<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Bos Kereta Api di ASEAN Jajal Kereta Cepat Whoosh</title><description>8 Bos perusahaan operator Kereta Api di Asia Tenggara (ASEAN) menjajal  kereta cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Halim.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/04/320/3058646/8-bos-kereta-api-di-aseab-jajal-kereta-cepat-whoosh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/04/320/3058646/8-bos-kereta-api-di-aseab-jajal-kereta-cepat-whoosh"/><item><title>8 Bos Kereta Api di ASEAN Jajal Kereta Cepat Whoosh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/04/320/3058646/8-bos-kereta-api-di-aseab-jajal-kereta-cepat-whoosh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/04/320/3058646/8-bos-kereta-api-di-aseab-jajal-kereta-cepat-whoosh</guid><pubDate>Rabu 04 September 2024 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Akbar Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/04/320/3058646/8-bos-kereta-api-di-aseab-jajal-kereta-cepat-whoosh-NscpTzHvJp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">8 CEO Kereta Api di Asean menjajal kereta cepat Whoosh (Foto: KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/04/320/3058646/8-bos-kereta-api-di-aseab-jajal-kereta-cepat-whoosh-NscpTzHvJp.jpg</image><title>8 CEO Kereta Api di Asean menjajal kereta cepat Whoosh (Foto: KCIC)</title></images><description>JAKARTA - 8 Bos perusahaan operator Kereta Api di Asia Tenggara (ASEAN) menjajal kereta cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Halim. Agenda ini merupakan rangkaian dari ASEAN Railway CEOs&amp;rsquo; Conference (ARCEOs&amp;rsquo; Conference) ke-44 yang diadakan di Bandung pada tanggal 2-5 September 2024.
ke-8 CEO tersebut berasal dari Keretaapi Tanah Melayu Berhad (Malaysia), Vietnam Railways (Vietnam), Ministry of Public Works and Transport (Kamboja), Lao National Railways (Laos), Philippine National Railways (Filipina), Myanma Railways (Myanmar), State Railway of Thailand (Thailand), dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Indonesia).

BACA JUGA:
4 Fakta Kehebatan Masinis Indonesia Operasikan Kereta Cepat Whoosh 350 Km per Jam

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, dalam rangkaian ARCEO Conference kali ini, KCIC mengajak para CEO Asean Railway untuk melihat lebih jauh mengenai layanan Kereta Cepat Whoosh.
&quot;Indonesia merupakan negara yang memimpin perkeretaapian di Asia Tenggara. Salah satu indikatornya, karena Indonesia yang menjadi pioneer dalam pengoperasian Kereta Cepat di Asia Tenggara,&quot; ujar Dwiyana, Rabu (4/9/2024).

BACA JUGA:
Tiket Kereta Whoosh Maksimal Dibatalkan 2 Jam Sebelum Berangkat, Dana Kembali 75%

Pada kesempatan ini para CEO ingin mengetahui bagaimana perjalanan KCIC dari masa konstruksi hingga akhirnya hari ini dapat beroperasi dengan baik. Para CEO juga berkesempatan mencoba berbagai layanan yang ada di stasiun dan selama dalam perjalanan.ARCEOs&amp;rsquo; Conference bertujuan untuk memperkuat kerjasama  perkeretaapian ASEAN serta membahas transformasi digital dan komersial  dalam sektor perkeretaapian. Selain itu, ARCEOs&amp;rsquo; Conference kali ini  juga menekankan pentingnya peran kereta api sebagai simbol perhubungan  yang menghubungkan negara-negara ASEAN.
Dwiyana menjelaskan, para CEO dan delegasi yang hadir dalam  konferensi ini mengungkapkan kekaguman mereka terhadap Whoosh sebagai  moda transportasi yang mengedepankan inovasi dan keberlanjutan.
&quot;Sebagai salah satu kereta tercepat di dunia, Indonesia patut  berbangga dengan kehadiran Whoosh sebagai moda transportasi publik yang  modern, dan ramah lingkungan.&quot; tutup Dwiyana.</description><content:encoded>JAKARTA - 8 Bos perusahaan operator Kereta Api di Asia Tenggara (ASEAN) menjajal kereta cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Halim. Agenda ini merupakan rangkaian dari ASEAN Railway CEOs&amp;rsquo; Conference (ARCEOs&amp;rsquo; Conference) ke-44 yang diadakan di Bandung pada tanggal 2-5 September 2024.
ke-8 CEO tersebut berasal dari Keretaapi Tanah Melayu Berhad (Malaysia), Vietnam Railways (Vietnam), Ministry of Public Works and Transport (Kamboja), Lao National Railways (Laos), Philippine National Railways (Filipina), Myanma Railways (Myanmar), State Railway of Thailand (Thailand), dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Indonesia).

BACA JUGA:
4 Fakta Kehebatan Masinis Indonesia Operasikan Kereta Cepat Whoosh 350 Km per Jam

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, dalam rangkaian ARCEO Conference kali ini, KCIC mengajak para CEO Asean Railway untuk melihat lebih jauh mengenai layanan Kereta Cepat Whoosh.
&quot;Indonesia merupakan negara yang memimpin perkeretaapian di Asia Tenggara. Salah satu indikatornya, karena Indonesia yang menjadi pioneer dalam pengoperasian Kereta Cepat di Asia Tenggara,&quot; ujar Dwiyana, Rabu (4/9/2024).

BACA JUGA:
Tiket Kereta Whoosh Maksimal Dibatalkan 2 Jam Sebelum Berangkat, Dana Kembali 75%

Pada kesempatan ini para CEO ingin mengetahui bagaimana perjalanan KCIC dari masa konstruksi hingga akhirnya hari ini dapat beroperasi dengan baik. Para CEO juga berkesempatan mencoba berbagai layanan yang ada di stasiun dan selama dalam perjalanan.ARCEOs&amp;rsquo; Conference bertujuan untuk memperkuat kerjasama  perkeretaapian ASEAN serta membahas transformasi digital dan komersial  dalam sektor perkeretaapian. Selain itu, ARCEOs&amp;rsquo; Conference kali ini  juga menekankan pentingnya peran kereta api sebagai simbol perhubungan  yang menghubungkan negara-negara ASEAN.
Dwiyana menjelaskan, para CEO dan delegasi yang hadir dalam  konferensi ini mengungkapkan kekaguman mereka terhadap Whoosh sebagai  moda transportasi yang mengedepankan inovasi dan keberlanjutan.
&quot;Sebagai salah satu kereta tercepat di dunia, Indonesia patut  berbangga dengan kehadiran Whoosh sebagai moda transportasi publik yang  modern, dan ramah lingkungan.&quot; tutup Dwiyana.</content:encoded></item></channel></rss>
