<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khawatir 96 Negara Jadi Pasien IMF, Jokowi Akui Susah Cari Kerja</title><description>Presiden Jokowi mencatat 96 negara menjadi &amp;lsquo;pasien&amp;rsquo; International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062187/khawatir-96-negara-jadi-pasien-imf-jokowi-akui-susah-cari-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062187/khawatir-96-negara-jadi-pasien-imf-jokowi-akui-susah-cari-kerja"/><item><title>Khawatir 96 Negara Jadi Pasien IMF, Jokowi Akui Susah Cari Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062187/khawatir-96-negara-jadi-pasien-imf-jokowi-akui-susah-cari-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062187/khawatir-96-negara-jadi-pasien-imf-jokowi-akui-susah-cari-kerja</guid><pubDate>Kamis 12 September 2024 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/12/320/3062187/khawatir-96-negara-jadi-pasien-imf-jokowi-akui-susah-cari-kerja-lRpIi0rNTp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi akui susah mencari kerja (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/12/320/3062187/khawatir-96-negara-jadi-pasien-imf-jokowi-akui-susah-cari-kerja-lRpIi0rNTp.jpg</image><title>Presiden Jokowi akui susah mencari kerja (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi mencatat 96 negara menjadi &amp;lsquo;pasien&amp;rsquo; International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional. Pasalnya, puluhan negara itu mengalami krisis ekonomi yang cukup panjang.
&amp;ldquo;Saudara-saudara bisa buka di google kondisi sekarang di Eropa seperti apa, di Amerika seperti apa, kondisi di beberapa negara di Afrika seperti apa, tidak mudah 96 negara masuk menjadi pasiennya IMF,&amp;rdquo; ujar Jokowi, Kamis (12/9/2024).

BACA JUGA:
Singgung Krisis Ekonomi, Presiden Jokowi: 96 Negara Jadi Pasien IMF


Satu per satu negara masuk dalam jurang krisis. Perkaranya, adanya dampak buruk Covid-19 yang belum sepenuhnya pulih, inflasi, pengangguran, hingga minimnya lapangan pekerjaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNC8xLzE4MjExMS81L3g5MHYzNzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Satu, satu sudah mulai masuk pada posisi kritis karena dampak dari Covid-19 itu sampai sekarang belum berhenti terhadap growth, terhadap inflasi, terhadap pengangguran, terhadap lapangan kerja,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
RI Deflasi 4 Bulan Berturut, Terparah sejak Krisis 1997


&amp;ldquo;Dampaknya sampai sekarang di negara lain masih berdampak dan dirasakan langsung oleh rakyat. Berapa sangat beratnya,&amp;rdquo; beber Kepala Negara.
Lantas bagaimana dengan kondisi ekonomi di Tanah Air?
Presiden menegaskan bahwa Indonesia butuh stabilitas untuk tumbuh,  tidak mungkin negara yang berkonflik bisa membangun ekonomi dan sumber  daya lainnya.
&amp;ldquo;Coba aja lihat di negara-negara Timur Tengah yang konflik sudah  berapa tahun mereka berkonflik apa bisa membangun? Nggak mungkin bisa,  nggak mungkin tumbuh dan nggak mungkin bisa membangun,&amp;rdquo; ucap Presiden.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi mencatat 96 negara menjadi &amp;lsquo;pasien&amp;rsquo; International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional. Pasalnya, puluhan negara itu mengalami krisis ekonomi yang cukup panjang.
&amp;ldquo;Saudara-saudara bisa buka di google kondisi sekarang di Eropa seperti apa, di Amerika seperti apa, kondisi di beberapa negara di Afrika seperti apa, tidak mudah 96 negara masuk menjadi pasiennya IMF,&amp;rdquo; ujar Jokowi, Kamis (12/9/2024).

BACA JUGA:
Singgung Krisis Ekonomi, Presiden Jokowi: 96 Negara Jadi Pasien IMF


Satu per satu negara masuk dalam jurang krisis. Perkaranya, adanya dampak buruk Covid-19 yang belum sepenuhnya pulih, inflasi, pengangguran, hingga minimnya lapangan pekerjaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yNC8xLzE4MjExMS81L3g5MHYzNzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Satu, satu sudah mulai masuk pada posisi kritis karena dampak dari Covid-19 itu sampai sekarang belum berhenti terhadap growth, terhadap inflasi, terhadap pengangguran, terhadap lapangan kerja,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
RI Deflasi 4 Bulan Berturut, Terparah sejak Krisis 1997


&amp;ldquo;Dampaknya sampai sekarang di negara lain masih berdampak dan dirasakan langsung oleh rakyat. Berapa sangat beratnya,&amp;rdquo; beber Kepala Negara.
Lantas bagaimana dengan kondisi ekonomi di Tanah Air?
Presiden menegaskan bahwa Indonesia butuh stabilitas untuk tumbuh,  tidak mungkin negara yang berkonflik bisa membangun ekonomi dan sumber  daya lainnya.
&amp;ldquo;Coba aja lihat di negara-negara Timur Tengah yang konflik sudah  berapa tahun mereka berkonflik apa bisa membangun? Nggak mungkin bisa,  nggak mungkin tumbuh dan nggak mungkin bisa membangun,&amp;rdquo; ucap Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
