekonomi yang jauh  lebih besar terutama dalam menghadapi berbagai krisis multidimensi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kalimantan tengah bisa menjadi lumbung pangan baru didukung dengan luasnya lahan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut Provinsi Kalimantan Tengah bisa menjadi solusi masa depan terhadap berbagai persoalan pangan di Indonesia.
Menurut Menteri Amran, Kalimantan Tengahm memiliki potensi besar dengan program oplah dan cetak sawah 500 ribu hektare. Ia pun optimis bahwa potensi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia sudah ada di depan mata.

BACA JUGA:
Ratusan Eskavator asal China Siap Garap Lumbung Pangan Nasional di Merauke


&quot;Saya katakan solusi Indonesia untuk pangan itu bisa diberesin dari Kalimantan Tengah sehingga kami selalu datang ke sini karena melihat potensi besar. Kami melihat ada lahan untuk pertanian itu 2,7 juta hektare. Dari 2,7 juta hektare itu kita butuh 500 ribu hektare untuk padi,&quot; ujarnya, Selasa (21/8/2024).
Mentan yakin dalam waktu dekat, Indonesia bisa mewujudkan swasembada dan menutup kekurangan pangan yang ada saat ini, yaitu sebesar 4 juta ton. Menurutnya, jika ini dipersiapkan dengan baik, maka dalam beberapa tahun ke depan masalah pangan bisa diselesaikan.

BACA JUGA:
Masyarakat Adat Dukung Program Pemerintah Wujudkan Lumbung Pangan Nasional di Merauke


&quot;Kalau ini kita kerjakan baik-baik, 3 tahun ke depan masalah pangan bisa kita selesaikan. Artinya apa? shortage pemerintah 4 juta ton itu bisa kita diselesaikan di Kalimantan bahkan kita bisa capai swasembada,&quot; kata Mentan Amran.
Mentan menyatakan, kolaborasi pemrograman dan pihak terkait di  Kalimantan Tengah sudah sangat luar bisa, di mana semua program  Kementerian Pertanian berjalan dengan sangat baik. Meski demikian, dia  ingin ada lompatan besar menuju Indonesia lumbung pangan dunia.
&quot;Saya bangga ke Kalimantan Tengah karena terus menjaga kekompakannya.  Pak Kapolda, Pak Danrem luar biasa, Ibu Asisten juga luar biasa dan  sangat kompak,&quot; katanya.
Sebagai informasi, saat ini pemerintah tengah menyiapkan program  Upsus Optimasi Lahan Rawa di Kalimantan Tengah sebesar 500.000 hektare  yang tersebar di 14 Kabupaten Kota se-Kalimantan Tengah.
Mengenai hal ini, Mentan mengajak Masyarakat Kalimantan Tengah untuk  bersama-sama mengawal jalannya rencana tersebut. Menurut Mentan,  keterlibatan masyarakat akan menghasilkan kekuatan ekonomi yang jauh  lebih besar terutama dalam menghadapi berbagai krisis multidimensi.</content:encoded></item></channel></rss>
