<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Resmikan 2 Proyek yang Digarap WIKA</title><description>Presiden Jokowi meresmikan dua proyek yang digarap WIKA di Jawa Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/320/3059705/presiden-jokowi-resmikan-2-proyek-yang-digarap-wika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/320/3059705/presiden-jokowi-resmikan-2-proyek-yang-digarap-wika"/><item><title>Presiden Jokowi Resmikan 2 Proyek yang Digarap WIKA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/320/3059705/presiden-jokowi-resmikan-2-proyek-yang-digarap-wika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/06/320/3059705/presiden-jokowi-resmikan-2-proyek-yang-digarap-wika</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2024 19:50 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/06/320/3059705/presiden-jokowi-resmikan-2-proyek-yang-digarap-wika-C5WCNm8d5q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi resmikan dua proyek WIKA (Foto: WIKA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/06/320/3059705/presiden-jokowi-resmikan-2-proyek-yang-digarap-wika-C5WCNm8d5q.jpg</image><title>Presiden Jokowi resmikan dua proyek WIKA (Foto: WIKA)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi meresmikan dua proyek yang digarap WIKA di Jawa Timur, yaitu Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) Surabaya dan Flyover Djuanda di Sidoarjo. Peresmian kedua proyek tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatangan prasasti.
RS Kemenkes Surabaya menjadi Rumah Sakit kedua yang selesai dibangun WIKA dan diresmikan Presiden Jokowi hingga September 2024 ini. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa RS Kemenkes Surabaya memiliki desain interior yang sangat mewah, layaknya hotel bintang lima.

BACA JUGA:
Jokowi Akan Berkantor di IKN Selama 40 Hari hingga Akhir Masa Jabatan Presiden


Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya kemanfaatan yang dihasilkan dari pembangunan rumah sakit tersebut melalui peningkatan layanan kesehatan berkualitas dan sesuai dengan fasilitas kesehatan internasional bagi masyarakat Indonesia.
&amp;ldquo;Kalau rumah sakitnya seperti ini dan pelayanannya baik, hal ini akan mencegah kehilangan devisa kita kurang lebih Rp180 triliun setiap tahunnya karena masyarakat kita pergi ke Singapura, Jepang, Malaysia, Amerika untuk berobat. Rp180 triliun, gede sekali,&amp;rdquo; ujar Presiden Jokowi, Jumat (6/9/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Gedung RS Kemenkes Surabaya : Seperti Hotel Bintang 5


Pembangunan rumah sakit ini dikerjakan oleh WIKA-WEGE KSO dengan nilai kontrak sebesar Rp1,6 triliun. Lingkup pengerjaannya mencakup seluruh aspek konstruksi, mulai dari struktur bangunan, desain arsitektur, hingga pembangunan infrastruktur pendukung seperti sistem mekanikal, elektrikal, plumbing, jalan, saluran drainase dan area landscape.
&quot;Dibangunnya RS Kemenkes Surabaya ini, diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta akses yang lebih mudah dan merata terhadap layanan kesehatan khususnya untuk penanganan penyakit jantung, stroke, dan kanker di Jawa Timur,&quot; tutur Agung BW.
RS Kemenkes Surabaya memiliki luas bangunan 163.380 m2, terdiri dari  empat gedung, yang pertama berfungsi sebagai satu gedung medical center  atau gedung utama, serta tiga gedung pelayanan yang masing-masing  disediakan untuk penanganan penyakit kanker, jantung, dan stroke. Hal  ini  sekaligus menjadikan RS Kemenkes Surabaya sebagai RS Unit Pelaksana  Tugas (UPT) Vertikal Katastropik pertama dan terbesar di Indonesia.
Di hari yang sama, Presiden Jokowi juga meresmikan Flyover Djuanda  bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki  Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Jawa  Timur Adhy Karyono, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Direktur Operasi  1 WIKA Hananto Aji.
Flyover Djuanda yang berlokasi di Sidoarjo merupakan bagian dari  proyek peningkatan infrastruktur jalan yang bertujuan untuk mengurai  kemacetan di persimpangan jalan nasional, ruas Jalan Raya Waru, Akses  Keluar Masuk Bandar Udara Djuanda, Surabaya - Sidoarjo, dan Simpang  Bangah.
&amp;ldquo;Kita terus membangun dan memperbaiki infrastruktur di berbagai  daerah agar konektivitas semakin baik, dan aktivitas serta mobilitas  masyarakat juga semakin lancar, sehingga biaya logistik menjadi semakin  murah dan efisien. Manfaat baik itu akhirnya mendorong perekonomian di  daerah-daerah semakin maju dan berkembang,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.
Pembangunan Flyover Djuanda ini dikerjakan oleh WIKA-Nindya Karya KSO  dengan nilai kontrak sebesar Rp363 miliar. WIKA bertugas dalam  pembangunan dua struktur flyover utama yang menghubungkan dari arah  Sidoarjo-Juanda, serta flyover kedua menghubungkan dari arah  Juanda-Surabaya.
&quot;Tentunya, WIKA akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas  infrastruktur di daerah guna mendorong pemerataan pembangunan dan  mengurangi ketimpangan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia,&quot; ucap  Hananto Aji.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi meresmikan dua proyek yang digarap WIKA di Jawa Timur, yaitu Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) Surabaya dan Flyover Djuanda di Sidoarjo. Peresmian kedua proyek tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatangan prasasti.
RS Kemenkes Surabaya menjadi Rumah Sakit kedua yang selesai dibangun WIKA dan diresmikan Presiden Jokowi hingga September 2024 ini. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa RS Kemenkes Surabaya memiliki desain interior yang sangat mewah, layaknya hotel bintang lima.

