<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamen BUMN: Kasus Fraud Indofarma Ditangani Kejaksaan</title><description>Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo membongkar kasus Fraud alias penyelewengan di internal PT Indofarma.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057648/wamen-bumn-kasus-fraud-indofarma-ditangani-kejaksaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057648/wamen-bumn-kasus-fraud-indofarma-ditangani-kejaksaan"/><item><title>Wamen BUMN: Kasus Fraud Indofarma Ditangani Kejaksaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057648/wamen-bumn-kasus-fraud-indofarma-ditangani-kejaksaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057648/wamen-bumn-kasus-fraud-indofarma-ditangani-kejaksaan</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 15:31 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/02/320/3057648/wamen-bumn-kasus-fraud-indofarma-ditangani-kejaksaan-mxkzIYdBRr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamen BUMN ungkap kasus fraud Indofarma (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/02/320/3057648/wamen-bumn-kasus-fraud-indofarma-ditangani-kejaksaan-mxkzIYdBRr.jpg</image><title>Wamen BUMN ungkap kasus fraud Indofarma (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo membongkar kasus Fraud alias penyelewengan di internal PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) kepada Komisi VI DPR RI.
Tiko menyebut kasus fraud emiten farmasi pelat merah ini tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Pemegang saham juga baru saja menyelesaikan proses hukum berupa Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di pengadilan.

BACA JUGA:
Indofarma Jual Aset Buat Bayar Tunggakan Gaji Karyawan Rp95 Miliar


&amp;ldquo;Untuk kasus Indofarma saat ini memang ada fraud yang sedang ditangani Kejaksaan dan kami baru menyelesaikan PKPU,&amp;rdquo; ujar Tiko dalam forum rapat kerja, Senin (2/9/2024).
Di lain sisi, Kementerian BUMN akan mengubah pola bisnis Indofarma selaku anggota Holding BUMN Farmasi. Tiko menyebut ke depan perusahaan tak akan lagi melakukan produksi obat-obat dan alat kesehatan secara independen.

BACA JUGA:
Nasib Pegawai Indofarma: Gaji Tidak Dibayar sampai Tak Mampu Beli Beras


Nantinya, Indofarma akan bertindak sebagai made to order (MTO) atau pembuatan pesanan kepada induk usahanya, PT Biofarma (Persero). Kemudian, pesanan yang dimaksud bakal diproduksi.
Sebelumnya, ada sejumlah lini produk yang dapat dihasilkan Indofarma,  mulai dari obat generik bermerek (OGB), over the counter (OTC) dan  makanan. Lalu, obat keras bermerek atau ethical branded, alat kesehatan,  perbekalan kesehatan rumah tangga dan non alat kesehatan.
&amp;ldquo;Jadi nanti dia tidak lagi memproduksi independen, tapi made to order  atau makloon, dimana nanti mereka pesan dari Biofarma dan mereka  memproduksi,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Untuk itu mereka lakukan efisiensi sehingga nanti untuk pegawai kita  sedang menyediakan penjualan aset yang akan kita jual bertahap untuk  menyelesaikan isu kepegawaian supaya mendapatkan efisien ke depan,&amp;rdquo;  lanjut dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo membongkar kasus Fraud alias penyelewengan di internal PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) kepada Komisi VI DPR RI.
Tiko menyebut kasus fraud emiten farmasi pelat merah ini tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Pemegang saham juga baru saja menyelesaikan proses hukum berupa Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di pengadilan.

BACA JUGA:
Indofarma Jual Aset Buat Bayar Tunggakan Gaji Karyawan Rp95 Miliar


&amp;ldquo;Untuk kasus Indofarma saat ini memang ada fraud yang sedang ditangani Kejaksaan dan kami baru menyelesaikan PKPU,&amp;rdquo; ujar Tiko dalam forum rapat kerja, Senin (2/9/2024).
Di lain sisi, Kementerian BUMN akan mengubah pola bisnis Indofarma selaku anggota Holding BUMN Farmasi. Tiko menyebut ke depan perusahaan tak akan lagi melakukan produksi obat-obat dan alat kesehatan secara independen.

BACA JUGA:
Nasib Pegawai Indofarma: Gaji Tidak Dibayar sampai Tak Mampu Beli Beras


Nantinya, Indofarma akan bertindak sebagai made to order (MTO) atau pembuatan pesanan kepada induk usahanya, PT Biofarma (Persero). Kemudian, pesanan yang dimaksud bakal diproduksi.
Sebelumnya, ada sejumlah lini produk yang dapat dihasilkan Indofarma,  mulai dari obat generik bermerek (OGB), over the counter (OTC) dan  makanan. Lalu, obat keras bermerek atau ethical branded, alat kesehatan,  perbekalan kesehatan rumah tangga dan non alat kesehatan.
&amp;ldquo;Jadi nanti dia tidak lagi memproduksi independen, tapi made to order  atau makloon, dimana nanti mereka pesan dari Biofarma dan mereka  memproduksi,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Untuk itu mereka lakukan efisiensi sehingga nanti untuk pegawai kita  sedang menyediakan penjualan aset yang akan kita jual bertahap untuk  menyelesaikan isu kepegawaian supaya mendapatkan efisien ke depan,&amp;rdquo;  lanjut dia.</content:encoded></item></channel></rss>
