<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indofarma Jual Aset Buat Bayar Tunggakan Gaji Karyawan Rp95 Miliar</title><description>PT Indofarma Tbk akan menjual asetnya untuk membayar tunggakan gaji karyawan Rp95 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057636/indofarma-jual-aset-buat-bayar-tunggakan-gaji-karyawan-rp95-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057636/indofarma-jual-aset-buat-bayar-tunggakan-gaji-karyawan-rp95-miliar"/><item><title>Indofarma Jual Aset Buat Bayar Tunggakan Gaji Karyawan Rp95 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057636/indofarma-jual-aset-buat-bayar-tunggakan-gaji-karyawan-rp95-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057636/indofarma-jual-aset-buat-bayar-tunggakan-gaji-karyawan-rp95-miliar</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/02/320/3057636/indofarma-jual-aset-buat-bayar-tunggakan-gaji-karyawan-rp95-miliar-fJuY6bGjET.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indofarma jual aset untuk bayar gaji karyawan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/02/320/3057636/indofarma-jual-aset-buat-bayar-tunggakan-gaji-karyawan-rp95-miliar-fJuY6bGjET.jpeg</image><title>Indofarma jual aset untuk bayar gaji karyawan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Indofarma Tbk akan menjual asetnya untuk membayar tunggakan gaji karyawan Rp95 miliar. Kementerian BUMN bakal menjual sebagian aset PT Indofarma Tbk atau INAF.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyebut, penjualan aset Indofarma dilakukan secara bertahap. Meski, belum merinci aset mana saja yang akan dilepaskan, Kementerian BUMN saat ini masih melakukan beberapa persiapan.

BACA JUGA:
Nasib Pegawai Indofarma: Gaji Tidak Dibayar sampai Tak Mampu Beli Beras


&amp;ldquo;Kita sedang menyediakan penjualan aset yang akan kita jual bertahap untuk menyelesaikan isu kepegawaian supaya mendapatkan efisien ke depan,&amp;rdquo; ujar Tiko saat rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, Senin (2/9/2024).
Saat ini, emiten farmasi pelat merah itu masih melakukan efisiensi. Sejalan dengan temuan dugaan kasus korupsi atau fraud di internal perusahaan. Kasus tersebut membuat cash flow perusahaan tertekan berat.

BACA JUGA:
Pelaku Pinjol Indofarma Rp1,26 Miliar Dipolisikan, Ini Alasannya


Struktur keuangan yang &amp;lsquo;berdarah-darah&amp;rsquo; ini membuat perusahaan menyedot anggaran PT Biofarma (Persero) selaku induk perusahaan dengan nilai yang fantastis.
Jumlah uang yang disedot Indofarma cukup tinggi nilainya. Diperkirakan mencapai miliaran rupiah dan dilakukan sejak beberapa berbulan lalu.
Cara Indofarma menggunakan dana induk usahanya itu untuk memenuhi  tanggung jawab perusahaan kepada karyawan. Pasalnya unit bisnis Holding  BUMN Farmasi ini sempat menunda pembayaran gaji karyawan .
Namun suplai anggaran mulai dihentikan dan membuat pembayaran gaji karyawan Indofarma tersendat kembali beberapa bulan lalu.
Tiko menyebut, kasus fraud anggota Holding BUMN Farmasi pelat merah  ini tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Pemegang saham juga  baru saja menyelesaikan proses hukum berupa Penundaan Kewajiban  Pembayaran Utang (PKPU) di pengadilan.
&amp;ldquo;Untuk kasus Indofarma saat ini memang ada fraud yang sedang ditangani Kejaksaan dan kami baru menyelesaikan PKPU,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Indofarma Tbk akan menjual asetnya untuk membayar tunggakan gaji karyawan Rp95 miliar. Kementerian BUMN bakal menjual sebagian aset PT Indofarma Tbk atau INAF.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyebut, penjualan aset Indofarma dilakukan secara bertahap. Meski, belum merinci aset mana saja yang akan dilepaskan, Kementerian BUMN saat ini masih melakukan beberapa persiapan.

BACA JUGA:
Nasib Pegawai Indofarma: Gaji Tidak Dibayar sampai Tak Mampu Beli Beras


&amp;ldquo;Kita sedang menyediakan penjualan aset yang akan kita jual bertahap untuk menyelesaikan isu kepegawaian supaya mendapatkan efisien ke depan,&amp;rdquo; ujar Tiko saat rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, Senin (2/9/2024).
Saat ini, emiten farmasi pelat merah itu masih melakukan efisiensi. Sejalan dengan temuan dugaan kasus korupsi atau fraud di internal perusahaan. Kasus tersebut membuat cash flow perusahaan tertekan berat.

BACA JUGA:
Pelaku Pinjol Indofarma Rp1,26 Miliar Dipolisikan, Ini Alasannya


Struktur keuangan yang &amp;lsquo;berdarah-darah&amp;rsquo; ini membuat perusahaan menyedot anggaran PT Biofarma (Persero) selaku induk perusahaan dengan nilai yang fantastis.
Jumlah uang yang disedot Indofarma cukup tinggi nilainya. Diperkirakan mencapai miliaran rupiah dan dilakukan sejak beberapa berbulan lalu.
Cara Indofarma menggunakan dana induk usahanya itu untuk memenuhi  tanggung jawab perusahaan kepada karyawan. Pasalnya unit bisnis Holding  BUMN Farmasi ini sempat menunda pembayaran gaji karyawan .
Namun suplai anggaran mulai dihentikan dan membuat pembayaran gaji karyawan Indofarma tersendat kembali beberapa bulan lalu.
Tiko menyebut, kasus fraud anggota Holding BUMN Farmasi pelat merah  ini tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Pemegang saham juga  baru saja menyelesaikan proses hukum berupa Penundaan Kewajiban  Pembayaran Utang (PKPU) di pengadilan.
&amp;ldquo;Untuk kasus Indofarma saat ini memang ada fraud yang sedang ditangani Kejaksaan dan kami baru menyelesaikan PKPU,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
