<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Siap Groundbreaking 2 Investasi Asing di IKN Bulan Ini</title><description>Jokowi akan melakukan groundbreaking 2 investasi asing pada September di ibu kota Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061177/jokowi-siap-groundbreaking-2-investasi-asing-di-ikn-bulan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061177/jokowi-siap-groundbreaking-2-investasi-asing-di-ikn-bulan-ini"/><item><title>Jokowi Siap Groundbreaking 2 Investasi Asing di IKN Bulan Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061177/jokowi-siap-groundbreaking-2-investasi-asing-di-ikn-bulan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/10/470/3061177/jokowi-siap-groundbreaking-2-investasi-asing-di-ikn-bulan-ini</guid><pubDate>Selasa 10 September 2024 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/10/470/3061177/jokowi-siap-groundbreaking-2-investasi-asing-di-ikn-bulan-ini-HPSMTOFVcQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di IKN Nusantara (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/10/470/3061177/jokowi-siap-groundbreaking-2-investasi-asing-di-ikn-bulan-ini-HPSMTOFVcQ.jpg</image><title>Presiden Jokowi di IKN Nusantara (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan groundbreaking 2 investasi asing pada September di ibu kota Nusantara (IKN).
&quot;Nanti tanggal 19 atau tanggal 20 itu akan ada rencana groundbreaking di IKN,&quot; kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (10/9/2024).

BACA JUGA:
40 Hari Berkantor di IKN, Jokowi: Oh Ndak, Saya Muter ke Semua Daerah

Hasan menjelaskan dua investasi asing tersebut berasal dari 2 negara, yaitu dari China dan Australia. Menurutnya, groundbreaking dari kedua negara itu merupakan bentuk kepercayaan investor asing terhadap IKN.



&quot;Ada satu dari China, ada satu dari Australia. Jadi ini sudah menunjukkan bahwa kepercayaan swasta itu dan termasuk juga investor asing untuk berinvestasi di IKN sudah kelihatan wujudnya,&quot; kata Hasan.

BACA JUGA:
Bandara IKN Dikelola Investor Asing, Rampung Akhir 2024

Hasan mengungkapkan bahwa investasi dari China terkait campuran jasa. Sementara investasi dari Australia dalam sektor pendidikan.&quot;Ya kalau tidak salah yang dari Cina itu mixed use ya. Itu mungkin ada campuran jasa, ada perhotelan, ada mall, ada perkantoran. Yang Australia kayaknya pendidikan sekolah,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan groundbreaking 2 investasi asing pada September di ibu kota Nusantara (IKN).
&quot;Nanti tanggal 19 atau tanggal 20 itu akan ada rencana groundbreaking di IKN,&quot; kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (10/9/2024).

BACA JUGA:
40 Hari Berkantor di IKN, Jokowi: Oh Ndak, Saya Muter ke Semua Daerah

Hasan menjelaskan dua investasi asing tersebut berasal dari 2 negara, yaitu dari China dan Australia. Menurutnya, groundbreaking dari kedua negara itu merupakan bentuk kepercayaan investor asing terhadap IKN.



&quot;Ada satu dari China, ada satu dari Australia. Jadi ini sudah menunjukkan bahwa kepercayaan swasta itu dan termasuk juga investor asing untuk berinvestasi di IKN sudah kelihatan wujudnya,&quot; kata Hasan.

BACA JUGA:
Bandara IKN Dikelola Investor Asing, Rampung Akhir 2024

Hasan mengungkapkan bahwa investasi dari China terkait campuran jasa. Sementara investasi dari Australia dalam sektor pendidikan.&quot;Ya kalau tidak salah yang dari Cina itu mixed use ya. Itu mungkin ada campuran jasa, ada perhotelan, ada mall, ada perkantoran. Yang Australia kayaknya pendidikan sekolah,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
