<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Jadi Negara Maju, Jokowi Yakin Pendapatan per Kapita Tembus Rp354 Juta</title><description>Presiden Jokowi mengungkapkan Indonesia emas 2045 menjadi visi besar bangsa dalam 20 tahun ke depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062220/ri-jadi-negara-maju-jokowi-yakin-pendapatan-per-kapita-tembus-rp354-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062220/ri-jadi-negara-maju-jokowi-yakin-pendapatan-per-kapita-tembus-rp354-juta"/><item><title>RI Jadi Negara Maju, Jokowi Yakin Pendapatan per Kapita Tembus Rp354 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062220/ri-jadi-negara-maju-jokowi-yakin-pendapatan-per-kapita-tembus-rp354-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/09/12/320/3062220/ri-jadi-negara-maju-jokowi-yakin-pendapatan-per-kapita-tembus-rp354-juta</guid><pubDate>Kamis 12 September 2024 18:26 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/12/320/3062220/ri-jadi-negara-maju-jokowi-yakin-pendapatan-per-kapita-tembus-rp354-juta-bGmQjRUeX5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi ungkap visi besar Indonesia jadi negara maju di 2045 (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/12/320/3062220/ri-jadi-negara-maju-jokowi-yakin-pendapatan-per-kapita-tembus-rp354-juta-bGmQjRUeX5.jpg</image><title>Jokowi ungkap visi besar Indonesia jadi negara maju di 2045 (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkapkan Indonesia emas 2045 menjadi visi besar bangsa dalam 20 tahun ke depan. Jokowi mengungkapkan, mewujudkan Indonesia Emas 2045, menjadi target besar Indonesia guna melakukan pemerataan dan keadilan dalam pembangunan bangsa.
Jokowi menyebutkan hal tersebut saat menyampaikan arahannya di depan para pejabat TNI dan Polri Tahun 2024 yang digelar di Istana Negara, IKN, Kamis (12/9/2024). Jokowi menuturkan, target pencapaian Indonesia emas 2045 ini kini sudah mencapai USD23 ribu atau Rp345 juta.

BACA JUGA:
Singgung Krisis Ekonomi, Presiden Jokowi: 96 Negara Jadi Pasien IMF

&quot;Kemudian juga mewujudkan Indonesia emas di 2045, 20 tahun yang akan datang, target kita. Kita sudah mencapai GDP lebih dari USD23 ribu GDP per kapita USD23 ribu,&quot; ujar Jokowi dalam arahannya.



Mantan Wali kota Solo itu mengungkapkan target visi Indonesia emas 20245, adalah tujuan besar demi kemajuan dan kemakmuran bangsa. Baginya, visi Indonesia emas 20245 adalah satu contoh cita-cita yang menjadi mimpi besar dari setiap pemimpin.

BACA JUGA:
RI Deflasi 4 Bulan Berturut, Terparah sejak Krisis 1997

&quot;Misalnya mewujudkan pembangunan Indonesia sentris dalam rangka pemerataan dan keadilan. Bukan hanya Jawa sentris, tapi Indonesia sentris,&quot; sebut Jokowi menyebut cita-citanya.
Oleh karena itu, ayah dari Wakil Presiden terpilih 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan setiap visi besar selalu memiliki tantangan dan risiko yang besar. Baginya, apabila menghadapi tantangan dan risiko tersebut, diperlukan pertaruhan dalam setiap keputusan yang besar..&quot;Dan di mana untuk menggapai itu tidak jarang kita mempertaruhkan  banyak hal karena keputusan-keputusan besar apapun pasti ada risiko  pasti ada tantangan,&quot; tegas Jokowi.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan  diperlukan strategi khusus untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Salah  satunya, dengan mengembangkan mesin ekonomi baru.
&quot;Mengembangkan mesin ekonomi baru, termasuk teknologi digital,  inisiatif ekonomi hijau, dan bioteknologi modern. Selain itu  meningkatkan fokus pada ketahanan dan pemberdayaan sosial untuk  memastikan keberlanjutan sosial-ekonomi,&quot; kata Airlangga</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkapkan Indonesia emas 2045 menjadi visi besar bangsa dalam 20 tahun ke depan. Jokowi mengungkapkan, mewujudkan Indonesia Emas 2045, menjadi target besar Indonesia guna melakukan pemerataan dan keadilan dalam pembangunan bangsa.
Jokowi menyebutkan hal tersebut saat menyampaikan arahannya di depan para pejabat TNI dan Polri Tahun 2024 yang digelar di Istana Negara, IKN, Kamis (12/9/2024). Jokowi menuturkan, target pencapaian Indonesia emas 2045 ini kini sudah mencapai USD23 ribu atau Rp345 juta.

BACA JUGA:
Singgung Krisis Ekonomi, Presiden Jokowi: 96 Negara Jadi Pasien IMF

&quot;Kemudian juga mewujudkan Indonesia emas di 2045, 20 tahun yang akan datang, target kita. Kita sudah mencapai GDP lebih dari USD23 ribu GDP per kapita USD23 ribu,&quot; ujar Jokowi dalam arahannya.



Mantan Wali kota Solo itu mengungkapkan target visi Indonesia emas 20245, adalah tujuan besar demi kemajuan dan kemakmuran bangsa. Baginya, visi Indonesia emas 20245 adalah satu contoh cita-cita yang menjadi mimpi besar dari setiap pemimpin.

BACA JUGA:
RI Deflasi 4 Bulan Berturut, Terparah sejak Krisis 1997

&quot;Misalnya mewujudkan pembangunan Indonesia sentris dalam rangka pemerataan dan keadilan. Bukan hanya Jawa sentris, tapi Indonesia sentris,&quot; sebut Jokowi menyebut cita-citanya.
Oleh karena itu, ayah dari Wakil Presiden terpilih 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan setiap visi besar selalu memiliki tantangan dan risiko yang besar. Baginya, apabila menghadapi tantangan dan risiko tersebut, diperlukan pertaruhan dalam setiap keputusan yang besar..&quot;Dan di mana untuk menggapai itu tidak jarang kita mempertaruhkan  banyak hal karena keputusan-keputusan besar apapun pasti ada risiko  pasti ada tantangan,&quot; tegas Jokowi.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan  diperlukan strategi khusus untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Salah  satunya, dengan mengembangkan mesin ekonomi baru.
&quot;Mengembangkan mesin ekonomi baru, termasuk teknologi digital,  inisiatif ekonomi hijau, dan bioteknologi modern. Selain itu  meningkatkan fokus pada ketahanan dan pemberdayaan sosial untuk  memastikan keberlanjutan sosial-ekonomi,&quot; kata Airlangga</content:encoded></item></channel></rss>
