<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub Ingatkan Keselamatan Transportasi Sungai dan Danau   </title><description>Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan keselamatan transportasi sungai dan danau.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3055877/kemenhub-ingatkan-keselamatan-transportasi-sungai-dan-danau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3055877/kemenhub-ingatkan-keselamatan-transportasi-sungai-dan-danau"/><item><title>Kemenhub Ingatkan Keselamatan Transportasi Sungai dan Danau   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3055877/kemenhub-ingatkan-keselamatan-transportasi-sungai-dan-danau</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3055877/kemenhub-ingatkan-keselamatan-transportasi-sungai-dan-danau</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2024 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/29/320/3055877/kemenhub-ingatkan-keselamatan-transportasi-sungai-dan-danau-Wb0A9LrQIg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenhub Ingatkan Keselamatan Transportasi Danau dan Laut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/29/320/3055877/kemenhub-ingatkan-keselamatan-transportasi-sungai-dan-danau-Wb0A9LrQIg.jpg</image><title>Kemenhub Ingatkan Keselamatan Transportasi Danau dan Laut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan keselamatan transportasi&amp;nbsp;sungai dan danau. Hal ini berdasarkan amanat undang-undang dan peraturan yang berlaku.

&quot;Pemerintah Pusat dan Daerah bersama-sama dengan stakeholder berkolaborasi dan bersinergi untuk fokus melaksanakan perhatian kepada seluruh angkutan transportasi sungai dan danau, khususnya yang ada di Palembang ini,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (29/8/2024).

BACA JUGA:Menhub: Kereta Otonom Tanpa Rel di IKN Jadi Transportasi Masa Depan&amp;nbsp;


Risyapudin juga menekankan hal yang tidak kalah penting yaitu kepedulian dan disiplin para operator kapal pada saat sebelum dan sesudah berangkat untuk memperhatikan situasi dan kondisi cuaca.

&quot;Disiplin bagaimana kesiapan kapal, kapasitas penumpang, juga situasi kondisi cuaca di perairan. Iklim dan cuaca saat ini tidak seperti dulu, telah terjadi perubahan yang besar dan berdampak,&amp;rdquo; tambahnya.

Risyapudin menegaskan, keselamatan merupakan tugas dan tanggung jawab bersama. Para stakeholder intansi terkait diharapkan melakukan intervensi kepada seluruh operator bagaimana memberikan perlindungan.



&quot;Bersinergi dan berkolaborasi dalam implementasi di lapangan, dan terus melakukan pengawasan, imbauan, bakti sosial, dan sebagainya,&quot; katanya saat membagikan 600 buah life jacket kepada para operator dan pemilik kapal sungai dan danau di Palembang.



Palembang merupakan destinasi dan pusat perekonomian. Oleh karena itu, kontribusi keselamatan pelayaran di Palembang diharapkan juga dapat meningkatkan ekonomi dan pariwisata daerah ini.



&amp;ldquo;Sudah lama terbentuk sistem transportasi di kawasan Sungai Musi ini, jadi sudah seharusnya kita jaga dan tingkatkan keselamatan serta keberlangsungan transportasi sungai dan danau di Palembang ini,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan keselamatan transportasi&amp;nbsp;sungai dan danau. Hal ini berdasarkan amanat undang-undang dan peraturan yang berlaku.

&quot;Pemerintah Pusat dan Daerah bersama-sama dengan stakeholder berkolaborasi dan bersinergi untuk fokus melaksanakan perhatian kepada seluruh angkutan transportasi sungai dan danau, khususnya yang ada di Palembang ini,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (29/8/2024).

BACA JUGA:Menhub: Kereta Otonom Tanpa Rel di IKN Jadi Transportasi Masa Depan&amp;nbsp;


Risyapudin juga menekankan hal yang tidak kalah penting yaitu kepedulian dan disiplin para operator kapal pada saat sebelum dan sesudah berangkat untuk memperhatikan situasi dan kondisi cuaca.

&quot;Disiplin bagaimana kesiapan kapal, kapasitas penumpang, juga situasi kondisi cuaca di perairan. Iklim dan cuaca saat ini tidak seperti dulu, telah terjadi perubahan yang besar dan berdampak,&amp;rdquo; tambahnya.

Risyapudin menegaskan, keselamatan merupakan tugas dan tanggung jawab bersama. Para stakeholder intansi terkait diharapkan melakukan intervensi kepada seluruh operator bagaimana memberikan perlindungan.



&quot;Bersinergi dan berkolaborasi dalam implementasi di lapangan, dan terus melakukan pengawasan, imbauan, bakti sosial, dan sebagainya,&quot; katanya saat membagikan 600 buah life jacket kepada para operator dan pemilik kapal sungai dan danau di Palembang.



Palembang merupakan destinasi dan pusat perekonomian. Oleh karena itu, kontribusi keselamatan pelayaran di Palembang diharapkan juga dapat meningkatkan ekonomi dan pariwisata daerah ini.



&amp;ldquo;Sudah lama terbentuk sistem transportasi di kawasan Sungai Musi ini, jadi sudah seharusnya kita jaga dan tingkatkan keselamatan serta keberlangsungan transportasi sungai dan danau di Palembang ini,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
