<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Klaim Seluruh Emiten Tercatat Telah Penuhi Persyaratan</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim seluruh perusahaan tercatat telah memenuhi ketentuan persyaratan yang berlaku.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059543/bei-klaim-seluruh-emiten-tercatat-telah-penuhi-persyaratan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059543/bei-klaim-seluruh-emiten-tercatat-telah-penuhi-persyaratan"/><item><title>BEI Klaim Seluruh Emiten Tercatat Telah Penuhi Persyaratan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059543/bei-klaim-seluruh-emiten-tercatat-telah-penuhi-persyaratan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059543/bei-klaim-seluruh-emiten-tercatat-telah-penuhi-persyaratan</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2024 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/06/278/3059543/bei-klaim-seluruh-emiten-tercatat-telah-penuhi-persyaratan-iUygzN2dfv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI klaim seluruh emiten penuhi persyaratan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/06/278/3059543/bei-klaim-seluruh-emiten-tercatat-telah-penuhi-persyaratan-iUygzN2dfv.jpg</image><title>BEI klaim seluruh emiten penuhi persyaratan (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim seluruh emiten telah memenuhi ketentuan persyaratan yang berlaku. Dalam melakukan evaluasi, BEI tidak hanya melihat dari aspek formal persyaratan pencatatan, namun juga melakukan evaluasi terkait aspek substansi seperti going concern, reputasi pengendali, reputasi jajaran Direksi dan Komisaris, dan prospek pertumbuhan dari calon perusahaan tercatat.

BACA JUGA:
Dana Realisasi IPO BEI Tembus Rp5,15 Triliun di Tengah Dugaan Skandal Gratifikasi


&amp;ldquo;Kami memastikan perusahaan yang tercatat memang eligible, memenuhi persyaratan perusahaan tercatat,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta pada Jumat (6/9/2024).
Nyoman menyampaikan, BEI selalu menjaga relevansi peraturan pencatatan dengan memperhatikan kondisi terkini dalam dinamika pasar modal. Berbagai inisiatif dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas perusahaan tercatat.

BACA JUGA:
DPR Minta OJK dan BEI Buka-bukaan soal Dugaan Skandal Gratifikasi IPO


&amp;ldquo;Saat ini BEI sedang dalam proses penyesuaian peraturan pencatatan, yang intinya menaikkan persyaratan minimum untuk dapat menjadi perusahaan tercatat di BEI,&amp;rdquo; tutur Nyoman.
Lebih lanjut, sampai dengan 5 September 2024 sudah terdapat 34 perusahaan tercatat dengan total dana dihimpun sebesar Rp5,2 triliun. Adapun saat ini masih ada 25 perusahaan dalam pipeline pencatatan umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Nyoman mengatakan, bila dibandingkan dengan bursa lainnya di kawasan  ASEAN, jumlah pertumbuhan perusahaan tercatat baru di BEI masih menjadi  yang paling tinggi sepanjang tahun 2024. Nyoman mengatakan, hanya BEI  yang memiliki pertumbuhan jumlah perusahaan yang baru terdaftar hingga 3  persen dibanding bursa ASEAN maupun non-ASEAN.
&amp;ldquo;BEI secara konsisten mencatatkan jumlah pertumbuhan perusahaan  tercatat tertinggi di kawasan ASEAN sejak tahun 2018,&amp;rdquo; imbuh Nyoman.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim seluruh emiten telah memenuhi ketentuan persyaratan yang berlaku. Dalam melakukan evaluasi, BEI tidak hanya melihat dari aspek formal persyaratan pencatatan, namun juga melakukan evaluasi terkait aspek substansi seperti going concern, reputasi pengendali, reputasi jajaran Direksi dan Komisaris, dan prospek pertumbuhan dari calon perusahaan tercatat.

BACA JUGA:
Dana Realisasi IPO BEI Tembus Rp5,15 Triliun di Tengah Dugaan Skandal Gratifikasi


&amp;ldquo;Kami memastikan perusahaan yang tercatat memang eligible, memenuhi persyaratan perusahaan tercatat,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta pada Jumat (6/9/2024).
Nyoman menyampaikan, BEI selalu menjaga relevansi peraturan pencatatan dengan memperhatikan kondisi terkini dalam dinamika pasar modal. Berbagai inisiatif dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas perusahaan tercatat.

BACA JUGA:
DPR Minta OJK dan BEI Buka-bukaan soal Dugaan Skandal Gratifikasi IPO


&amp;ldquo;Saat ini BEI sedang dalam proses penyesuaian peraturan pencatatan, yang intinya menaikkan persyaratan minimum untuk dapat menjadi perusahaan tercatat di BEI,&amp;rdquo; tutur Nyoman.
Lebih lanjut, sampai dengan 5 September 2024 sudah terdapat 34 perusahaan tercatat dengan total dana dihimpun sebesar Rp5,2 triliun. Adapun saat ini masih ada 25 perusahaan dalam pipeline pencatatan umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Nyoman mengatakan, bila dibandingkan dengan bursa lainnya di kawasan  ASEAN, jumlah pertumbuhan perusahaan tercatat baru di BEI masih menjadi  yang paling tinggi sepanjang tahun 2024. Nyoman mengatakan, hanya BEI  yang memiliki pertumbuhan jumlah perusahaan yang baru terdaftar hingga 3  persen dibanding bursa ASEAN maupun non-ASEAN.
&amp;ldquo;BEI secara konsisten mencatatkan jumlah pertumbuhan perusahaan  tercatat tertinggi di kawasan ASEAN sejak tahun 2018,&amp;rdquo; imbuh Nyoman.</content:encoded></item></channel></rss>
