<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Pembubaran Petral di Tangan Faisal Basri</title><description>Faisal Basri, meninggal dunia, pukul 03.50 WIB pada hari ini Kamis (5/9/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3058849/momen-pembubaran-petral-di-tangan-faisal-basri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3058849/momen-pembubaran-petral-di-tangan-faisal-basri"/><item><title>Momen Pembubaran Petral di Tangan Faisal Basri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3058849/momen-pembubaran-petral-di-tangan-faisal-basri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3058849/momen-pembubaran-petral-di-tangan-faisal-basri</guid><pubDate>Kamis 05 September 2024 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/05/320/3058849/momen-pembubaran-petral-di-tangan-faisal-basri-9SSXhsKE03.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Faisal Basri Meninggal Dunia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/05/320/3058849/momen-pembubaran-petral-di-tangan-faisal-basri-9SSXhsKE03.jpg</image><title>Faisal Basri Meninggal Dunia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ekonom senior, Faisal Basri, meninggal dunia, pukul 03.50 WIB pada hari ini Kamis (5/9/2024).
Semasa hidupnya Faisal Basri pernah mengemban amanah sebagai anggota Tim &amp;lsquo;Perkembangan Perekonomian Dunia&amp;rsquo; pada Asisten II Menteri Koordinator Bidang EKUIN (1985-1987) dan anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden RI (2000).

BACA JUGA:
Profil Faisal Basri, Ekonom Senior Meninggal Dunia yang Pernah Jadi Ketua Pembasmi Mafia Migas&amp;nbsp;

Faisal Basri juga pernah menjabat sebagai Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas pada 2014. Sebagai Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal bersama tim bertugas mencari atau menata ulang proses dari hulu hingga hilir, sehingga migas betul-betul dapat menjadi tombak industrialisasi.



Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) Faisal Basri mengatakan, pembubaran Petral (Pertamina Energy Trading Ltd) telah memupuskan rejeki mafia migas yang memanfaatkan Petral.

BACA JUGA:
Faisal Basri Meninggal Dunia, Rencananya Dimakamkan Setelah Salat Asar

&quot;Otomatis separuh rejeki mafia pupus karena main di RON 88. Disana gelap, harga tidak jelas, campur nafta,&quot; kata dia.Pembubaran Petral, sambung Faisal juga telah melumpuhkan para mafia migas yang selama ini ketergantungan dengan kinerja Petral dalam melakukan pengadaan minyak dan gas nasional.
Menurut Faisal, rekomendasi Tim Anti Mafia Migas ini telah diajukan sebanyak tiga kali kepada jajaran direksi PT Pertamina (Persero). Pertamina merupakan induk usaha Petral yang terdiri dari PES dan Zambesi.
&quot;Rekomendasi 26 Desember 2014. Kami sudah kasih tiga kali rekomendasi. Rekomendasi tersebut sudah kami filing juga,&quot; tambahnya.
Sambung Faisal, pembubaran Petral juga menjadi momen bagi Pertamina untuk memperkokoh kelembagaan unit usahanya, yakni Integreted Supply Chain (ISC) yang sejak awal telah menggantikan peran Petral.
&quot;Di sana memperkokoh kelembagaan dengan aturan main baru seperti hapuskan RON 88,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonom senior, Faisal Basri, meninggal dunia, pukul 03.50 WIB pada hari ini Kamis (5/9/2024).
Semasa hidupnya Faisal Basri pernah mengemban amanah sebagai anggota Tim &amp;lsquo;Perkembangan Perekonomian Dunia&amp;rsquo; pada Asisten II Menteri Koordinator Bidang EKUIN (1985-1987) dan anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden RI (2000).

BACA JUGA:
Profil Faisal Basri, Ekonom Senior Meninggal Dunia yang Pernah Jadi Ketua Pembasmi Mafia Migas&amp;nbsp;

Faisal Basri juga pernah menjabat sebagai Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas pada 2014. Sebagai Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal bersama tim bertugas mencari atau menata ulang proses dari hulu hingga hilir, sehingga migas betul-betul dapat menjadi tombak industrialisasi.



Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) Faisal Basri mengatakan, pembubaran Petral (Pertamina Energy Trading Ltd) telah memupuskan rejeki mafia migas yang memanfaatkan Petral.

BACA JUGA:
Faisal Basri Meninggal Dunia, Rencananya Dimakamkan Setelah Salat Asar

&quot;Otomatis separuh rejeki mafia pupus karena main di RON 88. Disana gelap, harga tidak jelas, campur nafta,&quot; kata dia.Pembubaran Petral, sambung Faisal juga telah melumpuhkan para mafia migas yang selama ini ketergantungan dengan kinerja Petral dalam melakukan pengadaan minyak dan gas nasional.
Menurut Faisal, rekomendasi Tim Anti Mafia Migas ini telah diajukan sebanyak tiga kali kepada jajaran direksi PT Pertamina (Persero). Pertamina merupakan induk usaha Petral yang terdiri dari PES dan Zambesi.
&quot;Rekomendasi 26 Desember 2014. Kami sudah kasih tiga kali rekomendasi. Rekomendasi tersebut sudah kami filing juga,&quot; tambahnya.
Sambung Faisal, pembubaran Petral juga menjadi momen bagi Pertamina untuk memperkokoh kelembagaan unit usahanya, yakni Integreted Supply Chain (ISC) yang sejak awal telah menggantikan peran Petral.
&quot;Di sana memperkokoh kelembagaan dengan aturan main baru seperti hapuskan RON 88,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
