<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peluang RI Ambil Untung dari Kenaikan Harga Kopi</title><description>Harga kopi di pasar global naik seiring dengan meningkatnya tren  konsumsi kopi dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057265/peluang-ri-ambil-untung-dari-kenaikan-harga-kopi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057265/peluang-ri-ambil-untung-dari-kenaikan-harga-kopi"/><item><title>Peluang RI Ambil Untung dari Kenaikan Harga Kopi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057265/peluang-ri-ambil-untung-dari-kenaikan-harga-kopi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/01/320/3057265/peluang-ri-ambil-untung-dari-kenaikan-harga-kopi</guid><pubDate>Minggu 01 September 2024 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/01/320/3057265/peluang-ri-ambil-untung-dari-kenaikan-harga-kopi-ayR2XNX6KW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peluang RI ambil untung dari kenaikan harga kopi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/01/320/3057265/peluang-ri-ambil-untung-dari-kenaikan-harga-kopi-ayR2XNX6KW.jpg</image><title>Peluang RI ambil untung dari kenaikan harga kopi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga kopi di pasar global naik seiring dengan meningkatnya tren konsumsi kopi dunia. Kenaikan harga kopi terjadi pada jenis kopi robusta maupun arabika.
Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk meraih keuntungan ekonomi yang lebih besar dari perdagangan kopi. Kunci untuk memaksimalkan potensi tersebut adalah dengan meningkatkan produktivitas kebun dan memperkenalkan keunikan cita rasa kopi Indonesia, terutama kopi single origin, kepada dunia.

BACA JUGA:
Deretan Penelitian Tunjukkan Hubungan Minum Kopi Bisa Perpanjang Usia


Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Toko Kopi Tuku bersama Beragam Kopi Indonesia menyelenggarakan acara &quot;Jelajah Ragam Single Origin&quot;. Beragam Kopi Indonesia merupakan sebuah roastery yang memasok biji kopi untuk beberapa toko kopi, termasuk Toko Kopi Tuku.

Tuku dan Beragam ingin memperkenalkan kenikmatan cita rasa kopi single origin Indonesia serta menginspirasi kebiasaan baru menikmati kopi berkualitas di rumah.

BACA JUGA:
Dapatkan Kopi Kekinian Hanya dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI


Mengambil inspirasi dari Amazing Race, sebuah acara realitas populer di mana tim-tim berlomba mengelilingi dunia memecahkan petunjuk dan menyelesaikan tantangan, peserta&quot;Jelajah Ragam Single Origin&quot; diajak berpetualang seru di sekitar GBK.
Setiap checkpoint yang mereka singgahi, yaitu Patung Bung Karno, JCC GBK, dan Stadion Akuatik, menyimpan teka-teki yang harus dipecahkan untuk mendapatkan petunjuk tentang asal daerah kopi single origin: Pangalengan, Gayo, dan Bali.
Petualangan dimulai dan berakhir di Tuku GBK, menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh semangat. Kolaborasi unik dengan Jejalan Sekitar dan PhotoWalkRamean, dua komunitas yang gemar menjelajahi kota Jakarta dengan berjalan kaki, semakin memeriahkan acara ini, menyatukan semangat petualangan, kopi, dan gotong royong.
Direktur Beragam Nur Jamila menjelaskan, Indonesia adalah surga bagi  pecinta kopi, menawarkan beragam cita rasa unik dari daerah-daerah  penghasil kopi di Indonesia. Melalui 'Jelajah Ragam Single Origin',  Beragam ingin mengajak masyarakat untuk menjelajahi dan mencintai kopi Nusantara.
&quot;Seperti Kopi Pangalengan yang menawarkan cita rasa teh hitam; jeruk  dan sentuhan apel merah, Kopi Gayo yang memiliki cita rasa manis anggur;  belimbing; dengan sentuhan jeruk, serta Kopi Bali dengan rasa  buah-buahan nanas; jeruk; dengan sentuhan cokelat,&quot; ujar Nur Jamila.
Jelajah Ragam Single Origin adalah sebuah awal dari rangkaian acara  dari Tuku dan Beragam untuk memperkenalkan kopi Indonesia menuju World  of Coffee Jakarta 2025. Acara ini akan menjadi panggung dunia bagi  Indonesia untuk memamerkan kekayaan warisan kopi dan menegaskan  posisinya sebagai pemain kunci dalam industri kopi global. Menjadi wadah  bertemunya para pelaku industri, pecinta kopi, dan pemangku kepentingan  dari seluruh dunia, ajang World of Coffee Jakarta 2025 merupakan  peluang emas bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmennya terhadap  kualitas, keberlanjutan, dan inovasi di sektor kopi.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga kopi di pasar global naik seiring dengan meningkatnya tren konsumsi kopi dunia. Kenaikan harga kopi terjadi pada jenis kopi robusta maupun arabika.
Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk meraih keuntungan ekonomi yang lebih besar dari perdagangan kopi. Kunci untuk memaksimalkan potensi tersebut adalah dengan meningkatkan produktivitas kebun dan memperkenalkan keunikan cita rasa kopi Indonesia, terutama kopi single origin, kepada dunia.

