<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Progres Merger Adhi Karya dengan Nindya dan Brantas Abipraya</title><description>PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membeberkan kabar terbaru terkait rencana integrasi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055566/begini-progres-merger-adhi-karya-dengan-nindya-dan-brantas-abipraya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055566/begini-progres-merger-adhi-karya-dengan-nindya-dan-brantas-abipraya"/><item><title>Begini Progres Merger Adhi Karya dengan Nindya dan Brantas Abipraya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055566/begini-progres-merger-adhi-karya-dengan-nindya-dan-brantas-abipraya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055566/begini-progres-merger-adhi-karya-dengan-nindya-dan-brantas-abipraya</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2024 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/28/320/3055566/begini-progres-merger-adhi-karya-dengan-nindya-dan-brantas-abipraya-AW2Qu5ydqx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Begini Progres Merger Adhi Karya dengan Nindya dan Brantas Abipraya. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/28/320/3055566/begini-progres-merger-adhi-karya-dengan-nindya-dan-brantas-abipraya-AW2Qu5ydqx.jpg</image><title>Begini Progres Merger Adhi Karya dengan Nindya dan Brantas Abipraya. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membeberkan kabar terbaru terkait rencana integrasi dengan PT Nindya Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero).
Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson mengatakan diberi mandat Kementerian BUMN untuk melakukan persiapan terkait rencana integrasi ini. Dalam hal ini, manajemen ADHI tengah dalam proses menyamakan laporan, culture, sistem dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
PMN Adhi Karya Sudah Terpakai 51,99% dari Alokasi Rp1,97 Triliun

&amp;ldquo;Kami sudah diberitahukan dan sedang dalam persiapan,&amp;rdquo; kata Entus dalam Public Expose Live 2024 secara daring pada Rabu (28/8/2024).
Entus menyebut, ketiga perusahaan BUMN itu nantinya akan membentuk sebuah perusahaan holding baru. Saat ini rencana tersebut telah sampai pada tahap evaluasi dengan konsultan mengenai manfaat dari integrasi ketiganya.

BACA JUGA:
Merger BUMN Karya, Begini Kata WIKA

Selanjutnya, hasil evaluasi dengan konsultan akan kembali dievaluasi dengan konsorsium konsultan untuk membahas soal pajak, keuangan, legal dan sumber daya manusia (SDM).
&amp;ldquo;Proses ini diharapkan akan dilakukan secara hati-hati, mengingat integrasi ini untuk menambah nilai dan penyelamatan dari masing-masing perusahaan karya,&amp;rdquo; imbuh Entus.Perihal kinerja, ADHI mengantongi kontrak baru sebesar Rp12 triliun hingga Juli 2024. Perolehan kontrak baru di Juli 2024 didapat dari pekerjaan proyek gedung sebesar 50 persen, sumber daya air sebesar 29 persen, proyek jalan &amp;amp; jembatan sebesar 9 besar, sedangkan sisanya diperoleh dari proyek properti dan manufaktur.
Di sisi lain, sumber pendanaan bersumber dari pemerintah (Pemerintah, BUMN/D, Loan) sebesar 81 persen dan sisanya bersumber dari swasta sebesar 19 persen. Sementara ditinjau dari lini bisnis, perolehan kontrak masih didominasi 90 persen dari lini engineering &amp;amp; construction, sebesar 4 persen dari lini property &amp;amp; hospitality, sebesar 4 persen manufaktur, dan 2 persen dari lini investment &amp;amp; concessions.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membeberkan kabar terbaru terkait rencana integrasi dengan PT Nindya Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero).
Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson mengatakan diberi mandat Kementerian BUMN untuk melakukan persiapan terkait rencana integrasi ini. Dalam hal ini, manajemen ADHI tengah dalam proses menyamakan laporan, culture, sistem dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
PMN Adhi Karya Sudah Terpakai 51,99% dari Alokasi Rp1,97 Triliun

&amp;ldquo;Kami sudah diberitahukan dan sedang dalam persiapan,&amp;rdquo; kata Entus dalam Public Expose Live 2024 secara daring pada Rabu (28/8/2024).
Entus menyebut, ketiga perusahaan BUMN itu nantinya akan membentuk sebuah perusahaan holding baru. Saat ini rencana tersebut telah sampai pada tahap evaluasi dengan konsultan mengenai manfaat dari integrasi ketiganya.

BACA JUGA:
Merger BUMN Karya, Begini Kata WIKA

Selanjutnya, hasil evaluasi dengan konsultan akan kembali dievaluasi dengan konsorsium konsultan untuk membahas soal pajak, keuangan, legal dan sumber daya manusia (SDM).
&amp;ldquo;Proses ini diharapkan akan dilakukan secara hati-hati, mengingat integrasi ini untuk menambah nilai dan penyelamatan dari masing-masing perusahaan karya,&amp;rdquo; imbuh Entus.Perihal kinerja, ADHI mengantongi kontrak baru sebesar Rp12 triliun hingga Juli 2024. Perolehan kontrak baru di Juli 2024 didapat dari pekerjaan proyek gedung sebesar 50 persen, sumber daya air sebesar 29 persen, proyek jalan &amp;amp; jembatan sebesar 9 besar, sedangkan sisanya diperoleh dari proyek properti dan manufaktur.
Di sisi lain, sumber pendanaan bersumber dari pemerintah (Pemerintah, BUMN/D, Loan) sebesar 81 persen dan sisanya bersumber dari swasta sebesar 19 persen. Sementara ditinjau dari lini bisnis, perolehan kontrak masih didominasi 90 persen dari lini engineering &amp;amp; construction, sebesar 4 persen dari lini property &amp;amp; hospitality, sebesar 4 persen manufaktur, dan 2 persen dari lini investment &amp;amp; concessions.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
