<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bikin Forum Kelas Dunia di Bali, Luhut: Turis Datang Jangan Cuma Striptis</title><description>Luhut Binsar Panjaitan bakal menjadikan Indonesia tuan rumah forum-forum kelas dunia seperti yang dilakukan oleh Davos, Swiss.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059076/bikin-forum-kelas-dunia-di-bali-luhut-turis-datang-jangan-cuma-striptis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059076/bikin-forum-kelas-dunia-di-bali-luhut-turis-datang-jangan-cuma-striptis"/><item><title>Bikin Forum Kelas Dunia di Bali, Luhut: Turis Datang Jangan Cuma Striptis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059076/bikin-forum-kelas-dunia-di-bali-luhut-turis-datang-jangan-cuma-striptis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059076/bikin-forum-kelas-dunia-di-bali-luhut-turis-datang-jangan-cuma-striptis</guid><pubDate>Kamis 05 September 2024 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/05/320/3059076/bikin-forum-kelas-dunia-di-bali-luhut-turis-datang-jangan-cuma-striptis-frzZq0fQRG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut tak ingin turis datang ke Bali hanya untuk menonton striptis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/05/320/3059076/bikin-forum-kelas-dunia-di-bali-luhut-turis-datang-jangan-cuma-striptis-frzZq0fQRG.jpg</image><title>Luhut tak ingin turis datang ke Bali hanya untuk menonton striptis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bakal menjadikan Indonesia tuan rumah forum-forum kelas dunia seperti yang dilakukan oleh Davos, Swiss. Luhut tak ingin turis yang datang ke Bali hanya untuk menonton striptis.
Dalam diskusi di Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024, Kamis (5/9/2024), dirinya mengaku telah menyampaikan ide tersebut kepada Presiden Jokowi, di mana Bali akan menjadi tempat para pemimpin dunia berbagi gagasan.

BACA JUGA:
Buka ISF 2024, Menko Luhut Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Atasi Perubahan Iklim


&quot;Kita mau membuat Bali setiap tahun (tuan rumah forum dunia). Dan Bali kita perbaiki supaya jangan kita bikin lagi turis yang asal datang untuk (menonton) striptis, kita mau turis yang berkualitas,&quot; ujar Luhut.
Luhut melanjut, Bali diharapkan bisa menjadi wadah bagi forum-forum kelas dunia sekaligus sebagai etalase budaya. Ia pun menyampaikan kekhawatirannya akan tergerusnya budaya Bali asli dikarenakan banyaknya budaya luar yang masuk.

BACA JUGA:
Luhut soal Beli Pertalite Dibatasi: Ojol Tak Kena, Orang Kaya Tak Dikasih Subsidi!


&quot;Jadi maksud saya jangan budaya Bali itu dirusak. Karena tanpa budaya Bali turis-turis itu gak datang. Ngapain (bule) ke Bali kalau hanya lihat telanjang-telanjang saja,&quot; tambahnya.
Untuk diketahui, Luhut sendiri baru saja membuka ISF 2024 sebagai wadah bagi dunia untuk menjalin kolaborasi dalam aksi iklim. Forum ini dilangsungkan di Jakarta Convention Center.
Dalam opening ceremony, Luhut mengungkap bahwa ISF 2024 adalah  platform kolaborasi internasional untuk bersama-sama berinovasi  melindungi lingkungan.
Selain itu juga sebagai platform yang memfasilitasi untuk  memberdayakan masyarakat lewat transfer pengetahuan sehingga gelaran ini  menjadi forum keberlanjutan yang inklusif untuk setiap lapisan  masyarakat.
&quot;Kita harus mengakui bahwa setiap negara memiliki titik awal yang  berbeda, serta kapabilitas dan kapabilitas yang berbeda. Oleh karena  itu, forum ini mengingatkan kita untuk berkolaborasi karena kolaborasi  sangat penting bagi keberlanjutan,&quot; katanya.
Luhut menyampaikan bahwa ISF 2024 berhasil menggaet lebih dari 11.000  peserta dari 53 negara. Nantinya dalam dua hari ke depan juga akan ada  banyak penandatanganan kerja sama keberlanjutan yang akan berdampak  positif bagi dunia.
Dia pun optimis dengan adanya gelaran ini, akan mendorong transisi  energi, kualitas udara yang bersih, pelestarian keanekaragaman hayati,  taraf hidup berkelanjutan, serta berjalannya ekonomi biru. Yang pada  akhirnya memperkuat komitmen terhadap masa depan yang lebih hijau dan  sejahtera.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bakal menjadikan Indonesia tuan rumah forum-forum kelas dunia seperti yang dilakukan oleh Davos, Swiss. Luhut tak ingin turis yang datang ke Bali hanya untuk menonton striptis.
Dalam diskusi di Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024, Kamis (5/9/2024), dirinya mengaku telah menyampaikan ide tersebut kepada Presiden Jokowi, di mana Bali akan menjadi tempat para pemimpin dunia berbagi gagasan.

BACA JUGA:
Buka ISF 2024, Menko Luhut Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Atasi Perubahan Iklim


&quot;Kita mau membuat Bali setiap tahun (tuan rumah forum dunia). Dan Bali kita perbaiki supaya jangan kita bikin lagi turis yang asal datang untuk (menonton) striptis, kita mau turis yang berkualitas,&quot; ujar Luhut.
Luhut melanjut, Bali diharapkan bisa menjadi wadah bagi forum-forum kelas dunia sekaligus sebagai etalase budaya. Ia pun menyampaikan kekhawatirannya akan tergerusnya budaya Bali asli dikarenakan banyaknya budaya luar yang masuk.

BACA JUGA:
Luhut soal Beli Pertalite Dibatasi: Ojol Tak Kena, Orang Kaya Tak Dikasih Subsidi!


&quot;Jadi maksud saya jangan budaya Bali itu dirusak. Karena tanpa budaya Bali turis-turis itu gak datang. Ngapain (bule) ke Bali kalau hanya lihat telanjang-telanjang saja,&quot; tambahnya.
Untuk diketahui, Luhut sendiri baru saja membuka ISF 2024 sebagai wadah bagi dunia untuk menjalin kolaborasi dalam aksi iklim. Forum ini dilangsungkan di Jakarta Convention Center.
Dalam opening ceremony, Luhut mengungkap bahwa ISF 2024 adalah  platform kolaborasi internasional untuk bersama-sama berinovasi  melindungi lingkungan.
Selain itu juga sebagai platform yang memfasilitasi untuk  memberdayakan masyarakat lewat transfer pengetahuan sehingga gelaran ini  menjadi forum keberlanjutan yang inklusif untuk setiap lapisan  masyarakat.
&quot;Kita harus mengakui bahwa setiap negara memiliki titik awal yang  berbeda, serta kapabilitas dan kapabilitas yang berbeda. Oleh karena  itu, forum ini mengingatkan kita untuk berkolaborasi karena kolaborasi  sangat penting bagi keberlanjutan,&quot; katanya.
Luhut menyampaikan bahwa ISF 2024 berhasil menggaet lebih dari 11.000  peserta dari 53 negara. Nantinya dalam dua hari ke depan juga akan ada  banyak penandatanganan kerja sama keberlanjutan yang akan berdampak  positif bagi dunia.
Dia pun optimis dengan adanya gelaran ini, akan mendorong transisi  energi, kualitas udara yang bersih, pelestarian keanekaragaman hayati,  taraf hidup berkelanjutan, serta berjalannya ekonomi biru. Yang pada  akhirnya memperkuat komitmen terhadap masa depan yang lebih hijau dan  sejahtera.</content:encoded></item></channel></rss>
