<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astra Otoparts (AUTO) Raih Laba Rp1 Triliun di Semester I-2024</title><description>AUTO meraih laba bersih konsolidasian sebesar Rp1,01 triliun pada semester I-2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/30/278/3056423/astra-otoparts-auto-raih-laba-rp1-triliun-di-semester-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/08/30/278/3056423/astra-otoparts-auto-raih-laba-rp1-triliun-di-semester-i-2024"/><item><title>Astra Otoparts (AUTO) Raih Laba Rp1 Triliun di Semester I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/08/30/278/3056423/astra-otoparts-auto-raih-laba-rp1-triliun-di-semester-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/08/30/278/3056423/astra-otoparts-auto-raih-laba-rp1-triliun-di-semester-i-2024</guid><pubDate>Jum'at 30 Agustus 2024 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/30/278/3056423/astra-otoparts-auto-raih-laba-rp1-triliun-di-semester-i-2024-9pjDzeAn91.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba AUTO Semester I-2024 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/30/278/3056423/astra-otoparts-auto-raih-laba-rp1-triliun-di-semester-i-2024-9pjDzeAn91.jpg</image><title>Laba AUTO Semester I-2024 (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) meraih laba bersih konsolidasian sebesar Rp1,01 triliun pada semester I-2024. Hal ini tumbuh 26,5% year-on-year (yoy).
Direktur PT Astra Otoparts Tbk Sophie Handili menyatakan kenaikan ini berlangsung sejalan dengan meningkatnya kinerja segmen usaha perdagangan, hingga kinerja ekspor segmen usaha manufaktur. Kenaikan ini juga ditopang oleh penjualan aset tetap.

BACA JUGA:
Kinerja BNI Didorong Akselerasi Pertumbuhan Bisnis pada Semester I 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Perseroan juga masuk ke dalam ekosistem EV melalui infrastruktur EV yang dikembangkan dan diproduksi sendiri dengan merek ALTRO.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMy80LzE4MzEzNC81L3g5MnF2MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Perseroan juga telah memproduksi dan mensuplai komponen EV 2W dan 4W, baik yang termasuk general parts yang similar dengan kendaraan ICE maupun specific parts khusus untuk kendaraan listrik dan terus mengembangkan produk-produk baru.&amp;rdquo; kata Sophie dalam siaran pers, Jumat (30/8/2024).

BACA JUGA:
Bagaimana Saham GOTO Usai Ribuan Driver Ojol Demo?

Ekosistem EV perusahaan juga dikembangkan dengan nama Astra Otopower yang tersebar di 29 lokasi.Terkait segmen usaha manufaktur, AUTO menjalin kerjasama dengan mitra bisnis ternama dunia untuk memproduksi berbagai macam produk suku cadang baik untuk kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan komersial.
Sepanjang semester pertama 2024, segmen usaha manufaktur Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,7 triliun.  Sementara segmen usaha perdagangan Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,5 triliun.
Diversifikasi bisnis AUTO juga melenggang ke sejumlah industri nonotomotif seperti alat kesehatan, komponen alat berat, industrial, dan kereta api.
&amp;ldquo;Perseroan akan terus berfokus pada segmen usaha manufaktur dan perdagangan yang menjadi core business Perseroan, dengan terus melakukan inovasi serta mengembangkan produk-produk baru, baik dalam industri otomotif maupun nonotomotif, termasuk elektrifikasi.&amp;rdquo; jelasnya</description><content:encoded>JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) meraih laba bersih konsolidasian sebesar Rp1,01 triliun pada semester I-2024. Hal ini tumbuh 26,5% year-on-year (yoy).
Direktur PT Astra Otoparts Tbk Sophie Handili menyatakan kenaikan ini berlangsung sejalan dengan meningkatnya kinerja segmen usaha perdagangan, hingga kinerja ekspor segmen usaha manufaktur. Kenaikan ini juga ditopang oleh penjualan aset tetap.

BACA JUGA:
Kinerja BNI Didorong Akselerasi Pertumbuhan Bisnis pada Semester I 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Perseroan juga masuk ke dalam ekosistem EV melalui infrastruktur EV yang dikembangkan dan diproduksi sendiri dengan merek ALTRO.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8yMy80LzE4MzEzNC81L3g5MnF2MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Perseroan juga telah memproduksi dan mensuplai komponen EV 2W dan 4W, baik yang termasuk general parts yang similar dengan kendaraan ICE maupun specific parts khusus untuk kendaraan listrik dan terus mengembangkan produk-produk baru.&amp;rdquo; kata Sophie dalam siaran pers, Jumat (30/8/2024).

BACA JUGA:
Bagaimana Saham GOTO Usai Ribuan Driver Ojol Demo?

Ekosistem EV perusahaan juga dikembangkan dengan nama Astra Otopower yang tersebar di 29 lokasi.Terkait segmen usaha manufaktur, AUTO menjalin kerjasama dengan mitra bisnis ternama dunia untuk memproduksi berbagai macam produk suku cadang baik untuk kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan komersial.
Sepanjang semester pertama 2024, segmen usaha manufaktur Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,7 triliun.  Sementara segmen usaha perdagangan Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,5 triliun.
Diversifikasi bisnis AUTO juga melenggang ke sejumlah industri nonotomotif seperti alat kesehatan, komponen alat berat, industrial, dan kereta api.
&amp;ldquo;Perseroan akan terus berfokus pada segmen usaha manufaktur dan perdagangan yang menjadi core business Perseroan, dengan terus melakukan inovasi serta mengembangkan produk-produk baru, baik dalam industri otomotif maupun nonotomotif, termasuk elektrifikasi.&amp;rdquo; jelasnya</content:encoded></item></channel></rss>
