<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WIKA Kantongi Kontrak Baru Rp11,59 Triliun</title><description>PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengantongi kontrak baru senilai Rp11,59 Triliun hingga Juli 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/03/470/3058247/wika-kantongi-kontrak-baru-rp11-59-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/03/470/3058247/wika-kantongi-kontrak-baru-rp11-59-triliun"/><item><title>WIKA Kantongi Kontrak Baru Rp11,59 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/03/470/3058247/wika-kantongi-kontrak-baru-rp11-59-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/03/470/3058247/wika-kantongi-kontrak-baru-rp11-59-triliun</guid><pubDate>Selasa 03 September 2024 19:26 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/03/470/3058247/wika-kantongi-kontrak-baru-rp11-59-triliun-8iAuuI8fng.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WIKA kantongi kontrak baru Rp11,59 triliun (Foto: WIKA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/03/470/3058247/wika-kantongi-kontrak-baru-rp11-59-triliun-8iAuuI8fng.jpg</image><title>WIKA kantongi kontrak baru Rp11,59 triliun (Foto: WIKA)</title></images><description>JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengantongi kontrak baru senilai Rp11,59 Triliun hingga Juli 2024. Kontribusi terbesar pada kontrak baru berasal dari segmen Industri, disusul oleh segmen Infrastruktur &amp;amp; Gedung, Properti, dan EPCC.
Beberapa proyek yang masuk ke dalam daftar kontrak baru pada bulan Juli, di antaranya proyek Pembangunan Jetty 1 Baru di Integrated Terminal Manggis, Bali, Gedung BMKG InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) di Jakarta &amp;amp; Bali, dan beberapa perolehan kontrak lainnya baik di induk maupun anak perusahaan.

BACA JUGA:
WIKA Raup Penjualan Rp7,53 Triliun pada Semester I-2024


Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW) menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan kinerja unggul Perseroan pada core business terutama Infrastruktur dan EPCC.
&amp;ldquo;Seiring dengan strategi Perseroan untuk meningkatkan keunggulan eksekusi pengerjaan proyek dan pengendalian biaya operasi yang efektif, Perseroan telah menunjukkan progress on track atas upaya transformasi tersebut sehingga mampu menjaga competitiveness nya serta kepercayaan stakeholders,&quot; ujar Agung BW, Selasa (3/9/2024).

BACA JUGA:
Merger BUMN Karya, Begini Kata WIKA


WIKA menggarap proyek Bendungan Jenelata untuk meningkatkan pengelolaan Sumber Daya Air di Gowa. Strategi unggul dalam melakukan eksekusi proyek tersebut diterapkan dalam pembangunan proyek Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang dipercayakan  Kementerian PUPR.
Dengan nilai kontrak sebesar Rp726 Miliar, WIKA tergabung dalam joint operation CAMCE - ADHI - WIKA (JO) dipercaya untuk melaksanakan pembangunan struktur utama bendungan pada sandaran kiri dan jalur akses.
Saat ini pembangunan proyek Bendungan Jenelata tengah berada pada  tahap awal yang meliputi tahap persiapan, pekerjaan bendungan utama, dan  pemenuhan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).
Pembangunan Bendungan Jenelata ini ditujukan untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan air bersih, energi listrik,  serta mendukung sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi lokal di  sekitar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam pembangunan bendungan tersebut WIKA berupaya untuk menjaga  habitat sekitar dengan meminimalisir penebangan pohon di area  konstruksi. Selain itu, WIKA juga melakukan pengerjaan konservasi air  dan tanah guna menjaga kelestarian lingkungan.
&amp;ldquo;WIKA terus berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan di  proyek, sehingga proyek-proyek yang dibangun tidak hanya bermanfaat bagi  masyarakat tetapi juga ramah lingkungan,&amp;rdquo; ucap Agung BW.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengantongi kontrak baru senilai Rp11,59 Triliun hingga Juli 2024. Kontribusi terbesar pada kontrak baru berasal dari segmen Industri, disusul oleh segmen Infrastruktur &amp;amp; Gedung, Properti, dan EPCC.
Beberapa proyek yang masuk ke dalam daftar kontrak baru pada bulan Juli, di antaranya proyek Pembangunan Jetty 1 Baru di Integrated Terminal Manggis, Bali, Gedung BMKG InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) di Jakarta &amp;amp; Bali, dan beberapa perolehan kontrak lainnya baik di induk maupun anak perusahaan.

BACA JUGA:
WIKA Raup Penjualan Rp7,53 Triliun pada Semester I-2024


Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW) menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan kinerja unggul Perseroan pada core business terutama Infrastruktur dan EPCC.
&amp;ldquo;Seiring dengan strategi Perseroan untuk meningkatkan keunggulan eksekusi pengerjaan proyek dan pengendalian biaya operasi yang efektif, Perseroan telah menunjukkan progress on track atas upaya transformasi tersebut sehingga mampu menjaga competitiveness nya serta kepercayaan stakeholders,&quot; ujar Agung BW, Selasa (3/9/2024).

BACA JUGA:
Merger BUMN Karya, Begini Kata WIKA


WIKA menggarap proyek Bendungan Jenelata untuk meningkatkan pengelolaan Sumber Daya Air di Gowa. Strategi unggul dalam melakukan eksekusi proyek tersebut diterapkan dalam pembangunan proyek Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang dipercayakan  Kementerian PUPR.
Dengan nilai kontrak sebesar Rp726 Miliar, WIKA tergabung dalam joint operation CAMCE - ADHI - WIKA (JO) dipercaya untuk melaksanakan pembangunan struktur utama bendungan pada sandaran kiri dan jalur akses.
Saat ini pembangunan proyek Bendungan Jenelata tengah berada pada  tahap awal yang meliputi tahap persiapan, pekerjaan bendungan utama, dan  pemenuhan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).
Pembangunan Bendungan Jenelata ini ditujukan untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan air bersih, energi listrik,  serta mendukung sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi lokal di  sekitar Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam pembangunan bendungan tersebut WIKA berupaya untuk menjaga  habitat sekitar dengan meminimalisir penebangan pohon di area  konstruksi. Selain itu, WIKA juga melakukan pengerjaan konservasi air  dan tanah guna menjaga kelestarian lingkungan.
&amp;ldquo;WIKA terus berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan di  proyek, sehingga proyek-proyek yang dibangun tidak hanya bermanfaat bagi  masyarakat tetapi juga ramah lingkungan,&amp;rdquo; ucap Agung BW.</content:encoded></item></channel></rss>
