<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertagas Pasok Gas ke Indocement (INTP)</title><description>PT Pertamina Gas (Pertagas) memasok kebutuhan gas ke PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055635/pertagas-pasok-gas-ke-indocement-intp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055635/pertagas-pasok-gas-ke-indocement-intp"/><item><title>Pertagas Pasok Gas ke Indocement (INTP)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055635/pertagas-pasok-gas-ke-indocement-intp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/28/320/3055635/pertagas-pasok-gas-ke-indocement-intp</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2024 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/28/320/3055635/pertagas-pasok-gas-ke-indocement-intp-5E9rmYgVvf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertagas Pasok Gas ke Indocement (Foto: Dokumentasi Pertagas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/28/320/3055635/pertagas-pasok-gas-ke-indocement-intp-5E9rmYgVvf.jpg</image><title>Pertagas Pasok Gas ke Indocement (Foto: Dokumentasi Pertagas)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina Gas (Pertagas) memasok kebutuhan gas ke PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) serta sektor industri dan kelistrikan di Jawa Barat dari Lapangan Citarik yang dikelola PT Pertamina EP.

Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso mengatakan, melalui kerja sama dengan Pertamina EP, Pertagas akan memenuhi kebutuhan gas untuk pembangkit listrik, serta produksi semen putih milik Indocement yang dialirkan dari Lapangan Citarik melalui pipa transmisi Pertagas.

&amp;ldquo;Penandatanganan PJBG dengan PEP, diharapkan dapat memacu Pertagas untuk memperluas jangkauan pasar,&amp;rdquo; kata Gamal di Jakarta, Rabu (28/8/2024).

BACA JUGA:Pertagas Niaga Pasok LNG ke Perusahaan Sawit Malaysia&amp;nbsp;


Dia menambahkan, pemanfaatan sumber pasokan domestik dari Citarik ke Jawa Barat ditujukan untuk kebutuhan pabrik semen putih, industri, dan kelistrikan. Langkah konkret yang dilakukan tersebut juga sebagai wujud sinergi Pertamina Group untuk memberikan mutual benefit pada kedua perusahaan.

Pertagas sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Strategis dengan PT Pertamina EP (PEP) untuk pembelian gas dari Lapangan Citarik yang dilaksanakan pada gelaran IOG Supply Chain &amp;amp; National Capacity Summit 2024 (IOG SCM Summit) di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2024.

PJBG yang ditandatangani Gamal Imam Santoso, selaku Direktur Utama Pertamina Gas, dan Wisnu Hindadari, selaku Direktur Utama Pertamina EP disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri ESDM dan Kepala SKK Migas

BACA JUGA:Pertagas Jajaki Kerja Sama LNG Hub Terminal Arun dengan Korsel&amp;nbsp;


Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kedua perusahaan untuk mendukung kebutuhan energi nasional dan memastikan keberlanjutan pasokan gas di wilayah strategis.

Penandatanganan PJBG Pertagas dengan PEP juga mencerminkan sinergi yang erat antara perusahaan energi terkemuka di Indonesia dan regulator, dalam rangka memajukan industri energi dan meningkatkan keandalan pasokan energi bagi sektor industri dan kelistrikan di Jawa Barat.

Indocement Tunggal Prakarsa merupakan satu-satunya produsen semen putih di Indonesia yang membutuhkan gas untuk proses produksinya, sehingga menghasilkan produk yang bermutu dan ramah lingkungan.



Suplai gas kepada Indocement oleh Pertagas telah dimulai sejak 3 Januari 2023. Suplai gas dari pengaliran perdana hingga Juli 2024 sudah mencapai 3.565 MMSCF.



Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan ada tiga kunci strategis dalam memastikan keseimbangan keamanan energi Indonesia. Salah satunya adalah memanfaatkan pasokan dalam negeri.



Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto berharap, diskusi dalam IOG SCM Summit diselenggarakan untuk memperkuat industri hulu migas serta memastikan pasokan yang tidak hanya kuat, tetapi juga cukup fleksibel untuk beradaptasi dengan pasar global.



Pada kesempatan terpisah, Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif Reforminer Institute, mengatakan dalam bisnis gas itu biasanya masalah komitmen jual belinya yang paling krusial.



&amp;ldquo;Perlu dipastikan ketika ada komitmen jual beli sudah seattle, sehingga infrastruktur yang dibangun tidak sia-sia,&amp;rdquo; kata Komaidi.



