<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Bulog Impor 1,2 Juta Ton Beras</title><description>Perusahaan Umum Bulog (Perum Bulog) mengungkap alasan mengimpor 1,2 juta ton beras hingga Desember 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057144/alasan-bulog-impor-1-2-juta-ton-beras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057144/alasan-bulog-impor-1-2-juta-ton-beras"/><item><title>Alasan Bulog Impor 1,2 Juta Ton Beras</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057144/alasan-bulog-impor-1-2-juta-ton-beras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057144/alasan-bulog-impor-1-2-juta-ton-beras</guid><pubDate>Minggu 01 September 2024 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/01/320/3057144/alasan-bulog-impor-1-2-juta-ton-beras-aelN9usSaC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bulog bakal impor 1,2 juta ton beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/01/320/3057144/alasan-bulog-impor-1-2-juta-ton-beras-aelN9usSaC.jpg</image><title>Bulog bakal impor 1,2 juta ton beras (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan Umum Bulog (Perum Bulog) mengungkap alasan mengimpor 1,2 juta ton beras hingga Desember 2024. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menjabarkan, impor dilakukan karena sejumlah alasan.
Bayu mengungkap impor beras dilakukan demi menambal penurunan produksi beras sekaligus menjaga stabilitas stok dan harga beras di dalam negeri.

BACA JUGA:
Bulog Bakal Impor 1,2 Juta Ton Beras

Nantinya, beras impor akan dijadikan cadangan beras pemerintah (CBP), termasuk untuk beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual Rp12.500 per kg.
&amp;ldquo;Kami melihat ada prospek untuk melakukan pengadaan beras dalam negeri dalam satu sampai dua bulan ke depan, terutama pada September nanti,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (1/9/2024).

BACA JUGA:
RI Masih Impor Beras 900 Ribu Ton hingga Akhir 2024

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras nasional pada 2023 turun 1,39%, dari 31,54 juta ton pada 2022 menjadi 31,10 juta ton pada 2023.
BPS menyebut produksi beras di Indonesia terus menurun yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti krisis iklim, makin berkurangnya lahan pertanian dan kondisi tanah serta akses pengairan.Produksi padi pada periode Januari-April 2024 turun 17,54%  dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 22,55 juta ton.
Sementara itu, merujuk data Kerangka Sampel Area BPS, produksi beras  pada Januari-Agustus 2024 diperkirakan mencapai 21,38 juta ton, lebih  rendah 2,25 juta ton dari periode yang sama tahun lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan Umum Bulog (Perum Bulog) mengungkap alasan mengimpor 1,2 juta ton beras hingga Desember 2024. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menjabarkan, impor dilakukan karena sejumlah alasan.
Bayu mengungkap impor beras dilakukan demi menambal penurunan produksi beras sekaligus menjaga stabilitas stok dan harga beras di dalam negeri.

BACA JUGA:
Bulog Bakal Impor 1,2 Juta Ton Beras

Nantinya, beras impor akan dijadikan cadangan beras pemerintah (CBP), termasuk untuk beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual Rp12.500 per kg.
&amp;ldquo;Kami melihat ada prospek untuk melakukan pengadaan beras dalam negeri dalam satu sampai dua bulan ke depan, terutama pada September nanti,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (1/9/2024).

BACA JUGA:
RI Masih Impor Beras 900 Ribu Ton hingga Akhir 2024

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras nasional pada 2023 turun 1,39%, dari 31,54 juta ton pada 2022 menjadi 31,10 juta ton pada 2023.
BPS menyebut produksi beras di Indonesia terus menurun yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti krisis iklim, makin berkurangnya lahan pertanian dan kondisi tanah serta akses pengairan.Produksi padi pada periode Januari-April 2024 turun 17,54%  dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 22,55 juta ton.
Sementara itu, merujuk data Kerangka Sampel Area BPS, produksi beras  pada Januari-Agustus 2024 diperkirakan mencapai 21,38 juta ton, lebih  rendah 2,25 juta ton dari periode yang sama tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
