<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Perkuat Posisi Jadi Hub Logistik di Kawasan Asia Pasifik</title><description>Indonesia memperkuat posisinya sebagai hub Logistik di kawasan Asia-Pasifik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059235/ri-perkuat-posisi-jadi-hub-logistik-di-kawasan-asia-pasifik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059235/ri-perkuat-posisi-jadi-hub-logistik-di-kawasan-asia-pasifik"/><item><title>RI Perkuat Posisi Jadi Hub Logistik di Kawasan Asia Pasifik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059235/ri-perkuat-posisi-jadi-hub-logistik-di-kawasan-asia-pasifik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/05/320/3059235/ri-perkuat-posisi-jadi-hub-logistik-di-kawasan-asia-pasifik</guid><pubDate>Kamis 05 September 2024 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/05/320/3059235/ri-perkuat-posisi-jadi-hub-logistik-di-kawasan-asia-pasifik-NWh9gpaIPR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI perkuat posisi sebagai hub logistik di kawasan Asia Pasifik (Foto: KARW)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/05/320/3059235/ri-perkuat-posisi-jadi-hub-logistik-di-kawasan-asia-pasifik-NWh9gpaIPR.jpg</image><title>RI perkuat posisi sebagai hub logistik di kawasan Asia Pasifik (Foto: KARW)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia memperkuat posisinya sebagai hub Logistik di kawasan Asia-Pasifik. Sejalan dengan hal tersebut,  Perusahaan industri maritim dan logistik PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) melalui anak usahanya OJA berkolaborasi dengan Mediterranean Shipping Company (MSC).
Presiden Direktur Meratus Jasa Prima (MJP) Farid Belbouab mengatakan kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan perdagangan penting antara Indonesia dan wilayah Asia Pasifik.

BACA JUGA:
Angkutan Logistik Wajib Sertifikasi Halal Oktober 2024, Bisa Diterapkan?


&amp;ldquo;Perkembangan ini meningkatkan pilihan pengiriman, secara signifikan meningkatkan throughput kami, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub logistik terkemuka di kawasan Asia-Pasifik,&amp;rdquo; kata Farid, Kamis (5/9/2024).
Kapal pertama, MSC Elisabeth III, dari layanan KIWI yang menghubungkan Asia Tenggara dengan Asia Timur Laut dijadwalkan berangkat dari Terminal OJA pada 5 September.

BACA JUGA:
Alihkan Logistik dari Truk ke Kereta, Emisi Karbon Turun hingga 70%


Terminal OJA berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan luas 8,2 hektare dan dermaga sepanjang 600 meter yang dipersiapkan untuk menangani operasi bongkar muat dengan volume tinggi.
Penambahan layanan ini akan memfasilitasi perdagangan internasional, meningkatkan kemampuan ekspor Indonesia, serta memperluas koneksi ke Asia Tenggara dan Asia Timur Laut, termasuk China.
Farid menambahkan, perkembangan ini diharapkan dapat meningkatkan  throughput Terminal OJA dan meningkatkan pendapatannya sebesar 30  persen, sehingga Terminal OJA dapat menjadi hub strategis untuk jalur  perdagangan global.
Sebagai bagian dari proyek Terminal Nusantara dari Meratus Group,  Perusahaan optimistis Terminal OJA akan memainkan peran penting dalam  meningkatkan konektivitas perdagangan internasional melalui hub domestik  Meratus di Jakarta, menghubungkan pelabuhan internasional di seluruh  Asia dan dunia.
&amp;ldquo;Dengan layanan baru ini, Terminal OJA siap menjadi gerbang utama  untuk perdagangan internasional dan pemain penting dalam konektivitas  logistik di seluruh kawasan Asia-Pasifik dan sekitarnya,&amp;rdquo; kata Farid  pula.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia memperkuat posisinya sebagai hub Logistik di kawasan Asia-Pasifik. Sejalan dengan hal tersebut,  Perusahaan industri maritim dan logistik PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) melalui anak usahanya OJA berkolaborasi dengan Mediterranean Shipping Company (MSC).
Presiden Direktur Meratus Jasa Prima (MJP) Farid Belbouab mengatakan kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan perdagangan penting antara Indonesia dan wilayah Asia Pasifik.

BACA JUGA:
Angkutan Logistik Wajib Sertifikasi Halal Oktober 2024, Bisa Diterapkan?


&amp;ldquo;Perkembangan ini meningkatkan pilihan pengiriman, secara signifikan meningkatkan throughput kami, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub logistik terkemuka di kawasan Asia-Pasifik,&amp;rdquo; kata Farid, Kamis (5/9/2024).
Kapal pertama, MSC Elisabeth III, dari layanan KIWI yang menghubungkan Asia Tenggara dengan Asia Timur Laut dijadwalkan berangkat dari Terminal OJA pada 5 September.

BACA JUGA:
Alihkan Logistik dari Truk ke Kereta, Emisi Karbon Turun hingga 70%


Terminal OJA berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan luas 8,2 hektare dan dermaga sepanjang 600 meter yang dipersiapkan untuk menangani operasi bongkar muat dengan volume tinggi.
Penambahan layanan ini akan memfasilitasi perdagangan internasional, meningkatkan kemampuan ekspor Indonesia, serta memperluas koneksi ke Asia Tenggara dan Asia Timur Laut, termasuk China.
Farid menambahkan, perkembangan ini diharapkan dapat meningkatkan  throughput Terminal OJA dan meningkatkan pendapatannya sebesar 30  persen, sehingga Terminal OJA dapat menjadi hub strategis untuk jalur  perdagangan global.
Sebagai bagian dari proyek Terminal Nusantara dari Meratus Group,  Perusahaan optimistis Terminal OJA akan memainkan peran penting dalam  meningkatkan konektivitas perdagangan internasional melalui hub domestik  Meratus di Jakarta, menghubungkan pelabuhan internasional di seluruh  Asia dan dunia.
&amp;ldquo;Dengan layanan baru ini, Terminal OJA siap menjadi gerbang utama  untuk perdagangan internasional dan pemain penting dalam konektivitas  logistik di seluruh kawasan Asia-Pasifik dan sekitarnya,&amp;rdquo; kata Farid  pula.</content:encoded></item></channel></rss>