Komaidi mengatakan peran Pertagas sendiri cukup sentral dalam penyaluran gas domestik. Hal ini seiring dengan pembangunan jaringan pipa gas transmisi yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang kemudian operasional penyalurannya dilakukan oleh BUMN.



&amp;ldquo;Peran Pertagas sangat sentral, karena domainnya disitu. Apalagi infrastrukturnya sudah terbangun,&amp;rdquo; kata dia

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina Gas (Pertagas) memasok kebutuhan gas ke PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) serta sektor industri dan kelistrikan di Jawa Barat dari Lapangan Citarik yang dikelola PT Pertamina EP.

Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso mengatakan, melalui kerja sama dengan Pertamina EP, Pertagas akan memenuhi kebutuhan gas untuk pembangkit listrik, serta produksi semen putih milik Indocement yang dialirkan dari Lapangan Citarik melalui pipa transmisi Pertagas.

&amp;ldquo;Penandatanganan PJBG dengan PEP, diharapkan dapat memacu Pertagas untuk memperluas jangkauan pasar,&amp;rdquo; kata Gamal di Jakarta, Rabu (28/8/2024).

BACA JUGA:Pertagas Niaga Pasok LNG ke Perusahaan Sawit Malaysia&amp;nbsp;


Dia menambahkan, pemanfaatan sumber pasokan domestik dari Citarik ke Jawa Barat ditujukan untuk kebutuhan pabrik semen putih, industri, dan kelistrikan. Langkah konkret yang dilakukan tersebut juga sebagai wujud sinergi Pertamina Group untuk memberikan mutual benefit pada kedua perusahaan.

Pertagas sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Strategis dengan PT Pertamina EP (PEP) untuk pembelian gas dari Lapangan Citarik yang dilaksanakan pada gelaran IOG Supply Chain &amp;amp; National Capacity Summit 2024 (IOG SCM Summit) di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2024.

PJBG yang ditandatangani Gamal Imam Santoso, selaku Direktur Utama Pertamina Gas, dan Wisnu Hindadari, selaku Direktur Utama Pertamina EP disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri ESDM dan Kepala SKK Migas

BACA JUGA:Pertagas Jajaki Kerja Sama LNG Hub Terminal Arun dengan Korsel&amp;nbsp;


Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kedua perusahaan untuk mendukung kebutuhan energi nasional dan memastikan keberlanjutan pasokan gas di wilayah strategis.

Penandatanganan PJBG Pertagas dengan PEP juga mencerminkan sinergi yang erat antara perusahaan energi terkemuka di Indonesia dan regulator, dalam rangka memajukan industri energi dan meningkatkan keandalan pasokan energi bagi sektor industri dan kelistrikan di Jawa Barat.

Indocement Tunggal Prakarsa merupakan satu-satunya produsen semen putih di Indonesia yang membutuhkan gas untuk proses produksinya, sehingga menghasilkan produk yang bermutu dan ramah lingkungan.



Suplai gas kepada Indocement oleh Pertagas telah dimulai sejak 3 Januari 2023. Suplai gas dari pengaliran perdana hingga Juli 2024 sudah mencapai 3.565 MMSCF.



Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan ada tiga kunci strategis dalam memastikan keseimbangan keamanan energi Indonesia. Salah satunya adalah memanfaatkan pasokan dalam negeri.



Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto berharap, diskusi dalam IOG SCM Summit diselenggarakan untuk memperkuat industri hulu migas serta memastikan pasokan yang tidak hanya kuat, tetapi juga cukup fleksibel untuk beradaptasi dengan pasar global.



Pada kesempatan terpisah, Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif Reforminer Institute, mengatakan dalam bisnis gas itu biasanya masalah komitmen jual belinya yang paling krusial.



&amp;ldquo;Perlu dipastikan ketika ada komitmen jual beli sudah seattle, sehingga infrastruktur yang dibangun tidak sia-sia,&amp;rdquo; kata Komaidi.



Komaidi mengatakan peran Pertagas sendiri cukup sentral dalam penyaluran gas domestik. Hal ini seiring dengan pembangunan jaringan pipa gas transmisi yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang kemudian operasional penyalurannya dilakukan oleh BUMN.



&amp;ldquo;Peran Pertagas sangat sentral, karena domainnya disitu. Apalagi infrastrukturnya sudah terbangun,&amp;rdquo; kata dia

</content:encoded></item></channel></rss>
