<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OJK Sebut Tak Ada Emiten yang Ajukan Pembatalan IPO</title><description>OJK mencatat tidak ada calon emiten yang mengajukan pembatalan proses  penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059666/ojk-sebut-tak-ada-emiten-yang-ajukan-pembatalan-ipo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059666/ojk-sebut-tak-ada-emiten-yang-ajukan-pembatalan-ipo"/><item><title>OJK Sebut Tak Ada Emiten yang Ajukan Pembatalan IPO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059666/ojk-sebut-tak-ada-emiten-yang-ajukan-pembatalan-ipo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/278/3059666/ojk-sebut-tak-ada-emiten-yang-ajukan-pembatalan-ipo</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2024 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/06/278/3059666/ojk-sebut-tak-ada-emiten-yang-ajukan-pembatalan-ipo-roih12N3uC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OJK sebut tak ada pembatalan IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/06/278/3059666/ojk-sebut-tak-ada-emiten-yang-ajukan-pembatalan-ipo-roih12N3uC.jpg</image><title>OJK sebut tak ada pembatalan IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tidak ada calon emiten yang mengajukan pembatalan proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya tidak pernah mengungkap siapa saja calon emiten yang ada dalam daftar tunggu atau pipeline IPO. Ia menegaskan, tidak ada emiten yang menyatakan batal IPO.

BACA JUGA:
5 Karyawan BEI Dipecat Imbas Suap IPO, OJK: Tak Ada Tempat bagi Pelanggar Integritas


&amp;ldquo;Kalaupun calon emiten itu batal, bukan berarti ada masalah. Misalnya jika serapan investor saat ini terasa sulit, tentunya emiten akan memikirkan untuk menunda,&amp;rdquo; kata Inarno dalam konferensi pers secara daring pada Jumat (6/9/2024).

BACA JUGA:
OJK: Tidak Ada Moratorium IPO


Inarno mengatakan, saat ini penghimpunan dana di pasar modal masih dalam tren positif. OJK mencatat penghimpunan dana di pasar modal hingga Agustus 2024 mencapai Rp135,25 triliun. Secara rinci, sebanyak 28 perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan nilai emisi sebesar Rp4,39 triliun.
Total himpunan dana di pasar modal juga dikontribusikan oleh 11  Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan nilai emisi sebesar Rp36,30  triliun, sebanyak 5 penerbitan Efek Bersifat Utang atau Sukuk (EBUS)  tercatat memiliki nilai emisi Rp5,18 triliun, serta Penawaran Umum  Berkelanjutan (PUB) Tahap I, II dan seterusnya memiliki nilai emisi  sebesar Rp89,99 triliun.
&amp;ldquo;Sampai saat ini masih ada 116 yang ada di pipeline penawaran umum  dengan perkiraan indikatif sebesar Rp41,7 triliun. Kami harapkan sampai  akhir tahun target kami tercapai,&amp;rdquo; ujar Inarno.
</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tidak ada calon emiten yang mengajukan pembatalan proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya tidak pernah mengungkap siapa saja calon emiten yang ada dalam daftar tunggu atau pipeline IPO. Ia menegaskan, tidak ada emiten yang menyatakan batal IPO.

BACA JUGA:
5 Karyawan BEI Dipecat Imbas Suap IPO, OJK: Tak Ada Tempat bagi Pelanggar Integritas


&amp;ldquo;Kalaupun calon emiten itu batal, bukan berarti ada masalah. Misalnya jika serapan investor saat ini terasa sulit, tentunya emiten akan memikirkan untuk menunda,&amp;rdquo; kata Inarno dalam konferensi pers secara daring pada Jumat (6/9/2024).

BACA JUGA:
OJK: Tidak Ada Moratorium IPO


Inarno mengatakan, saat ini penghimpunan dana di pasar modal masih dalam tren positif. OJK mencatat penghimpunan dana di pasar modal hingga Agustus 2024 mencapai Rp135,25 triliun. Secara rinci, sebanyak 28 perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan nilai emisi sebesar Rp4,39 triliun.
Total himpunan dana di pasar modal juga dikontribusikan oleh 11  Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan nilai emisi sebesar Rp36,30  triliun, sebanyak 5 penerbitan Efek Bersifat Utang atau Sukuk (EBUS)  tercatat memiliki nilai emisi Rp5,18 triliun, serta Penawaran Umum  Berkelanjutan (PUB) Tahap I, II dan seterusnya memiliki nilai emisi  sebesar Rp89,99 triliun.
&amp;ldquo;Sampai saat ini masih ada 116 yang ada di pipeline penawaran umum  dengan perkiraan indikatif sebesar Rp41,7 triliun. Kami harapkan sampai  akhir tahun target kami tercapai,&amp;rdquo; ujar Inarno.
</content:encoded></item></channel></rss>
