<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Temui Jokowi, PBNU Segera Investasi di IKN Beli Tanah 100 Ha</title><description>Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengungkapkan pihaknya bakal melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/470/3052866/usai-temui-jokowi-pbnu-segera-investasi-di-ikn-beli-tanah-100-ha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/470/3052866/usai-temui-jokowi-pbnu-segera-investasi-di-ikn-beli-tanah-100-ha"/><item><title>Usai Temui Jokowi, PBNU Segera Investasi di IKN Beli Tanah 100 Ha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/470/3052866/usai-temui-jokowi-pbnu-segera-investasi-di-ikn-beli-tanah-100-ha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/22/470/3052866/usai-temui-jokowi-pbnu-segera-investasi-di-ikn-beli-tanah-100-ha</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2024 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/22/470/3052866/usai-temui-jokowi-pbnu-segera-investasi-di-ikn-beli-tanah-100-ha-K9QOaNeDyH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PBNU Bakal Investasi di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/22/470/3052866/usai-temui-jokowi-pbnu-segera-investasi-di-ikn-beli-tanah-100-ha-K9QOaNeDyH.jpg</image><title>PBNU Bakal Investasi di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengungkapkan  pihaknya bakal melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Awalnya, Gus Yahya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi terkait penerbitan izin usaha pertambangan (IUP).

BACA JUGA:
Syarat CPNS 2024, Siap Ditempatkan di Seluruh Indonesia Termasuk IKN

&quot;Kami sampaikan terima kasih kepada presiden yang telah memberikan konsesi sampai dengan terbitnya IUP, sehingga kami sekarang siap untuk segera mengerjakan usaha pertambangan di lokasi yang sudah ditentukan,&quot; kata Gus Yahya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xOC80LzE4NDA5Mi8zL3BvTTRwdTlEOERz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, Gus Yahya bersama dengan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di IKN.
&quot;Dan kemudian kami juga sampaikan kepada bapak presiden bahwa kami ingin juga ikut berinvestasi di IKN,&quot; kata Gus Yahya.

BACA JUGA:
Anggaran IKN Bengkak Imbas Inflasi dan Kenaikan Harga, Ini Kata PUPR

Gus Yahya menjelaskan bahwa pihaknya bakal membeli tanah sekitar 100 hektar untuk dibangun fasilitas keorganisasian PBNU dan lainnya.&quot;Nanti insyaallah kami ingin membeli tanah di IKN itu, ya mudah-mudahan bisa sampai 100 hektare misalnya, untuk kemudian kami gunakan untuk membangun sejumlah fasilitas untuk organisasi dan juga fasilitas-fasilitas pendidikan, kesehatan, fasilitas keagamaan dan lain-lain Insya Allah,&quot; jelasnya.
Presiden Jokowi, katanya, merestui hal tersebut. Maka dari itu, lanjutnya, PBNU akan mengambil langkah-langkah dan berkomunikasi dengan otorita IKN.
&quot;Itu yang tadi kami bicarakan dengan bapak presiden, ada sejumlah saran-saran beliau mengenai lokasi yang bagus untuk bisa dibeli oleh NU di IKN. Kemudian fasilitas-fasilitas apa yang mungkin bisa dibangun oleh NU di IKN&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengungkapkan  pihaknya bakal melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Awalnya, Gus Yahya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi terkait penerbitan izin usaha pertambangan (IUP).

BACA JUGA:
Syarat CPNS 2024, Siap Ditempatkan di Seluruh Indonesia Termasuk IKN

&quot;Kami sampaikan terima kasih kepada presiden yang telah memberikan konsesi sampai dengan terbitnya IUP, sehingga kami sekarang siap untuk segera mengerjakan usaha pertambangan di lokasi yang sudah ditentukan,&quot; kata Gus Yahya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8xOC80LzE4NDA5Mi8zL3BvTTRwdTlEOERz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, Gus Yahya bersama dengan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di IKN.
&quot;Dan kemudian kami juga sampaikan kepada bapak presiden bahwa kami ingin juga ikut berinvestasi di IKN,&quot; kata Gus Yahya.

BACA JUGA:
Anggaran IKN Bengkak Imbas Inflasi dan Kenaikan Harga, Ini Kata PUPR

Gus Yahya menjelaskan bahwa pihaknya bakal membeli tanah sekitar 100 hektar untuk dibangun fasilitas keorganisasian PBNU dan lainnya.&quot;Nanti insyaallah kami ingin membeli tanah di IKN itu, ya mudah-mudahan bisa sampai 100 hektare misalnya, untuk kemudian kami gunakan untuk membangun sejumlah fasilitas untuk organisasi dan juga fasilitas-fasilitas pendidikan, kesehatan, fasilitas keagamaan dan lain-lain Insya Allah,&quot; jelasnya.
Presiden Jokowi, katanya, merestui hal tersebut. Maka dari itu, lanjutnya, PBNU akan mengambil langkah-langkah dan berkomunikasi dengan otorita IKN.
&quot;Itu yang tadi kami bicarakan dengan bapak presiden, ada sejumlah saran-saran beliau mengenai lokasi yang bagus untuk bisa dibeli oleh NU di IKN. Kemudian fasilitas-fasilitas apa yang mungkin bisa dibangun oleh NU di IKN&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
