<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Sigli-Banda Aceh Diresmikan, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 30 Menit</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan empat seksi Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Senin (9/9/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/09/320/3060578/tol-sigli-banda-aceh-diresmikan-pangkas-waktu-tempuh-jadi-30-menit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/09/320/3060578/tol-sigli-banda-aceh-diresmikan-pangkas-waktu-tempuh-jadi-30-menit"/><item><title>Tol Sigli-Banda Aceh Diresmikan, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 30 Menit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/09/320/3060578/tol-sigli-banda-aceh-diresmikan-pangkas-waktu-tempuh-jadi-30-menit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/09/320/3060578/tol-sigli-banda-aceh-diresmikan-pangkas-waktu-tempuh-jadi-30-menit</guid><pubDate>Senin 09 September 2024 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Gibran Khayirah Tavip</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/09/320/3060578/tol-sigli-banda-aceh-diresmikan-pangkas-waktu-tempuh-jadi-30-menit-ecx1LEhyzX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan tol Sigli-Aceh diresmikan hari ini oleh Presiden Jokowi (Foto: Hutama Karya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/09/320/3060578/tol-sigli-banda-aceh-diresmikan-pangkas-waktu-tempuh-jadi-30-menit-ecx1LEhyzX.jpg</image><title>Jalan tol Sigli-Aceh diresmikan hari ini oleh Presiden Jokowi (Foto: Hutama Karya)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi meresmikan empat seksi Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Senin (9/9/2024). Ruasnya meliputi seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 6 kilometer (km), seksi 3 Jantho-Indrapuri 16 km, seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro 8 km, dan seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam 5 km.
Adapun, empat seksi ruas tersebut merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dibangun PT Hutama Karya (Persero) sejak 2019 lalu. Tercatat, ada enam seksi yang dibangun perseroan.

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Tol Sigli-Banda Aceh Rp13,5 Triliun


Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menyampaikan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh terdiri dari 6 (enam) seksi dengan panjang total 74,2 km, merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sangat penting bagi pengembangan infrastruktur di bagian paling Barat Indonesia.
&amp;ldquo;Secara keseluruhan nilai investasi pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh sebesar Rp 13,55 T. Hingga saat ini, kami telah berhasil mengoperasikan 49 km dari jalan tol tersebut, termasuk empat seksi yang diresmikan Bapak Presiden hari ini. Kami juga menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan Seksi 1 yang tersisa pada akhir tahun, sehingga jalan tol dapat segera dioperasikan sepenuhnya,&amp;rdquo; ujar Adjib.

BACA JUGA:
Jalan Tol Sigli - Banda Aceh Beroperasi Tanpa Tarif Mulai Besok


Dari empat ruas jalan tol yang diresmikan, dilengkapi berbagai fasilitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan. Fasilitas tersebut meliputi 5 buah Gerbang Tol dengan total gardu sebanyak 22, serta 2 pasang Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) tipe A yang terdiri dari area istirahat, tempat pengisian bahan bakar, serta layanan patroli dan ambulance yang siap siaga 24 jam.
Selain itu, sistem manajemen lalu lintas yang canggih juga telah diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan meminimalkan potensi kecelakaan. Sebagai informasi, Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2, 3, 5 dan 6 telah dioperasikan bertahap dengan rentang waktu 3 (tiga) tahun dari 2021 hingga 2023. Tercatat trafik kendaraan yang melintas mencapai 3.500 kendaraan per hari.
Sementara dari segi fasilitas struktur, keempat ruas ini memiliki 3  buah Simpang Susun (Interchange); Lebar Lajur 3,6 m; Jumlah Lajur 2x2  Tahap Awal dengan Kecepatan Rencana mencapai 100 km/jam yang akan  memangkas waktu tempuh dari Seulimeum ke Baitussalam semula 1,5 jam  menjadi 30 menit.
Adapun keunggulan konstruksi jalan tol ini adalah perhatian khusus  terhadap dampak lingkungan dan keberlanjutan di sekitar proyek. Khusus  pada ruas konstruksi Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Hutama Karya  mengimplementasikan beberapa inovasi ramah lingkungan, seperti Elephant  Bridges, Reptil Tunnels, dan Primate Crossing untuk memastikan  pelestarian habitat satwa liar serta mendukung keberlanjutan ekosistem.
&amp;ldquo;Kehadiran jalan tol ini tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan  konektivitas antar wilayah, namun diharapkan dapat mendorong pertumbuhan  sektor pariwisata, perdagangan, dan logistik di Provinsi Aceh. Selain  itu, kami berkomitmen untuk terus mengutamakan keberlanjutan lingkungan  dalam setiap proyek yang kami kerjakan,&amp;rdquo; tutup EVP Sekretaris Perusahaan  Hutama Karya Adjib Al Hakim.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans  Sumatera (JTTS) sepanjang &amp;plusmn;1.030 km, termasuk dengan jalan tol dukungan  konstruksi. Untuk ruas tol Konstruksi 230 km dan 800 km ruas tol  Operasi. Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh diantaranya  yakni Tol Bakauheni &amp;ndash;Terbanggi Besar (140 km)*, Tol Terbanggi  Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km), Tol Palembang-Indralaya (22  km), Tol Medan-Binjai (17 km)*, Tol Pekanbaru-Dumai (132 km), Tol Sigli  Banda Aceh Seksi 2-6 (49 km) serta Tol Binjai-Langsa Seksi  Binjai-Tanjung Pura (38 km), Tol Bengkulu-Taba Penanjung (17 km), Tol  Pekanbaru-Bangkinang (31 km), Tol Bangkinang &amp;ndash;XIII Koto Kampar (25 km),  Tol Indralaya-Prabumulih (64 km), Tol Indrapura-Kisaran (48 km), Tol  Tebing Tinggi-Indrapura (28,5 km).</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi meresmikan empat seksi Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Senin (9/9/2024). Ruasnya meliputi seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 6 kilometer (km), seksi 3 Jantho-Indrapuri 16 km, seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro 8 km, dan seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam 5 km.
Adapun, empat seksi ruas tersebut merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dibangun PT Hutama Karya (Persero) sejak 2019 lalu. Tercatat, ada enam seksi yang dibangun perseroan.

