<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akselerasi Transisi Energi, PLN Jalin Kolaborasi Manfaatkan Green Ammonia untuk PLTU</title><description>PLN melalui subholding PLN Indonesia Power (PLN IP) bakal memanfaatkan green ammonia dalam operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan di Banten.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/27/11/3055226/akselerasi-transisi-energi-pln-jalin-kolaborasi-manfaatkan-green-ammonia-untuk-pltu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/27/11/3055226/akselerasi-transisi-energi-pln-jalin-kolaborasi-manfaatkan-green-ammonia-untuk-pltu"/><item><title>Akselerasi Transisi Energi, PLN Jalin Kolaborasi Manfaatkan Green Ammonia untuk PLTU</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/27/11/3055226/akselerasi-transisi-energi-pln-jalin-kolaborasi-manfaatkan-green-ammonia-untuk-pltu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/27/11/3055226/akselerasi-transisi-energi-pln-jalin-kolaborasi-manfaatkan-green-ammonia-untuk-pltu</guid><pubDate>Selasa 27 Agustus 2024 23:22 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/27/11/3055226/pln_green_ammonia-hlUR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN jalin kolaborasi manfaatkan green ammonia untuk PLTU. (Foto: dok PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/27/11/3055226/pln_green_ammonia-hlUR_large.jpg</image><title>PLN jalin kolaborasi manfaatkan green ammonia untuk PLTU. (Foto: dok PLN)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Indonesia Power (PLN IP) bakal memanfaatkan green ammonia&amp;nbsp;dalam operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan di Banten.&#13;
&#13;
Upaya mengakselerasi transisi energi ini tercermin melalui agenda penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding&amp;nbsp;(MoU) antara PLN IP, PT Pupuk Kujang dan Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI Corporation) pada Rabu (21/8) di Jakarta.&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya terus berinovasi menurunkan emisi sektor ketenagalistrikan, salah satunya melalui pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;pada PLTU.&#13;
&#13;
Terobosan ini merupakan upaya PLN dalam mempercepat transisi energi dan mendukung target Pemerintah mencapai target Net Zero Emissions&amp;nbsp;pada 2060.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan kolaborasi yang inovatif ini, diharapkan pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;mampu menjadi pengganti batu bara sehingga dapat menurunkan emisi dan tentunya sejalan dengan tujuan Pemerintah mewujudkan NZE pada 2060,&amp;quot; ucap Darmawan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN IP Edwin Nugraha mengungkapkan, pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;dapat mengurangi penggunaan batu bara untuk energi primer PLTU. Rencananya, pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;akan diterapkan di Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 2 Labuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;PLTU Banten 2 Labuan akan dijadikan pilot project&amp;nbsp;untuk penggunaan green ammonia pada PLTU lainnya, jika ini telah dilakukan maka akan menurunkan emisi karbon yang dihasilkan sektor kelistrikan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Untuk memanfaatkan green ammonia&amp;nbsp;sebagai energi primer, PLN Indonesia Power melakukan studi kelayakan dengan menggandeng PT Pupuk Kujang dan IHI Corporation.&#13;
&#13;
Melalui kerja sama ini PLN IP, IHI dan Pupuk Kujang akan mengkaji aspek teknis dan ekonomi dari seluruh rantai nilai mulai dari pasokan green ammonia&amp;nbsp;hingga penerapan pembakaran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PLTU Labuan, Banten. (Foto: dok PLN)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Secara khusus, IHI akan menangani kajian teknis terkait demonstrasi pembakaran amonia, PLN IP akan menyediakan pembangkit listrik dan personel operasi, dan Pupuk Kujang akan menangani produksi dan pasokan green ammonia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam upaya kami beralih ke sumber energi yang lebih berkelanjutan. Green ammonia&amp;nbsp;memiliki potensi besar untuk mengurangi jejak karbon dan mendukung masa depan energi yang lebih bersih di Indonesia,&amp;quot; ucap Edwin.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Utama PT Pupuk Kujang Maryono mengatakan, Pupuk Kujang mendukung kolaborasi penggunaan green ammonia&amp;nbsp;dalam mengurangi emisi karbon pada pembangkit listrik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai produsen green ammonia, Pupuk Kujang sangat antusias untuk terlibat dalam studi inovatif ini. Kolaborasi ini memungkinkan kami berkontribusi pada solusi energi berkelanjutan mengeksplorasi potensi green ammonia&amp;nbsp;yang sejalan dengan komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan,&amp;quot; tutur&amp;nbsp;Maryono.&#13;