BACA JUGA:
Jokowi Akan Berkantor di IKN Selama 40 Hari hingga Akhir Masa Jabatan Presiden


Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya kemanfaatan yang dihasilkan dari pembangunan rumah sakit tersebut melalui peningkatan layanan kesehatan berkualitas dan sesuai dengan fasilitas kesehatan internasional bagi masyarakat Indonesia.
&amp;ldquo;Kalau rumah sakitnya seperti ini dan pelayanannya baik, hal ini akan mencegah kehilangan devisa kita kurang lebih Rp180 triliun setiap tahunnya karena masyarakat kita pergi ke Singapura, Jepang, Malaysia, Amerika untuk berobat. Rp180 triliun, gede sekali,&amp;rdquo; ujar Presiden Jokowi, Jumat (6/9/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Gedung RS Kemenkes Surabaya : Seperti Hotel Bintang 5


Pembangunan rumah sakit ini dikerjakan oleh WIKA-WEGE KSO dengan nilai kontrak sebesar Rp1,6 triliun. Lingkup pengerjaannya mencakup seluruh aspek konstruksi, mulai dari struktur bangunan, desain arsitektur, hingga pembangunan infrastruktur pendukung seperti sistem mekanikal, elektrikal, plumbing, jalan, saluran drainase dan area landscape.
&quot;Dibangunnya RS Kemenkes Surabaya ini, diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta akses yang lebih mudah dan merata terhadap layanan kesehatan khususnya untuk penanganan penyakit jantung, stroke, dan kanker di Jawa Timur,&quot; tutur Agung BW.
RS Kemenkes Surabaya memiliki luas bangunan 163.380 m2, terdiri dari  empat gedung, yang pertama berfungsi sebagai satu gedung medical center  atau gedung utama, serta tiga gedung pelayanan yang masing-masing  disediakan untuk penanganan penyakit kanker, jantung, dan stroke. Hal  ini  sekaligus menjadikan RS Kemenkes Surabaya sebagai RS Unit Pelaksana  Tugas (UPT) Vertikal Katastropik pertama dan terbesar di Indonesia.
Di hari yang sama, Presiden Jokowi juga meresmikan Flyover Djuanda  bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki  Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Jawa  Timur Adhy Karyono, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Direktur Operasi  1 WIKA Hananto Aji.
Flyover Djuanda yang berlokasi di Sidoarjo merupakan bagian dari  proyek peningkatan infrastruktur jalan yang bertujuan untuk mengurai  kemacetan di persimpangan jalan nasional, ruas Jalan Raya Waru, Akses  Keluar Masuk Bandar Udara Djuanda, Surabaya - Sidoarjo, dan Simpang  Bangah.
&amp;ldquo;Kita terus membangun dan memperbaiki infrastruktur di berbagai  daerah agar konektivitas semakin baik, dan aktivitas serta mobilitas  masyarakat juga semakin lancar, sehingga biaya logistik menjadi semakin  murah dan efisien. Manfaat baik itu akhirnya mendorong perekonomian di  daerah-daerah semakin maju dan berkembang,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.
Pembangunan Flyover Djuanda ini dikerjakan oleh WIKA-Nindya Karya KSO  dengan nilai kontrak sebesar Rp363 miliar. WIKA bertugas dalam  pembangunan dua struktur flyover utama yang menghubungkan dari arah  Sidoarjo-Juanda, serta flyover kedua menghubungkan dari arah  Juanda-Surabaya.
&quot;Tentunya, WIKA akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas  infrastruktur di daerah guna mendorong pemerataan pembangunan dan  mengurangi ketimpangan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia,&quot; ucap  Hananto Aji.</content:encoded></item></channel></rss>