BACA JUGA:
Deretan Penelitian Tunjukkan Hubungan Minum Kopi Bisa Perpanjang Usia


Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Toko Kopi Tuku bersama Beragam Kopi Indonesia menyelenggarakan acara &quot;Jelajah Ragam Single Origin&quot;. Beragam Kopi Indonesia merupakan sebuah roastery yang memasok biji kopi untuk beberapa toko kopi, termasuk Toko Kopi Tuku.

Tuku dan Beragam ingin memperkenalkan kenikmatan cita rasa kopi single origin Indonesia serta menginspirasi kebiasaan baru menikmati kopi berkualitas di rumah.

BACA JUGA:
Dapatkan Kopi Kekinian Hanya dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI


Mengambil inspirasi dari Amazing Race, sebuah acara realitas populer di mana tim-tim berlomba mengelilingi dunia memecahkan petunjuk dan menyelesaikan tantangan, peserta&quot;Jelajah Ragam Single Origin&quot; diajak berpetualang seru di sekitar GBK.
Setiap checkpoint yang mereka singgahi, yaitu Patung Bung Karno, JCC GBK, dan Stadion Akuatik, menyimpan teka-teki yang harus dipecahkan untuk mendapatkan petunjuk tentang asal daerah kopi single origin: Pangalengan, Gayo, dan Bali.
Petualangan dimulai dan berakhir di Tuku GBK, menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh semangat. Kolaborasi unik dengan Jejalan Sekitar dan PhotoWalkRamean, dua komunitas yang gemar menjelajahi kota Jakarta dengan berjalan kaki, semakin memeriahkan acara ini, menyatukan semangat petualangan, kopi, dan gotong royong.
Direktur Beragam Nur Jamila menjelaskan, Indonesia adalah surga bagi  pecinta kopi, menawarkan beragam cita rasa unik dari daerah-daerah  penghasil kopi di Indonesia. Melalui 'Jelajah Ragam Single Origin',  Beragam ingin mengajak masyarakat untuk menjelajahi dan mencintai kopi Nusantara.
&quot;Seperti Kopi Pangalengan yang menawarkan cita rasa teh hitam; jeruk  dan sentuhan apel merah, Kopi Gayo yang memiliki cita rasa manis anggur;  belimbing; dengan sentuhan jeruk, serta Kopi Bali dengan rasa  buah-buahan nanas; jeruk; dengan sentuhan cokelat,&quot; ujar Nur Jamila.
Jelajah Ragam Single Origin adalah sebuah awal dari rangkaian acara  dari Tuku dan Beragam untuk memperkenalkan kopi Indonesia menuju World  of Coffee Jakarta 2025. Acara ini akan menjadi panggung dunia bagi  Indonesia untuk memamerkan kekayaan warisan kopi dan menegaskan  posisinya sebagai pemain kunci dalam industri kopi global. Menjadi wadah  bertemunya para pelaku industri, pecinta kopi, dan pemangku kepentingan  dari seluruh dunia, ajang World of Coffee Jakarta 2025 merupakan  peluang emas bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmennya terhadap  kualitas, keberlanjutan, dan inovasi di sektor kopi.</content:encoded></item></channel></rss>
