<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Forum Indonesia-Afrika 2024 Capai Kesepakatan Bisnis Rp54,2 Triliun</title><description>Forum Indonesia-Afrika (IAF) 2024 mencapai kesepakatan bisnis Rp54,2 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057806/forum-indonesia-afrika-2024-capai-kesepakatan-bisnis-rp54-2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057806/forum-indonesia-afrika-2024-capai-kesepakatan-bisnis-rp54-2-triliun"/><item><title>Forum Indonesia-Afrika 2024 Capai Kesepakatan Bisnis Rp54,2 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057806/forum-indonesia-afrika-2024-capai-kesepakatan-bisnis-rp54-2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/02/320/3057806/forum-indonesia-afrika-2024-capai-kesepakatan-bisnis-rp54-2-triliun</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anastasia Monica</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/02/320/3057806/forum-indonesia-afrika-2024-capai-kesepakatan-bisnis-rp54-2-triliun-TpJX5qecKW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IAF 2024 capai kesepakatan bisnis Rp54,2 triliun (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/02/320/3057806/forum-indonesia-afrika-2024-capai-kesepakatan-bisnis-rp54-2-triliun-TpJX5qecKW.jpg</image><title>IAF 2024 capai kesepakatan bisnis Rp54,2 triliun (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Forum Indonesia-Afrika (IAF) 2024 mencapai kesepakatan bisnis Rp54,2 triliun. IAF 2024 ini menjadi momentum yang potensial untuk membangun kerjasama yang menguntungkan perekonomian Indonesia.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkokoh kerjasama ekonomi dan bisnis yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan negara-negara Afrika.

BACA JUGA:
Kapolda Bali Pastikan Keamanan Selama Gelaran KTT IAF dan HLF

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priasari Marsudi mengatakan IAF 2024 ini menunjukkan potensial kerjasama antar negara yang menguntungkan. Ia mengungkap hasil kesepakan bisnis dari forum ini mencapai sebesar USD3,5 miliar.
&amp;ldquo;Hasil kemitraan IAF tahun ini sangat nyata. Pada forum kali ini tercatat kesepakan bisnis mencapai sebesar USD3,5 miliar yang terdiri dari sektor energi kesehatan pangan infrastruktur dan industri strategis,&amp;rdquo; ungkap Retno di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Senin (2/9/2024).

BACA JUGA:
Jelang HLF MSP dan Forum Tingkat Tinggi IAF, Panglima TNI Cek Venue di Nusa Dua

Retno mengatakan hasil kemitraan ini mengalami peningkatan pesat dari IAF pertama yang digelar pada 2018 lalu. Sebelumnya, IAF pertama memperoleh hasil kemitraan mencapai USD 586,6 juta. Artinya, angka ini naik bahkan mencapai 600%.&amp;ldquo;IAF pertama kesepakatan bisnisnya mencapai USD 586,6 juta, sementara  untuk tahun ini mencapai lebih dari USD 3,5 miliar. Artinya ini  meningkat sekitar 600% dibanding IAF pertama dan ini patut kita  banggakan. Ini peluang baru kerjasama ekonomi kita,&amp;rdquo; paparnya.
Lebih lanjut, Retno mengungkap potensi kerjasama Indonesia dengan  Afrika ini juga dapat menguntungkan bagi kedua pihak. Ia juga menyoroti  Afrika yang kaya akan sumber daya alam dan SDM yang berkualitas.
&amp;ldquo;Afrika adalah kontingen masa depan. Karena Afrika dari segi  demokrasi maupun demografi dan anak mudanya mereka juga besar. Dan  mereka juga diberkahi dengan sumber daya alam yang banyak,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Forum Indonesia-Afrika (IAF) 2024 mencapai kesepakatan bisnis Rp54,2 triliun. IAF 2024 ini menjadi momentum yang potensial untuk membangun kerjasama yang menguntungkan perekonomian Indonesia.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkokoh kerjasama ekonomi dan bisnis yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan negara-negara Afrika.

BACA JUGA:
Kapolda Bali Pastikan Keamanan Selama Gelaran KTT IAF dan HLF

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priasari Marsudi mengatakan IAF 2024 ini menunjukkan potensial kerjasama antar negara yang menguntungkan. Ia mengungkap hasil kesepakan bisnis dari forum ini mencapai sebesar USD3,5 miliar.
&amp;ldquo;Hasil kemitraan IAF tahun ini sangat nyata. Pada forum kali ini tercatat kesepakan bisnis mencapai sebesar USD3,5 miliar yang terdiri dari sektor energi kesehatan pangan infrastruktur dan industri strategis,&amp;rdquo; ungkap Retno di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Senin (2/9/2024).

BACA JUGA:
Jelang HLF MSP dan Forum Tingkat Tinggi IAF, Panglima TNI Cek Venue di Nusa Dua

Retno mengatakan hasil kemitraan ini mengalami peningkatan pesat dari IAF pertama yang digelar pada 2018 lalu. Sebelumnya, IAF pertama memperoleh hasil kemitraan mencapai USD 586,6 juta. Artinya, angka ini naik bahkan mencapai 600%.&amp;ldquo;IAF pertama kesepakatan bisnisnya mencapai USD 586,6 juta, sementara  untuk tahun ini mencapai lebih dari USD 3,5 miliar. Artinya ini  meningkat sekitar 600% dibanding IAF pertama dan ini patut kita  banggakan. Ini peluang baru kerjasama ekonomi kita,&amp;rdquo; paparnya.
Lebih lanjut, Retno mengungkap potensi kerjasama Indonesia dengan  Afrika ini juga dapat menguntungkan bagi kedua pihak. Ia juga menyoroti  Afrika yang kaya akan sumber daya alam dan SDM yang berkualitas.
&amp;ldquo;Afrika adalah kontingen masa depan. Karena Afrika dari segi  demokrasi maupun demografi dan anak mudanya mereka juga besar. Dan  mereka juga diberkahi dengan sumber daya alam yang banyak,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
