<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Orang Kaya Masih Beli Pertalite</title><description>Pemerintah bakal membatasi pembelian BBM subsidi Pertalite dan Solar.  Hal ini dilakukan agar penggunaan BBM subsidi tepat sasaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3056143/4-fakta-orang-kaya-masih-beli-pertalite</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3056143/4-fakta-orang-kaya-masih-beli-pertalite"/><item><title>4 Fakta Orang Kaya Masih Beli Pertalite</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3056143/4-fakta-orang-kaya-masih-beli-pertalite</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3056143/4-fakta-orang-kaya-masih-beli-pertalite</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/29/320/3056143/4-fakta-orang-kaya-masih-beli-pertalite-dh0jL4qrzr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kata Bahlil soal orang kaya pakai BBM subsidi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/29/320/3056143/4-fakta-orang-kaya-masih-beli-pertalite-dh0jL4qrzr.jpg</image><title>Kata Bahlil soal orang kaya pakai BBM subsidi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah bakal membatasi pembelian BBM subsidi Pertalite dan Solar. Hal ini dilakukan agar penggunaan BBM subsidi tepat sasaran.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pun menyinggung orang kaya yang masih menggunakan BBM subsidi. Berikut fakta mengenai orang kaya masih beli Pertalite yang dirangkum Okezone, Senin (2/9/2024).

BACA JUGA:
BBM Pertalite Dibatasi, Tak Lagi Dijual di SPBU Kawasan Orang Kaya


1.	Orang kaya beli Pertalite
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melarang masyarakat kelas menengah menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Hal itu sejalan dengan rencana pemerintah agar BBM subsidi bisa lebih tepat sasaran.
&quot;Kalau yang berhak menerima subsidi itu kan masyarakat mohon maaf ya, yang golongan ekonominya menengah ke bawah. Kalau kita kaya, kita masih menerima BBM bersubsidi, apa kata dunia bos?&quot; tegasnya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2024).

BACA JUGA:
Bocoran Pembatasan BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024


2.	Mobil mewah dilarang
Bahlil memastikan agar ke depan pemilik kendaraan mewah tidak lagi bisa menikmati BBM subsidi. Salah satunya, dengan menerbitkan Peraturan Menteri ESDM dalam waktu dekat.
Dalam aturan itu nantinya akan terungkap siapa saja yang berhak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite dan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar Subsidi.
&quot;Jadi jangan lagi mobil-mobil mewah pakai barang subsidi,&quot; tutup Bahlil.
3.	Diterapkan 1 Oktober
Bahlil pun memastikan, pelaksanaan aturan ini rencananya akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2024 mendatang.
&quot;Memang rencananya begitu (1 Oktober). Karena begitu aturan ke luar,  permennya ke luar, ada waktu untuk sosialisasi. Nah, sosialisasi ini  yang sekarang saya lagi bahas,&quot; urainya.
4.	SPBU Lingkungan Orang Kaya
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menyebut  Pertalite adalah salah satu BBM Subsidi, sehingga pengaturan oleh  regulator dimaksudkan agar BBM subsidi bisa tepat sasaran, antara lain  pengaturan titik-titik SPBU yang menjual BBM Subsidi oleh BPH Migas.
&quot;Dengan memperhatikan pertimbangan jalur transportasi umum, tidak  berada di area pemukiman menengah ke atas, di luar daerah industri.  Diharapkan dengan upaya tersebut BBM bersubsidi yang disalurkan bisa  lebih tepat sasaran,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah bakal membatasi pembelian BBM subsidi Pertalite dan Solar. Hal ini dilakukan agar penggunaan BBM subsidi tepat sasaran.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pun menyinggung orang kaya yang masih menggunakan BBM subsidi. Berikut fakta mengenai orang kaya masih beli Pertalite yang dirangkum Okezone, Senin (2/9/2024).

BACA JUGA:
BBM Pertalite Dibatasi, Tak Lagi Dijual di SPBU Kawasan Orang Kaya


1.	Orang kaya beli Pertalite
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melarang masyarakat kelas menengah menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Hal itu sejalan dengan rencana pemerintah agar BBM subsidi bisa lebih tepat sasaran.
&quot;Kalau yang berhak menerima subsidi itu kan masyarakat mohon maaf ya, yang golongan ekonominya menengah ke bawah. Kalau kita kaya, kita masih menerima BBM bersubsidi, apa kata dunia bos?&quot; tegasnya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2024).

BACA JUGA:
Bocoran Pembatasan BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024


2.	Mobil mewah dilarang
Bahlil memastikan agar ke depan pemilik kendaraan mewah tidak lagi bisa menikmati BBM subsidi. Salah satunya, dengan menerbitkan Peraturan Menteri ESDM dalam waktu dekat.
Dalam aturan itu nantinya akan terungkap siapa saja yang berhak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite dan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar Subsidi.
&quot;Jadi jangan lagi mobil-mobil mewah pakai barang subsidi,&quot; tutup Bahlil.
3.	Diterapkan 1 Oktober
Bahlil pun memastikan, pelaksanaan aturan ini rencananya akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2024 mendatang.
&quot;Memang rencananya begitu (1 Oktober). Karena begitu aturan ke luar,  permennya ke luar, ada waktu untuk sosialisasi. Nah, sosialisasi ini  yang sekarang saya lagi bahas,&quot; urainya.
4.	SPBU Lingkungan Orang Kaya
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menyebut  Pertalite adalah salah satu BBM Subsidi, sehingga pengaturan oleh  regulator dimaksudkan agar BBM subsidi bisa tepat sasaran, antara lain  pengaturan titik-titik SPBU yang menjual BBM Subsidi oleh BPH Migas.
&quot;Dengan memperhatikan pertimbangan jalur transportasi umum, tidak  berada di area pemukiman menengah ke atas, di luar daerah industri.  Diharapkan dengan upaya tersebut BBM bersubsidi yang disalurkan bisa  lebih tepat sasaran,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
