<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Pemerintah Bangun Tol-Mal Bukan untuk Orang Kaya</title><description>Maruf Amin menyatakan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur tidak hanya berfokus pada jalan tol.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/320/3061075/wapres-pemerintah-bangun-tol-mal-bukan-untuk-orang-kaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/320/3061075/wapres-pemerintah-bangun-tol-mal-bukan-untuk-orang-kaya"/><item><title>Wapres: Pemerintah Bangun Tol-Mal Bukan untuk Orang Kaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/320/3061075/wapres-pemerintah-bangun-tol-mal-bukan-untuk-orang-kaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/320/3061075/wapres-pemerintah-bangun-tol-mal-bukan-untuk-orang-kaya</guid><pubDate>Selasa 10 September 2024 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Yaser Rafi Pramudya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/10/320/3061075/wapres-pemerintah-bangun-tol-mal-bukan-untuk-orang-kaya-Za369Vi6G8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin soal Pembangunan Tol dan Mal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/10/320/3061075/wapres-pemerintah-bangun-tol-mal-bukan-untuk-orang-kaya-Za369Vi6G8.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin soal Pembangunan Tol dan Mal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan  komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur tidak hanya berfokus pada jalan tol dan pusat perbelanjaan atau mal saja yang lebih berpihak pada orang kaya.
Wapres Ma'ruf menyebut hal tersebut berkaitan dengan komitmen pemerintah dalam membangun dan merevitalisasi pasar rakyat, serta melaksanakan proyek Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk perbaikan jalan daerah.

BACA JUGA:
Resmikan Pasar Rp79,8 Miliar, Wapres Singgung Produk Lokal hingga Penyerapan Tenaga Kerja

&quot;Ini komitmen pemerintah melakukan pembangunan tidak hanya untuk orang-orang kaya, tetapi juga untuk orang-orang yang miskin, dan rakyat jelata. Jadi jangan dikira pemerintah hanya (bangun) jalan-jalan tol saja, pasar-pasar mal saja, tapi justru yang menjadi perhatian pemerintah, (pembangunan) pasar-pasar rakyat dan jalan lingkungan,&quot; kata Wapres dikutip Antara, Selasa (10/9/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8wOS8yLzE4NDk1NS8zL3lSR1ZreFRNUFNz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Wapres, proyek Inpres jalan daerah merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memudahkan arus barang dan jasa.

BACA JUGA:
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Diresmikan, Jokowi: Bangkitkan Ekonomi Daerah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2023, pemerintah mengalokasikan Rp14,6 triliun pada 2023 dan Rp15 triliun pada 2024 untuk perbaikan jalan daerah.Dengan adanya Inpres Jalan Daerah ini, diharapkan sentra-sentra ekonomi semakin terhubung, biaya logistik dan waktu tempuh dapat dikurangi, sehingga turut mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wapres juga turut meresmikan Pasar Toboali yang baru direnovasi sehingga menjadi salah satu pasar rakyat termegah dan termodern di Provinsi Bangka Belitun
Berdasarkan catatan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Pasar Toboali direvitalisasi berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo yang memberi mandat pada Oktober 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan  komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur tidak hanya berfokus pada jalan tol dan pusat perbelanjaan atau mal saja yang lebih berpihak pada orang kaya.
Wapres Ma'ruf menyebut hal tersebut berkaitan dengan komitmen pemerintah dalam membangun dan merevitalisasi pasar rakyat, serta melaksanakan proyek Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk perbaikan jalan daerah.

BACA JUGA:
Resmikan Pasar Rp79,8 Miliar, Wapres Singgung Produk Lokal hingga Penyerapan Tenaga Kerja

&quot;Ini komitmen pemerintah melakukan pembangunan tidak hanya untuk orang-orang kaya, tetapi juga untuk orang-orang yang miskin, dan rakyat jelata. Jadi jangan dikira pemerintah hanya (bangun) jalan-jalan tol saja, pasar-pasar mal saja, tapi justru yang menjadi perhatian pemerintah, (pembangunan) pasar-pasar rakyat dan jalan lingkungan,&quot; kata Wapres dikutip Antara, Selasa (10/9/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8wOS8yLzE4NDk1NS8zL3lSR1ZreFRNUFNz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Wapres, proyek Inpres jalan daerah merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memudahkan arus barang dan jasa.

BACA JUGA:
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Diresmikan, Jokowi: Bangkitkan Ekonomi Daerah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2023, pemerintah mengalokasikan Rp14,6 triliun pada 2023 dan Rp15 triliun pada 2024 untuk perbaikan jalan daerah.Dengan adanya Inpres Jalan Daerah ini, diharapkan sentra-sentra ekonomi semakin terhubung, biaya logistik dan waktu tempuh dapat dikurangi, sehingga turut mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wapres juga turut meresmikan Pasar Toboali yang baru direnovasi sehingga menjadi salah satu pasar rakyat termegah dan termodern di Provinsi Bangka Belitun
Berdasarkan catatan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Pasar Toboali direvitalisasi berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo yang memberi mandat pada Oktober 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
