<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Melemah Tertekan Saham Teknologi</title><description>Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (22/8/2024) waktu setempat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/278/3053180/wall-street-melemah-tertekan-saham-teknologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/278/3053180/wall-street-melemah-tertekan-saham-teknologi"/><item><title>Wall Street Melemah Tertekan Saham Teknologi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/278/3053180/wall-street-melemah-tertekan-saham-teknologi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/278/3053180/wall-street-melemah-tertekan-saham-teknologi</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2024 07:49 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/23/278/3053180/wall-street-melemah-tertekan-saham-teknologi-G0sOzQsKFZ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/23/278/3053180/wall-street-melemah-tertekan-saham-teknologi-G0sOzQsKFZ.jpeg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (22/8/2024) waktu setempat. Ketiga indeks saham utama bursa saham AS terbebani oleh saham teknologi.
Pasar saham melemah disebabkan juga oleh naiknya imbal hasil Treasury AS dan berkurangnya kekhawatiran resesi.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI), turun 177,71 poin, atau 0,43%, menjadi 40.712,78. S&amp;amp;P 500 (.SPX), turun 50,21 poin, atau 0,89%, menjadi 5.570,64 dan Nasdaq Composite (.IXIC), turun 299,63 poin, atau 1,67%, menjadi 17.619,35.

BACA JUGA:
3 Indeks Utama Wall Street Lesu Jelang Jackson Hole


Pejabat bank sentral dari seluruh dunia telah berkumpul di Jackson Hole untuk Simposium Ekonomi tahunan. Investor akan fokus pada pidato Powell pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk tentang waktu dan tingkat siklus pelonggaran kebijakan Fed.
Berita tentang meningkatnya klaim pengangguran AS, menyusul revisi tajam angka gaji acuan pada hari Rabu, tampaknya mengonfirmasi bahwa pasar tenaga kerja kurang kuat dari yang diharapkan dan secara bertahap melemah.

BACA JUGA:
Wall Street Naik Jelang Simposium Ekonomi Jackson Hole


Hal ini meredakan kekhawatiran akan resesi sekaligus memperkuat alasan untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Fed bulan September mendatang.
Di antara 11 sektor utama S&amp;amp;P 500, teknologi (.SPLRCT) mengalami  persentase kerugian terbesar, turun 2,1%. Saham real estat (.SPLRCR)  memimpin kenaikan.
Di antara saham individu, Snowflake (SNOW.N) menaikkan perkiraannya  untuk pendapatan produk setahun penuh. Meski begitu, saham perusahaan  analisis cloud data itu turun 14,7% karena perkiraan marginnya tetap  tidak berubah.
Zoom Video Communications (ZM.O) melonjak 13,0% setelah menaikkan perkiraan pendapatan tahunannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (22/8/2024) waktu setempat. Ketiga indeks saham utama bursa saham AS terbebani oleh saham teknologi.
Pasar saham melemah disebabkan juga oleh naiknya imbal hasil Treasury AS dan berkurangnya kekhawatiran resesi.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI), turun 177,71 poin, atau 0,43%, menjadi 40.712,78. S&amp;amp;P 500 (.SPX), turun 50,21 poin, atau 0,89%, menjadi 5.570,64 dan Nasdaq Composite (.IXIC), turun 299,63 poin, atau 1,67%, menjadi 17.619,35.

BACA JUGA:
3 Indeks Utama Wall Street Lesu Jelang Jackson Hole


Pejabat bank sentral dari seluruh dunia telah berkumpul di Jackson Hole untuk Simposium Ekonomi tahunan. Investor akan fokus pada pidato Powell pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk tentang waktu dan tingkat siklus pelonggaran kebijakan Fed.
Berita tentang meningkatnya klaim pengangguran AS, menyusul revisi tajam angka gaji acuan pada hari Rabu, tampaknya mengonfirmasi bahwa pasar tenaga kerja kurang kuat dari yang diharapkan dan secara bertahap melemah.

BACA JUGA:
Wall Street Naik Jelang Simposium Ekonomi Jackson Hole


Hal ini meredakan kekhawatiran akan resesi sekaligus memperkuat alasan untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Fed bulan September mendatang.
Di antara 11 sektor utama S&amp;amp;P 500, teknologi (.SPLRCT) mengalami  persentase kerugian terbesar, turun 2,1%. Saham real estat (.SPLRCR)  memimpin kenaikan.
Di antara saham individu, Snowflake (SNOW.N) menaikkan perkiraannya  untuk pendapatan produk setahun penuh. Meski begitu, saham perusahaan  analisis cloud data itu turun 14,7% karena perkiraan marginnya tetap  tidak berubah.
Zoom Video Communications (ZM.O) melonjak 13,0% setelah menaikkan perkiraan pendapatan tahunannya.</content:encoded></item></channel></rss>