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Tol Sigli-Banda Aceh Rp13,5 Triliun


Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menyampaikan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh terdiri dari 6 (enam) seksi dengan panjang total 74,2 km, merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sangat penting bagi pengembangan infrastruktur di bagian paling Barat Indonesia.
&amp;ldquo;Secara keseluruhan nilai investasi pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh sebesar Rp 13,55 T. Hingga saat ini, kami telah berhasil mengoperasikan 49 km dari jalan tol tersebut, termasuk empat seksi yang diresmikan Bapak Presiden hari ini. Kami juga menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan Seksi 1 yang tersisa pada akhir tahun, sehingga jalan tol dapat segera dioperasikan sepenuhnya,&amp;rdquo; ujar Adjib.

BACA JUGA:
Jalan Tol Sigli - Banda Aceh Beroperasi Tanpa Tarif Mulai Besok


Dari empat ruas jalan tol yang diresmikan, dilengkapi berbagai fasilitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan. Fasilitas tersebut meliputi 5 buah Gerbang Tol dengan total gardu sebanyak 22, serta 2 pasang Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) tipe A yang terdiri dari area istirahat, tempat pengisian bahan bakar, serta layanan patroli dan ambulance yang siap siaga 24 jam.
Selain itu, sistem manajemen lalu lintas yang canggih juga telah diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan meminimalkan potensi kecelakaan. Sebagai informasi, Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2, 3, 5 dan 6 telah dioperasikan bertahap dengan rentang waktu 3 (tiga) tahun dari 2021 hingga 2023. Tercatat trafik kendaraan yang melintas mencapai 3.500 kendaraan per hari.
Sementara dari segi fasilitas struktur, keempat ruas ini memiliki 3  buah Simpang Susun (Interchange); Lebar Lajur 3,6 m; Jumlah Lajur 2x2  Tahap Awal dengan Kecepatan Rencana mencapai 100 km/jam yang akan  memangkas waktu tempuh dari Seulimeum ke Baitussalam semula 1,5 jam  menjadi 30 menit.
Adapun keunggulan konstruksi jalan tol ini adalah perhatian khusus  terhadap dampak lingkungan dan keberlanjutan di sekitar proyek. Khusus  pada ruas konstruksi Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Hutama Karya  mengimplementasikan beberapa inovasi ramah lingkungan, seperti Elephant  Bridges, Reptil Tunnels, dan Primate Crossing untuk memastikan  pelestarian habitat satwa liar serta mendukung keberlanjutan ekosistem.
&amp;ldquo;Kehadiran jalan tol ini tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan  konektivitas antar wilayah, namun diharapkan dapat mendorong pertumbuhan  sektor pariwisata, perdagangan, dan logistik di Provinsi Aceh. Selain  itu, kami berkomitmen untuk terus mengutamakan keberlanjutan lingkungan  dalam setiap proyek yang kami kerjakan,&amp;rdquo; tutup EVP Sekretaris Perusahaan  Hutama Karya Adjib Al Hakim.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans  Sumatera (JTTS) sepanjang &amp;plusmn;1.030 km, termasuk dengan jalan tol dukungan  konstruksi. Untuk ruas tol Konstruksi 230 km dan 800 km ruas tol  Operasi. Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh diantaranya  yakni Tol Bakauheni &amp;ndash;Terbanggi Besar (140 km)*, Tol Terbanggi  Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km), Tol Palembang-Indralaya (22  km), Tol Medan-Binjai (17 km)*, Tol Pekanbaru-Dumai (132 km), Tol Sigli  Banda Aceh Seksi 2-6 (49 km) serta Tol Binjai-Langsa Seksi  Binjai-Tanjung Pura (38 km), Tol Bengkulu-Taba Penanjung (17 km), Tol  Pekanbaru-Bangkinang (31 km), Tol Bangkinang &amp;ndash;XIII Koto Kampar (25 km),  Tol Indralaya-Prabumulih (64 km), Tol Indrapura-Kisaran (48 km), Tol  Tebing Tinggi-Indrapura (28,5 km).</content:encoded></item></channel></rss>
