<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBNU Siap Kelola Tambang 26 Ribu Ha di Kaltim</title><description>Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) siap mengelola tambang seluas 26 ribu hektar di Kalimantan Timur (Kaltim).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/320/3052918/pbnu-siap-kelola-tambang-26-ribu-ha-di-kaltim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/320/3052918/pbnu-siap-kelola-tambang-26-ribu-ha-di-kaltim"/><item><title>PBNU Siap Kelola Tambang 26 Ribu Ha di Kaltim</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/320/3052918/pbnu-siap-kelola-tambang-26-ribu-ha-di-kaltim</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/320/3052918/pbnu-siap-kelola-tambang-26-ribu-ha-di-kaltim</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2024 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/22/320/3052918/pbnu-siap-kelola-tambang-26-ribu-ha-di-kaltim-cckspTHAi0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PBNU siap kelola tambang di Kaltim (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/22/320/3052918/pbnu-siap-kelola-tambang-26-ribu-ha-di-kaltim-cckspTHAi0.jpeg</image><title>PBNU siap kelola tambang di Kaltim (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) siap mengelola tambang seluas 26 ribu hektar di Kalimantan Timur (Kaltim). Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan izin usaha pertambangan (IUP) kepada PBNU.
&quot;Kami sampaikan terima kasih kepada presiden yang telah memberikan konsesi sampai dengan terbitnya IUP, sehingga kami sekarang siap untuk segera mengerjakan usaha pertambangan di lokasi yang sudah ditentukan,&quot; kata Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)  di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

BACA JUGA:
PBNU Berterima Kasih ke Jokowi karena Bisa Bisnis Tambang dan Siap Investasi di IKN

Gus Yahya mengatakan bahwa lokasi tambang yang diberikan kepada PBNU berada di Kalimantan Timur, tepatnya bekas PT Kaltim Prima Coal (KPC).
&quot;Di Kalimantan Timur, eks KPC, relinquish dari KPC. Luasannya 26 ribu hektare. produksinya baru sebagian dieksplorasi, sebagian kecil saja dieksplor,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Bahlil: Izin Tambang PBNU Rampung, Muhammadiyah Masih Proses

Gus Yahya mengatakan bahwa PBNU akan mulai memproduksi pada bulan Januari.
&quot;Segera, karena IUP sudah kelar mudah-mudahan Januari sudah bisa bekerja,&quot; katanya.
Meski begitu, Gus Yahya menyebut Bahwa struktur pengelolaan tambang oleh PBNU sampai saat ini masih dalam proses.
&quot;Kita belum membuat struktur lengkap soal perusahaan itu, nanti akan diumumkan pada saatnya,&quot; ungkapnya.Selain itu, Gus Yahya juga belum bisa mengungkapkan PBNU juga belum  menentukan konsep pengelolaan tambang. Hingga saat ini PBNU masih  berkoordinasi dengan jaringan bisnis.
&quot;Iya belum kami belum sampai ke sana lah. IUP-nya belum  ditandatangani. Kami juga masih koordinasi juga dengan teman teman  jaringan bisnis yang dikenal NU apa saja yang harus kita lakukan,&quot;  ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) siap mengelola tambang seluas 26 ribu hektar di Kalimantan Timur (Kaltim). Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan izin usaha pertambangan (IUP) kepada PBNU.
&quot;Kami sampaikan terima kasih kepada presiden yang telah memberikan konsesi sampai dengan terbitnya IUP, sehingga kami sekarang siap untuk segera mengerjakan usaha pertambangan di lokasi yang sudah ditentukan,&quot; kata Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)  di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

BACA JUGA:
PBNU Berterima Kasih ke Jokowi karena Bisa Bisnis Tambang dan Siap Investasi di IKN

Gus Yahya mengatakan bahwa lokasi tambang yang diberikan kepada PBNU berada di Kalimantan Timur, tepatnya bekas PT Kaltim Prima Coal (KPC).
&quot;Di Kalimantan Timur, eks KPC, relinquish dari KPC. Luasannya 26 ribu hektare. produksinya baru sebagian dieksplorasi, sebagian kecil saja dieksplor,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Bahlil: Izin Tambang PBNU Rampung, Muhammadiyah Masih Proses

Gus Yahya mengatakan bahwa PBNU akan mulai memproduksi pada bulan Januari.
&quot;Segera, karena IUP sudah kelar mudah-mudahan Januari sudah bisa bekerja,&quot; katanya.
Meski begitu, Gus Yahya menyebut Bahwa struktur pengelolaan tambang oleh PBNU sampai saat ini masih dalam proses.
&quot;Kita belum membuat struktur lengkap soal perusahaan itu, nanti akan diumumkan pada saatnya,&quot; ungkapnya.Selain itu, Gus Yahya juga belum bisa mengungkapkan PBNU juga belum  menentukan konsep pengelolaan tambang. Hingga saat ini PBNU masih  berkoordinasi dengan jaringan bisnis.
&quot;Iya belum kami belum sampai ke sana lah. IUP-nya belum  ditandatangani. Kami juga masih koordinasi juga dengan teman teman  jaringan bisnis yang dikenal NU apa saja yang harus kita lakukan,&quot;  ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
