<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Bakal Bikin 44 Kementerian, Bahlil: Kita Lihat Saja</title><description>Bahlil Lahadalia buka suara soal Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan membentuk 44 Kementerian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062218/prabowo-bakal-bikin-44-kementerian-bahlil-kita-lihat-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062218/prabowo-bakal-bikin-44-kementerian-bahlil-kita-lihat-saja"/><item><title>Prabowo Bakal Bikin 44 Kementerian, Bahlil: Kita Lihat Saja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062218/prabowo-bakal-bikin-44-kementerian-bahlil-kita-lihat-saja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062218/prabowo-bakal-bikin-44-kementerian-bahlil-kita-lihat-saja</guid><pubDate>Kamis 12 September 2024 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/12/320/3062218/prabowo-bakal-bikin-44-kementerian-bahlil-kita-lihat-saja-1giADCzex2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil soal 44 Kementerian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/12/320/3062218/prabowo-bakal-bikin-44-kementerian-bahlil-kita-lihat-saja-1giADCzex2.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil soal 44 Kementerian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan membentuk 44 Kementerian.
Seperti diketahui, angka ini jauh lebih banyak dibandingkan total kementerian di Indonesia yang saat ini ada yaitu berjumlah 34 kementerian.

BACA JUGA:
Segini Harta Kekayaan Nusron Wahid, Calon Menaker di Era Prabowo

&quot;Yang pertama, untuk penyusunan kabinet adalah hak prerogatif presiden terpilih. Jadi kalau kita ini jangan bertindak atau berkomentar melampui batas kewenangan. Serahkan semuanya kepada Pak Presiden terpilih, Pak Prabowo. Mau berapa jumlahnya, kita lihat aja,&quot; tutur Bahlil ketika ditemui usai Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8wNy8xLzE4NDg3NS8zL2FrZmY2ZVhpclhj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahlil meyakini bahwa Prabowo pasti akan mempertimbangkan  perihal ini secara matang.

BACA JUGA:
Pembatasan BBM Pertalite 1 Oktober 2024, Bahlil: Jangan Berspekulasi Apa-Apa

&quot;Dan saya yakinkan bahwa pasti Pak Prabowo akan mempertimbangkan secara matang dan akan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,&quot; tegasnya.Bahlil juga mengaku dirinya tidak mempersalahkan jumlah kementerian yang nanti akan dibentuk Prabowo ketika menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia tersebut. Hal itu merespon pertanyaan awak media apakah 44 kementerian itu tidak terlalu gemuk.
&quot;Ya nggak apa-apa kalau itu dianggap kebutuhan kan. Kan mau melakukan percepatan, gak ada masalah kok. Tinggal tupoksinya aja. Dan saya pikir itu, masing-masing pemimpin kan punya style yang berbeda,&quot; lanjut Bahlil yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar.
Kemudian ketika ditanya apakah semua ketua umum sudah diberitahu perihal ini, Bahlil memilih tidak banyak berkomentar.
&quot;Ya ada deh. Ya saya memang pernah berdiskusi dalam berbagai topik ya. Dan saya pikir tunggu tanggal mainnya aja,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan membentuk 44 Kementerian.
Seperti diketahui, angka ini jauh lebih banyak dibandingkan total kementerian di Indonesia yang saat ini ada yaitu berjumlah 34 kementerian.

BACA JUGA:
Segini Harta Kekayaan Nusron Wahid, Calon Menaker di Era Prabowo

&quot;Yang pertama, untuk penyusunan kabinet adalah hak prerogatif presiden terpilih. Jadi kalau kita ini jangan bertindak atau berkomentar melampui batas kewenangan. Serahkan semuanya kepada Pak Presiden terpilih, Pak Prabowo. Mau berapa jumlahnya, kita lihat aja,&quot; tutur Bahlil ketika ditemui usai Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8wNy8xLzE4NDg3NS8zL2FrZmY2ZVhpclhj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahlil meyakini bahwa Prabowo pasti akan mempertimbangkan  perihal ini secara matang.

BACA JUGA:
Pembatasan BBM Pertalite 1 Oktober 2024, Bahlil: Jangan Berspekulasi Apa-Apa

&quot;Dan saya yakinkan bahwa pasti Pak Prabowo akan mempertimbangkan secara matang dan akan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,&quot; tegasnya.Bahlil juga mengaku dirinya tidak mempersalahkan jumlah kementerian yang nanti akan dibentuk Prabowo ketika menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia tersebut. Hal itu merespon pertanyaan awak media apakah 44 kementerian itu tidak terlalu gemuk.
&quot;Ya nggak apa-apa kalau itu dianggap kebutuhan kan. Kan mau melakukan percepatan, gak ada masalah kok. Tinggal tupoksinya aja. Dan saya pikir itu, masing-masing pemimpin kan punya style yang berbeda,&quot; lanjut Bahlil yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar.
Kemudian ketika ditanya apakah semua ketua umum sudah diberitahu perihal ini, Bahlil memilih tidak banyak berkomentar.
&quot;Ya ada deh. Ya saya memang pernah berdiskusi dalam berbagai topik ya. Dan saya pikir tunggu tanggal mainnya aja,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