&#13;
Associate Director IHI Corporation, Shinichi Takano menyambut baik kolaborasi teknologi dalam transisi energi, khususnya inovasi terkait green ammonia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan PLN Indonesia Power dan Pupuk Kujang, teknologi amonia kami dapat membantu mentransformasi energi di Indonesia, membuka jalan menuju masa depan yang lebih hijau,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Indonesia Power (PLN IP) bakal memanfaatkan green ammonia&amp;nbsp;dalam operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan di Banten.&#13;
&#13;
Upaya mengakselerasi transisi energi ini tercermin melalui agenda penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding&amp;nbsp;(MoU) antara PLN IP, PT Pupuk Kujang dan Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI Corporation) pada Rabu (21/8) di Jakarta.&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya terus berinovasi menurunkan emisi sektor ketenagalistrikan, salah satunya melalui pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;pada PLTU.&#13;
&#13;
Terobosan ini merupakan upaya PLN dalam mempercepat transisi energi dan mendukung target Pemerintah mencapai target Net Zero Emissions&amp;nbsp;pada 2060.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan kolaborasi yang inovatif ini, diharapkan pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;mampu menjadi pengganti batu bara sehingga dapat menurunkan emisi dan tentunya sejalan dengan tujuan Pemerintah mewujudkan NZE pada 2060,&amp;quot; ucap Darmawan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN IP Edwin Nugraha mengungkapkan, pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;dapat mengurangi penggunaan batu bara untuk energi primer PLTU. Rencananya, pemanfaatan green ammonia&amp;nbsp;akan diterapkan di Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 2 Labuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;PLTU Banten 2 Labuan akan dijadikan pilot project&amp;nbsp;untuk penggunaan green ammonia pada PLTU lainnya, jika ini telah dilakukan maka akan menurunkan emisi karbon yang dihasilkan sektor kelistrikan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Untuk memanfaatkan green ammonia&amp;nbsp;sebagai energi primer, PLN Indonesia Power melakukan studi kelayakan dengan menggandeng PT Pupuk Kujang dan IHI Corporation.&#13;
&#13;
Melalui kerja sama ini PLN IP, IHI dan Pupuk Kujang akan mengkaji aspek teknis dan ekonomi dari seluruh rantai nilai mulai dari pasokan green ammonia&amp;nbsp;hingga penerapan pembakaran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PLTU Labuan, Banten. (Foto: dok PLN)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Secara khusus, IHI akan menangani kajian teknis terkait demonstrasi pembakaran amonia, PLN IP akan menyediakan pembangkit listrik dan personel operasi, dan Pupuk Kujang akan menangani produksi dan pasokan green ammonia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam upaya kami beralih ke sumber energi yang lebih berkelanjutan. Green ammonia&amp;nbsp;memiliki potensi besar untuk mengurangi jejak karbon dan mendukung masa depan energi yang lebih bersih di Indonesia,&amp;quot; ucap Edwin.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Utama PT Pupuk Kujang Maryono mengatakan, Pupuk Kujang mendukung kolaborasi penggunaan green ammonia&amp;nbsp;dalam mengurangi emisi karbon pada pembangkit listrik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai produsen green ammonia, Pupuk Kujang sangat antusias untuk terlibat dalam studi inovatif ini. Kolaborasi ini memungkinkan kami berkontribusi pada solusi energi berkelanjutan mengeksplorasi potensi green ammonia&amp;nbsp;yang sejalan dengan komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan,&amp;quot; tutur&amp;nbsp;Maryono.&#13;
&#13;
Associate Director IHI Corporation, Shinichi Takano menyambut baik kolaborasi teknologi dalam transisi energi, khususnya inovasi terkait green ammonia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan PLN Indonesia Power dan Pupuk Kujang, teknologi amonia kami dapat membantu mentransformasi energi di Indonesia, membuka jalan menuju masa depan yang lebih hijau,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
