<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Bangun Pabrik Pipa Seamless Pertama, Negara Hemat Devisa Rp15 Triliun</title><description>Indonesia membangun pabrik pipa seamless pertama di Asia Tenggara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3056035/ri-bangun-pabrik-pipa-seamless-pertama-negara-hemat-devisa-rp15-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3056035/ri-bangun-pabrik-pipa-seamless-pertama-negara-hemat-devisa-rp15-triliun"/><item><title>RI Bangun Pabrik Pipa Seamless Pertama, Negara Hemat Devisa Rp15 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3056035/ri-bangun-pabrik-pipa-seamless-pertama-negara-hemat-devisa-rp15-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/29/320/3056035/ri-bangun-pabrik-pipa-seamless-pertama-negara-hemat-devisa-rp15-triliun</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2024 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/29/320/3056035/ri-bangun-pabrik-pipa-seamless-pertama-negara-hemat-devisa-rp15-triliun-95zV9zL0O9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI bangun pabrik pipa seamless pertama (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/29/320/3056035/ri-bangun-pabrik-pipa-seamless-pertama-negara-hemat-devisa-rp15-triliun-95zV9zL0O9.jpg</image><title>RI bangun pabrik pipa seamless pertama (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia membangun pabrik pipa seamless pertama di Asia Tenggara. Pabrik tersebut beroperasi di Kompleks Krakatau Steel Industry Cilegon Banten.
Pabrik pipa ini dibangun atas kerjasama PT Inerco Global International dengan PT Artas Energi Petrogas atau Indonesia Seamless Tube. Kerjasama bernilai Rp5 triliun ini ditandatangani CEO PT Inerco Global International Hendrik Kawilarang Luntungan dan CEO PT Artas Energi Petrogas Jose Antonio Reyes.

BACA JUGA:
Khawatir Pabrik Mobil Hybrid Hengkang dari RI, Menperin Upayakan Insentif


&amp;ldquo;Seiring dengan upaya lifting minyak oleh Pemerintah Indonesia, maka dibutuhkan 500 ribu ton pipa baja seamless per tahun untuk industri Migas di Indonesia,&amp;rdquo; kata Hendrik, Kamis (29/8/2024).

BACA JUGA:
Luhut Bakal Pasang Sensor Gas di Pabrik Sekitar Jakarta demi Tekan Polusi


Dia menjelaskan, saat ini Indonesia masih mengimpor pipa baja per-tahun senilai Rp15 triliun. Hendrik mengharapkan, dengan beroperasinya pabrik seamless ini akan menghemat devisa negara sebesar Rp15 triliun.
&amp;ldquo;Proyek ini sejalan dengan visi hilirisasi yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, bagaimana Indonesia dapat menjadi negara industri sehingga nilai tambah berputar di dalam negeri,&amp;rdquo; terangnya.
Hendrik mengungkapkan, PT Artas Energi Petrogas memiliki kemampuan  produksi sebesar 250 ribu ton per tahun. Namun, dia mengakui, tingkat  komponen dalam negeri (TKDN) pabrik ini mencapai 43-50% karena bahan  bakunya masih impor.
&amp;ldquo;Target kami bagaimana kita bisa mencapai nilai TKDN sampai 95%,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia membangun pabrik pipa seamless pertama di Asia Tenggara. Pabrik tersebut beroperasi di Kompleks Krakatau Steel Industry Cilegon Banten.
Pabrik pipa ini dibangun atas kerjasama PT Inerco Global International dengan PT Artas Energi Petrogas atau Indonesia Seamless Tube. Kerjasama bernilai Rp5 triliun ini ditandatangani CEO PT Inerco Global International Hendrik Kawilarang Luntungan dan CEO PT Artas Energi Petrogas Jose Antonio Reyes.

BACA JUGA:
Khawatir Pabrik Mobil Hybrid Hengkang dari RI, Menperin Upayakan Insentif


&amp;ldquo;Seiring dengan upaya lifting minyak oleh Pemerintah Indonesia, maka dibutuhkan 500 ribu ton pipa baja seamless per tahun untuk industri Migas di Indonesia,&amp;rdquo; kata Hendrik, Kamis (29/8/2024).

BACA JUGA:
Luhut Bakal Pasang Sensor Gas di Pabrik Sekitar Jakarta demi Tekan Polusi


Dia menjelaskan, saat ini Indonesia masih mengimpor pipa baja per-tahun senilai Rp15 triliun. Hendrik mengharapkan, dengan beroperasinya pabrik seamless ini akan menghemat devisa negara sebesar Rp15 triliun.
&amp;ldquo;Proyek ini sejalan dengan visi hilirisasi yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, bagaimana Indonesia dapat menjadi negara industri sehingga nilai tambah berputar di dalam negeri,&amp;rdquo; terangnya.
Hendrik mengungkapkan, PT Artas Energi Petrogas memiliki kemampuan  produksi sebesar 250 ribu ton per tahun. Namun, dia mengakui, tingkat  komponen dalam negeri (TKDN) pabrik ini mencapai 43-50% karena bahan  bakunya masih impor.
&amp;ldquo;Target kami bagaimana kita bisa mencapai nilai TKDN sampai 95%,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
