<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Percepat Proyek Gedung Amanah, Progres Sudah 96%</title><description>Kementerian PUPR menekankan pentingnya kualitas dan kerapian dalam pembangunan Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061045/pupr-percepat-proyek-gedung-amanah-progres-sudah-96</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061045/pupr-percepat-proyek-gedung-amanah-progres-sudah-96"/><item><title>PUPR Percepat Proyek Gedung Amanah, Progres Sudah 96%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061045/pupr-percepat-proyek-gedung-amanah-progres-sudah-96</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061045/pupr-percepat-proyek-gedung-amanah-progres-sudah-96</guid><pubDate>Selasa 10 September 2024 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ghanny Rachmansyah S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/10/470/3061045/pupr-percepat-proyek-gedung-amanah-progres-sudah-96-alnVUOA1qV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kementerian PUPR percepat pembangunan Amanah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/10/470/3061045/pupr-percepat-proyek-gedung-amanah-progres-sudah-96-alnVUOA1qV.jpg</image><title>Kementerian PUPR percepat pembangunan Amanah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR Cakra Nagara menekankan pentingnya kualitas dan kerapian dalam pembangunan Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah).
&quot;Sejumlah kolom bangunan perlu diperbaiki karena tampak tidak rapi. Selain itu, area paving blok harus dipasang kembali dengan bahan yang sesuai standar,&quot; ujarnya, Selasa (10/9/2024).

BACA JUGA:
Wapres Akui Infrastruktur Transportasi di RI Belum Merata


Cakra juga menyatakan bahwa pihaknya akan menambah jumlah pengawas dan tenaga kerja, serta memastikan tidak ada keterlambatan bahan material yang bisa menghambat progres percepatan.
&quot;Kami telah berkoordinasi dengan pihak Waskita untuk mendukung tenaga kerja tambahan guna mempercepat penyelesaian Gedung Amanah,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Pembangunan Infrastruktur Bakal Terhambat Pilkada Serentak 2024?


Kementerian PUPR menegaskan bahwa denda akan diberlakukan jika terjadi keterlambatan sesuai dengan adendum terakhir, dengan ancaman blacklist bagi kontraktor yang tidak memenuhi target.
Pembangunan Gedung Amanah di Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Perkim Aceh, Agung Prakoso, mengungkapkan bahwa proyek ini telah mencapai 96,02% hingga 9 September 2024, setelah melewati 41 minggu sejak penandatanganan kontrak pada 17 November 2023. Meskipun terdapat deviasi -3,98% dari target awal, pembangunan diharapkan selesai dalam waktu dekat untuk persiapan peresmian.
&quot;Progres pembangunan Gedung AMANAH telah mencapai 96,02%, sedikit lebih rendah dari rencana, namun kami optimistis dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu,&quot; ujar Agung Prakoso.
Proyek ini melibatkan PT Ardi Tekindo Perkasa sebagai pemenang tender  pembangunan fisik gedung, dan PT Ciriajasa Engineering Consultan KSO  sebagai pemenang tender manajemen konstruksi.
Agung juga menjelaskan rincian perkembangan pekerjaan di beberapa  gedung dalam kawasan tersebut, seperti Gedung Multifungsi yang sedang  menyelesaikan pengecatan dinding, plafon auditorium, dan pembersihan  ruangan. Gedung Utama kini dalam tahap pemasangan keramik, kusen pintu  dan jendela, serta pengecatan. Sementara itu, Asrama Putra dan Asrama  Putri sedang dalam proses plasteran, pemasangan keramik, dan pengecatan.
Untuk mempercepat penyelesaian, Kementerian Pekerjaan Umum dan  Perumahan Rakyat (PUPR) akan meningkatkan kontrol dan pengawasan di  lapangan.
&quot;Kami telah menyusun timeline selama 12 hari ke depan agar semua pekerjaan tersisa dapat diselesaikan,&quot; tambah Agung.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR Cakra Nagara menekankan pentingnya kualitas dan kerapian dalam pembangunan Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah).
&quot;Sejumlah kolom bangunan perlu diperbaiki karena tampak tidak rapi. Selain itu, area paving blok harus dipasang kembali dengan bahan yang sesuai standar,&quot; ujarnya, Selasa (10/9/2024).

BACA JUGA:
Wapres Akui Infrastruktur Transportasi di RI Belum Merata


Cakra juga menyatakan bahwa pihaknya akan menambah jumlah pengawas dan tenaga kerja, serta memastikan tidak ada keterlambatan bahan material yang bisa menghambat progres percepatan.
&quot;Kami telah berkoordinasi dengan pihak Waskita untuk mendukung tenaga kerja tambahan guna mempercepat penyelesaian Gedung Amanah,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Pembangunan Infrastruktur Bakal Terhambat Pilkada Serentak 2024?


Kementerian PUPR menegaskan bahwa denda akan diberlakukan jika terjadi keterlambatan sesuai dengan adendum terakhir, dengan ancaman blacklist bagi kontraktor yang tidak memenuhi target.
Pembangunan Gedung Amanah di Aceh terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Perkim Aceh, Agung Prakoso, mengungkapkan bahwa proyek ini telah mencapai 96,02% hingga 9 September 2024, setelah melewati 41 minggu sejak penandatanganan kontrak pada 17 November 2023. Meskipun terdapat deviasi -3,98% dari target awal, pembangunan diharapkan selesai dalam waktu dekat untuk persiapan peresmian.
&quot;Progres pembangunan Gedung AMANAH telah mencapai 96,02%, sedikit lebih rendah dari rencana, namun kami optimistis dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu,&quot; ujar Agung Prakoso.
Proyek ini melibatkan PT Ardi Tekindo Perkasa sebagai pemenang tender  pembangunan fisik gedung, dan PT Ciriajasa Engineering Consultan KSO  sebagai pemenang tender manajemen konstruksi.
Agung juga menjelaskan rincian perkembangan pekerjaan di beberapa  gedung dalam kawasan tersebut, seperti Gedung Multifungsi yang sedang  menyelesaikan pengecatan dinding, plafon auditorium, dan pembersihan  ruangan. Gedung Utama kini dalam tahap pemasangan keramik, kusen pintu  dan jendela, serta pengecatan. Sementara itu, Asrama Putra dan Asrama  Putri sedang dalam proses plasteran, pemasangan keramik, dan pengecatan.
Untuk mempercepat penyelesaian, Kementerian Pekerjaan Umum dan  Perumahan Rakyat (PUPR) akan meningkatkan kontrol dan pengawasan di  lapangan.
&quot;Kami telah menyusun timeline selama 12 hari ke depan agar semua pekerjaan tersisa dapat diselesaikan,&quot; tambah Agung.</content:encoded></item></channel></rss>
