<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Merger BUMN Karya, Begini Kata WIKA</title><description>Kabar terbaru rencana penggabungan usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/320/3053270/merger-bumn-karya-begini-kata-wika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/320/3053270/merger-bumn-karya-begini-kata-wika"/><item><title>Merger BUMN Karya, Begini Kata WIKA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/320/3053270/merger-bumn-karya-begini-kata-wika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/23/320/3053270/merger-bumn-karya-begini-kata-wika</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2024 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/23/320/3053270/merger-bumn-karya-begini-kata-wika-kvTPzD0oLZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabar terbaru soal merger BUMN karya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/23/320/3053270/merger-bumn-karya-begini-kata-wika-kvTPzD0oLZ.jpg</image><title>Kabar terbaru soal merger BUMN karya (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; Kabar terbaru rencana penggabungan usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP). Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya mengatakan bahwa saat ini perseroan sedang melakukan penyiapan baik dari sisi sistem, organisasi dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Erick Thohir-Basuki Sepakati Merger BUMN Karya


&amp;ldquo;Kami berkomunikasi dengan pemegang saham. Saat ini juga sedang mengevaluasi langkah selanjutnya,&amp;rdquo; kata Mahendra saat Media Discussion di Jakarta, dikutip Jumat (23/8/2024).
Berkaitan dengan rencana penggabungan, perseroan mengaku belum menerka apakah akan berpengaruh pada jumlah karyawan. Namun, Mahendra meyakini, selama di Indonesia pembangunan tetap berjalan maka sumber daya manusia juga semakin dibutuhkan.

BACA JUGA:
Rayakan HUT RI, Relawan BUMN di Jembrana Gelar Upacara dan Berbagai Kegiatan Sosial


&amp;ldquo;Interaksi dengan PTPP terkait rencana penggabungan ini kami sifatnya mengikuti arahan dari BUMN. Kalau kerja bareng dengan PTPP sudah biasa, kalau soal penggabungan kita tunggu saja,&amp;rdquo; ujar Mahendra.
Mahendra menegaskan, perseroan siap dengan rencana pemerintah  tersebut, dan akan mendukung mekanisme penggabungan yang ditetapkan  nantinya. Ia meyakini bahwa rencana penggabungan perusahaan-perusahaan  BUMN karya bertujuan mendorong kinerja perusahaan untuk menjadi lebih  baik.
Di sisi lain, Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad mengatakan perseroan  akan menunggu keputusan Kementerian BUMN terkait mekanisme peleburan  keduanya. Novel memastikan saat peleburan tersebut terjadi perseroan  dalam kondisi sehat.</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; Kabar terbaru rencana penggabungan usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP). Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya mengatakan bahwa saat ini perseroan sedang melakukan penyiapan baik dari sisi sistem, organisasi dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Erick Thohir-Basuki Sepakati Merger BUMN Karya


&amp;ldquo;Kami berkomunikasi dengan pemegang saham. Saat ini juga sedang mengevaluasi langkah selanjutnya,&amp;rdquo; kata Mahendra saat Media Discussion di Jakarta, dikutip Jumat (23/8/2024).
Berkaitan dengan rencana penggabungan, perseroan mengaku belum menerka apakah akan berpengaruh pada jumlah karyawan. Namun, Mahendra meyakini, selama di Indonesia pembangunan tetap berjalan maka sumber daya manusia juga semakin dibutuhkan.

BACA JUGA:
Rayakan HUT RI, Relawan BUMN di Jembrana Gelar Upacara dan Berbagai Kegiatan Sosial


&amp;ldquo;Interaksi dengan PTPP terkait rencana penggabungan ini kami sifatnya mengikuti arahan dari BUMN. Kalau kerja bareng dengan PTPP sudah biasa, kalau soal penggabungan kita tunggu saja,&amp;rdquo; ujar Mahendra.
Mahendra menegaskan, perseroan siap dengan rencana pemerintah  tersebut, dan akan mendukung mekanisme penggabungan yang ditetapkan  nantinya. Ia meyakini bahwa rencana penggabungan perusahaan-perusahaan  BUMN karya bertujuan mendorong kinerja perusahaan untuk menjadi lebih  baik.
Di sisi lain, Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad mengatakan perseroan  akan menunggu keputusan Kementerian BUMN terkait mekanisme peleburan  keduanya. Novel memastikan saat peleburan tersebut terjadi perseroan  dalam kondisi sehat.</content:encoded></item></channel></rss>
